Logo BeritaSatu

Bulan Maret Panen Raya, DPR Minta Bulog Serap Beras Petani Sebanyak-banyaknya

Kamis, 8 Desember 2022 | 17:00 WIB
Oleh : Freddy Wally / FW

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk melakukan penyerapan maksimal pada saat panen raya petani yang diperkirakan akan berlangsung pada Bulan Maret 2023 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Sudin dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama pemerintah pada Rabu, 7 Desember 2022.

"Saya juga minta Bulog nanti bulan Maret begitu panen harus menyerap sebanyak-banyaknya," ujarnya.

Advertisement

Memang, kata Sudin, Harga Pokok Penjualan (HPP) yang ada saat ini hanya Rp 8.300 sehingga apabila Bulog tidak mampu menyerapnya diharapkan untuk segera melakukan rapat terbatas dengan Presiden Jokowi.

"Saya juga mengerti Kalau HPP-nya tidak memungkinkan Rp 8.300, ya cuma kalau hanya Rp 8.300 Bulog tidak mampu beli ya silakan ratas dulu dengan Presiden, Pak Presiden kira-kira bisa enggak ini naik hpp-nya tapi konsekuensinya apa terjadi inflasi?", katanya.

Sudin menambahkan apabila pemerintah tetap menggunakan HPP yang sama, yaitu Rp 8.300 maka yang diuntungkan dalam situasi ini sudah pasti adalah para tengkulak. "Yang untung siapa sih kalau HPP Rp 8.300. Petani enggak untung-untung enggak bakal jadi kaya mohon maaf ini saya ngomong yang untung tuh tengkulak," jelasnya.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Demokrat, Nur Aini meminta jajaran Bulog juga fokus melakukan penyerapan dibanding bersuara melakukan impor beras di saat petani akan melakukan panen raya. Kata Aini, jangan sampai kebijakan impor tahun ini dianggap sebagai settingan karena menurut rencana awal Indonesia akan melakukan ekspor.

"Jangan sampai rencana impor beras ini dibuat seperti settingan sehingga data-data yang bapak ibu sampaikan tadi hanya sebatas pendukung saja dan membuat kami di DPR selaku mitra juga berpikir yang sama. Saya berpesan bahwa hati-hati jangan sampai di saat petani kita panen nanti alasan lagi dengan kondisi kualitas gabah yang kurang bagus maka Bulog tidak mampu menyerap," katanya.

Berikutnya, Nur Aini meminta agar Bulog melakukan pengecekan pada perusahan besar yang menyimpan beras dengan skala besar. Hal ini penting dilakukan mengingat selama ini pengecekan dilakukan pada perusahan skala kecil.

"Kalau saya lihat perusahaan-perusahaan yang memang di-tracking oleh Bulog dan tim pangan nasional itu kan perusahaan yang pesan kecil-kecil. Apakah Bulog ini sudah memeriksa juga terhadap perusahaan besar?" katanya.

Anggota Komisi IV lainya, Yohanis Fransiskus Lema mempertanyakan mengapa serapan Bulog sangat kecil. Padahal, kata dia, saat itu petani di sejumlah sentra tengah menggelar panen raya, yaitu pada periode Maret-April.

"Saya punya tanya, pada saat surplus itu Bulog menyerap apa enggak? Kalau dilihat data bulan Maret-April itu semestinya serapnya besar ya pak tapi di sini saya simpulkan serapnya kecil. Pertanyaan selanjutnya adalah serap kecil ini apakah karena Bulog tidak ada uang dalam kaitannya pinjaman berupa bunga komersil atau ada penjelasan lain supaya kita bisa menelusuri satu per satu sebabnya?" tambahnya. (ADV)



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

OJK Bakal Pangkas 600 BPR dalam Lima Tahun ke Depan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai jumlah bank perkreditan rakyat (BPR) saat ini masih cukup gemuk, yakni sebanyak 1.600 BPR.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Airlangga Yakin Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,3 Persen di 2023

Airlangga mengatakan, pemerintah optimistis dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen di tahun 2023.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Jokowi Harapkan Dukungan Program Hilirisasi, Ini Respons OJK

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan, sejatinya minat industri jasa keuangan memberikan pembiayaan program hilirisasi industri cukup besar.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pluang Ajak Investor Ritel Cerdas Kenali Risiko Investasi

Pluang mengimbau investor ritel di Indonesia untuk memperhatikan status legalitas entitas bisnis yang menjual saham AS.

EKONOMI | 7 Februari 2023

PTPP Gandeng 5 BUMN Bentuk Usaha Patungan Beton Pracetak

PT PP (Persero) Tbk atau PTPP bersama 5 BUMN Karya lainnya membentuk perusahaan patungan beton pracetak bernama PT Karya Logistik Nusantara.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Kemenkeu Belum Terapkan Cukai Minuman Berpemanis, Ini Alasannya

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Askolani menyampaikan, pengenaan cukai minuman berpemanis mempertimbangkan kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pekan Ini Ombudsman Periksa Bappebti

Ombudsman segera memeriksa Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terkait dugaan malaadministrasi dalam proses pembentukan bursa kripto.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Bisnis Warunk Upnormal Mulai Berguguran, Apa Penyebabnya?

Channel Youtube Bennix yang banyak mengulas tentang dunia saham menganalisa tujuh penyebab runtuhnya bisnis Warunk Upnormal.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Bappebti Diduga Lakukan Malaadministrasi

Ombudsman mendalami dugaan malaadministrasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam proses pembentukan bursa kripto.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Airlangga: Ekonomi 2022 Tertinggi di Masa Pemerintahan Jokowi

Airlangga mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,31 persen menjadi pertumbuhan tertinggi di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Live Instagram Saat Pesta Miras, 31 Anggota Geng Motor di Gowa Diciduk Polisi

Live Instagram Saat Pesta Miras, 31 Anggota Geng Motor di Gowa Diciduk Polisi

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE