Logo BeritaSatu

Jreng-jreng! Wapres Janji Akan Telusuri Dugaan Mafia Beras

Rabu, 25 Januari 2023 | 13:34 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menyebut akan mendalami dugaan apakah benar ada mafia beras yang menyebabkan harga beras meningkat di pasaran.

"Kalau masalah mafia harus didalami apa betul ada, saya akan minta pihak terkait untuk menyelidiki hal itu," kata Wapres Ma'ruf Amin di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Advertisement

Wapres menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers seusai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian tahun 2023 Kementerian Pertanian dengan tema "Memperkuat Sektor Pertanian Sebagai Pengendali Inflasi Dalam Menghadapi Krisis Pangan Dunia".

Sebelumnya Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menyebut soal mafia beras dalam konferensi pers pada Jumat (20/1/2023). Buwas mengatakan para mafia memainkan harga beras Bulog sehingga menjadi mahal.

Seharusnya harga beras medium dari Bulog dijual Rp 8.300 per kilogram ke pedagang tetapi pedagang malah mendapat harga yang lebih mahal. Buwas mengungkapkan bahkan para mafia beras tersebut berani mengadakan rapat di dekat kantor Perum Bulog.

"Saya kira soal mafia mungkin perlu kita teliti lebih jauh, tapi yang jelas kalau dari produk pertanian kita itu cukup. Hanya memang untuk istilah yang dilakukan itu untuk jaga-jaga saja kalau terjadi apa-apa. Sebenarnya itu cadangan, cadangan saja," tambah Wapres.

Untuk mengantisipasi ketersediaan beras di pasaran, Wapres menyebut pemerintah melakukan sejumlah tindakan. "Kita masih surplus (beras) tahun 2022 ini, jadi tidak ada masalah. Soal harga beras naik itu yang pasti dampak dari krisis pangan global yang memang sekarang naik, oleh karena itu, BBM naik, jadi dampak-dampak itu tentu akan berpengaruh," ungkap Wapres.

Wapres juga meminta agar Kementan mendorong diversifikasi pangan lokal secara masif. "Masyarakat Indonesia saat ini masih tergantung pada beras sebagai sumber makanan pokok. Kementerian Pertanian menargetkan konsumsi beras turun ke posisi 85 kg per kapita per tahun, ini data yang saya dapat, dari sekitar 92 kg per kapita pada 2020," tambah Wapres.

Selain mewujudkan swasembada beras tanpa impor, Wapres menyebut upaya menjaga ketahanan pangan perlu diikuti dengan penggalakan kembali program diversifikasi pangan, melalui pengembangan hulu-hilir pangan lokal.

"Saya lihat sudah mulai dikembangkan jagung, sorgum, sagu dan lain-lain. Bapak Presiden telah menegaskan hal ini, termasuk pada berbagai kesempatan saya mengingatkan agar percepatan program diversifikasi dan pengembangan pangan lokal ini didukung dengan riset," tegas Wapres.

Terkait pembiayaan petani terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian, Wapres mengatakan, perlu terus dibangun sinergi dengan pihak bank, serta peningkatan pendampingan dan pembinaan petani agar lebih mudah mengakses sumber pembiayaan. "Saya juga mengapresiasi atas capaian KUR yang selama ini dicapai Kementan, saya minta terus ditingkatkan," ucap Wapres.

Bagi para petani serta generasi muda, Wapres berpesan agar terus semangat dan bekerja keras meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.

"Petani masa kini harus melek teknologi dan selalu terbuka dengan inovasi baru, terus mau mempelajari hal-hal baru, berkolaborasi dalam kelompok tani dan berkorporasi. Kesejahteraan petani dapat kita wujudkan jika kita terus mampu bekerja bersama," tutur Wapres.

Apalagi Indonesia, menurut Wapres, mendapat anugerah kekayaan komoditas pertanian dari Tuhan. "Ternyata kita diberikan banyak sekali komoditi yang tidak ada di negara lain. Mungkin saat menciptakan Indonesia, Allah SWT sedang tersenyum. Karena itu kalau kita berjuang dan terus bekerja kita tidak akan menghadapi krisis pangan meski di dunia terjadi krisis. Oleh karena itu mari membangun apa yang Allah berikan dengan segala yang kita miliki," jelas Wapres.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Minyak Goreng Minyakita Sudah Mulai Menghilang di Pasaran

Sejumlah pedagang pun mulai mengeluhkan hilangnya Minyakita di pasaran, lantaran minyak goreng murah program pemerintah itu laris diburu masyarakat.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Bahaya Vape Mengincar, Mendag Kendalikan Impor Alat Pendukungnya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan pengendalian impor vape dan alat penunjang lainnya.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita dan Curah di Makassar Langka Sepekan Terakhir

Minyak goreng (migor) subsidi dengan merek Minyakita, mulai langka di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sepekan terakhir.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Jobubu Jarum Minahasa Bidik Laba & Pendapatan Naik 50%

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) optimistis pada 2023 pendapatan dan laba tumbuh hingga 50%.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Waskita Catat Kontrak Baru Rp 20 Triliun, Mayoritas dari IKN

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 20,23 triliun sampai akhir tahun 2022.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

Menurut Sandiaga, saat ini banyak platform digital atau media sosial yang mampu mendorong produk pelaku ekraf dan UMKM naik kelas. Salah satunya TikTok

EKONOMI | 29 Januari 2023

Dituduh Manipulasi Saham, Orang Terkaya Asia Ini Kehilangan Rp 700 T

Aset orang terkaya di Asia Gautam Adani jatuh lebih dari US$ 50 miliar setelah dituduh memanipulasi saham oleh Hindenburg Research.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Simak, Tips Main Aman Investasi Kripto

Pasar kripto terpantau terus menunjukkan performa positif di sepanjang Januari 2023 ini, setelah sempat turun beberapa waktu lalu.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita Langka, Mendag Janji Perbaiki Jalur Distribusi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berjanji akan memperbaiki sistem distribusi sehingga Minyakita tidak mahal.

EKONOMI | 28 Januari 2023

Mendag: Minyakita Tak Stop Produksi, tetapi Laris di Pasar

Zulkifli Hasan menepis isu yang beredar soal kelangkaan pasokan dan berhentinya minyak goreng (migor) bersubsidi dengan merek Minyakita.

EKONOMI | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

EKONOMI | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE