BRI Targetkan Salurkan Dana Stimulan Perumahan Rp 2 Triliun

BRI Targetkan Salurkan Dana Stimulan Perumahan Rp 2 Triliun
Pembuat sekaligus pemilik hak cipta Rumah Murah sejak 1993, Umar Sumadi dari Palembang di depan rumah buatannya di halaman Kementerian Perumahan Rakyat. Kementerian Perumahan Rakyat(Kemenpera) memiliki kebijakan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan dengan membayar angsuran per-bulan Rp 575.000 untuk harga rumah Rp 70 juta. ( Foto: JG Photo/ Afriadi Hikmal / JG Photo/Afriadi Hikmal )
Thomas Ekafitrianus / FMB Jumat, 15 Maret 2013 | 15:39 WIB

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) tahun ini menargetkan penyaluran dana bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) mencapai Rp 2,2 triliun. Hingga akhir tahun 2012, dana yang telah disalurkan perseroan tercatat Rp 1,5 triliun.

Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN BRI Asmawi Syam mengatakan, penyaluran BSPS telah dilakukan BRI sejak tahun lalu. Dana bantuan stimulan perumahan swadaya dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tersebut telah disalurkan oleh BRI kepada 246 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Target penyaluran tahun ini diharapkan mencapai Rp 2,2 triliun, kepada 230 ribu lebih MBR," kata dia di Kantor Kemenpera Jakarta, Jumat (15/3).

BRI bekerja sama dengan Satuan Kerja Pemberdayaan Perumahan Swadaya Kemenpera untuk menyalurkan dana BSPS kepada MBR. Untuk tahun ini, perseroan kembali menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kemenpera, di Kantor Kemenpera, pada 15 Maret 2013. Sebanyak 230 ribu MBR akan menerima dana BSPS melalui BRI dari Kemenpera tersebut.

"Kami memiliki jaringan 9.000 unit kerja di seluruh Indonesia. Dengan demikian, apa yang dipercayakan Kemenpera kepada BRI, dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat waktu," ujar Asmawi.

Selain penyaluran dana BSPS, BRI telah bekerja sama dengan Kemenpera dalam penyaluran Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sejak tahun 2012 hingga Februari tahun 2013, BRI telah menyalurkan dana FLPP sebesar Rp 14,3 miliar.

Sumber: Investor Daily