Logo BeritaSatu

Ini Empat Strategi Kemenkeu Perluas Basis Pajak di 2023

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:48 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Untuk mencapai target penerimaan pajak Rp 1.718 triliun pada 2023, pemerintah akan melakukan optimalisasi penerimaan pajak melalui perluasan basis pajak dan penguatan strategi pengawasan serta mendukung pertumbuhan investasi dan ekonomi.

“Dengan berbagai baseline yang cukup baik selama tahun 2022 akan menjadi dasar untuk melangkah di tahun 2023. Berbagai tantangan dan peluang yang muncul akan menjadi peluang untuk melangkah di tahun 2023,” ucap Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal dalam seminar daring bertajuk Economic & Taxation Outlook Year 2023 pada Rabu (25/01/2023).

Advertisement

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjalankan empat strategi untuk mencapai target pajak 2023. Pertama, melakukan optimalisasi perluasan basis pemajakan. Hal ini dilakukan melalui tindak lanjut program pengungkapan sukarela yang sudah dilakukan di tahun 2022 lalu. “Berdasarkan data yang dimiliki ada 3,6 juta surat imbauan. Tentu akan kita evaluasi mana yang sudah dan belum cocok Kalau belum cocok akan kita tindak lanjuti di tahun 2023,” tandas Yon.

Dari sisi kemudahan administrasi, DJP sudah melakukan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Hingga 8 Januari 2023 sudah ada 53 juta NIK yang terintegrasi dengan NPWP. DJP menargetkan agar 69 juta NIK yang bisa terintegrasi dengan NPWP. “Kita berharap proses ini selesai pada Maret, sehingga nanti ketika kaitanya dengan implementasi core tax di tahun 2024 seluruh NIK sudah matching dengan NPWP sehingga tidak ada masalah lagi dalam administrasi perpajakan,” tutur Yon.

Kedua, penguatan ekstensifikasi pajak serta pengawasan terarah dan berbasis kewilayahan. DJP memperkuat data analisis dan sistem untuk memastikan daftar sasaran prioritas pengawasan. Daftar saran prioritas penegakan hukum akan mencerminkan wajib pajak yang beresiko.

“Kalau memberikan gambaran yang utuh, kita bisa memberikan perbaikan ke sistem manajemen risiko dan memberikan hasil secara optimal. Yang kami sasar adalah wajib pajak yang belum sepenuhnya mematuhi ketentuan kewajiban perpajakan yang berlaku,” tandas Yon.

Ketiga, percepatan reformasi bidang Sumber Daya Manusia (SDM), organisasi proses bisnis dan regulasi. Langkah ini dilakukan melalui persiapan implementasi core tax system, perluasan kanal pembayaran pajak, penegakkan hukum yang berkeadilan dan pemanfaatan kegiatan digital forensik.

“Reformasi yang kita lakukan bisa tetap kita kejar dengan baik. Kami berharap core tax bisa akan dijalankan. Tahun ini kita siapkan implementasi core tax dan pelayanan pembayaran pajak sudah kita siapkan,” kata Yon.

Keempat, memberikan insentif fiskal yang terarah dan terukur. Langkah ini untuk mendorong pertumbuhan sektor tertentu dan memberikan kemudahan investasi. Menurut Yon insentif fiskal yang terarah dan terukur memainkan peran yang sangat signifikan bagi perekonomian.

“Tidak semata-mata berapa jumlah uang yang dikumpulkan tetapi Kemenkeu melihat bagaimana uang-uang yang tidak jadi dikumpulkan dalam bentuk pajak, bisa memberikan manfaat yang besar,” pungkas Yon.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mendag Minta Bulog Distribusikan Beras Langsung ke Pasar

Mendag Zulkifli Hasan meminta Perum Bulog untuk dapat mendistribusikan beras langsung ke penjual dan pengecer tanpa melalui perantara.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Segera IPO, Simak Laporan Keuangan Solusi Kemasan Digital

PT Solusi Kemasan Digital berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan mencapai 40,97% menjadi Rp 26,22 miliar per 31 Juli 2022

EKONOMI | 2 Februari 2023

Pemerintah Siapkan Super Tax Deduction untuk Investor IKN Nusantara

BKPM menyampaikan akan memberikan insentif lebih besar untuk investor yang akan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

EKONOMI | 2 Februari 2023

TBS Energi Utama Tawarkan Obligasi hingga Rp 500 Miliar

PT TBS Energi Utama Tbk berencana  enerbitkan obligasi dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp 500 miliar terdiri seri A dan seri B.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Ramadan, Mendag Siapkan Subsidi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah memantau harga komoditas sembako secara berkala jelang bulan Ramadan.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Mendag Tidak Terburu-buru Bentuk Bursa Kripto

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan bursa kripto akan diluncurkan sebelum Juni 2023.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Minyakita Dijual di Atas Rp 14.000, Mendag Ingatkan Sanksi Berat

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengingatkan para pedagang untuk tidak menaikkan harga Minyakita di atas Rp 14.000 per liter.

EKONOMI | 2 Februari 2023

Mendag Targetkan Peluncuran Bursa Kripto di Juni 2023

Sebelum bursa kripto diluncurkan, Zulhas berharap masyarakat mampu memahami perdagangan aset kripto dan memiliki literasi dasar.

EKONOMI | 2 Februari 2023

3 Minggu Terakhir, Minyakita Sudah Hilang di Depok

Sudah hampir satu bulan Minyakita hilang dari peredaran di sejumlah pasar tradisional di kota Depok. 

EKONOMI | 2 Februari 2023

Membaiknya PDB AS dan The Fed Picu Tren Positif Aset Kripto

Pasar aset kripto tengah dalam tren positif sejak awal Januari 2023 bahkan dalam sepekan terakhir karena data ekonomi PDB AS.

EKONOMI | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Thailand Masters 2023: Dua Ganda Putri Terhenti, Zachariah/Hediana Lolos

Thailand Masters 2023: Dua Ganda Putri Terhenti, Zachariah/Hediana Lolos

SPORT | 10 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE