ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kontrak Baru Wika per Juli Tembus Rp 15,41 Triliun, Disumbang Apa?

Penulis: Muawwan | Editor: WBP
Sabtu, 2 September 2023 | 07:13 WIB
Satu dari tiga jetty atau pelabuhan milik Wika Beton di pabrik perseroan yang berlokasi di Lampung. Melalui, jetty tersebut memudahkan proses distribusi produk menuju lokasi proyek dengan menggunakan kapal laut.
Satu dari tiga jetty atau pelabuhan milik Wika Beton di pabrik perseroan yang berlokasi di Lampung. Melalui, jetty tersebut memudahkan proses distribusi produk menuju lokasi proyek dengan menggunakan kapal laut. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih kontrak baru sebesar Rp 15,41 triliun hingga Juli 2023. Capaian ini sekaligus meningkatkan order book perseroan menjadi Rp 61,39 triliun.

Perolehan kontrak baru tersebut mayoritas berasal dari segmen infrastruktur dan bangunan gedung sebesar 40,70%. Sedangkan sisanya datang dari segmen industri, engineering, procurement, construction, commissioning (EPCC), serta realti dan properti.

Jika dilihat dari sisi pemberi kerja, proyek yang didapatkan Wika sebagian besar dari pemerintah dan BUMN dengan skema pembayaran monthly progress. Beberapa proyek yang didapat perseroan pada Juli 2023 seperti pembangunan Tol Japek Selatan Seksi 2 dan Sistem penyediaan air minum (SPAM) Wososukas segmen 2 dan 4.

ADVERTISEMENT

Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Mahendra Vijaya menjelaskan, perolehan kontrak baru tersebut menjadi bukti bahwa perseroan masih mendapat kepercayaan dari para pemberi kerja. "Kepercayaan ini sejalan dengan kemampuan Wika untuk memberikan kinerja terbaik dan menuntaskan proyek-proyek strategis nasional (PSN) pada beberapa waktu terakhir," ujar Mahendra dikutip Investor Daily, Jumat (1/9/2023).

Bayar 1.314 Mitra Kerja
Keberlangsungan usaha Wika juga tercermin dari realisasi pembayaran terhadap 1.314 mitra kerja senilai Rp 636,29 miliar sepanjang Agustus 2023 sebesar Rp 198,86 miliar.  Nilai itu dibayarkan kepada 1.072 mitra kerja yang merupakan usaha menengah kecil (UMK).

Menurut Mahendra, pembayaran ini sekaligus membuktikan bahwa bisnis perseroan saat ini tetap mampu memenuhi komitmen kepada para mitra kerja sehingga kepercayaan mereka terjaga. Hal ini sekaligus memperlihatkan langkah transformasi perseroan yang mulai membuahkan hasil. Sebab, aktivitas bisnis perseroan mampu menghasilkan arus kas masuk.

"Langkah Wika memprioritaskan pembayaran terhadap mitra kerja juga didasari pada keyakinan perseroan bahwa dukungan mitra kerja akan berdampak positif terhadap keberlangsungan usaha perusahaan," tutur Mahendra. 



Bagikan

BERITA TERKAIT

WIKA Optimistis Capai Target Jokowi, Tol hingga Istana di IKN Selesai Agustus 2024

WIKA Optimistis Capai Target Jokowi, Tol hingga Istana di IKN Selesai Agustus 2024

EKONOMI
Tanam 700 Pohon di Jabodetabek, WIKA Realisasikan 2.100 Ton Dekarbonisasi bagi Indonesia

Tanam 700 Pohon di Jabodetabek, WIKA Realisasikan 2.100 Ton Dekarbonisasi bagi Indonesia

MEGAPOLITAN
Sempat Disindir Jokowi, NIM Perbankan September Masih Tinggi Capai 4,85%

Sempat Disindir Jokowi, NIM Perbankan September Masih Tinggi Capai 4,85%

EKONOMI
Sri Mulyani Beberkan Kriteria Rumah yang Dapat Gratis PPN

Sri Mulyani Beberkan Kriteria Rumah yang Dapat Gratis PPN

EKONOMI
Rupiah 3 November 2023 Menguat Signifikan ke Rp 15.700-an, Ini Pemicunya

Rupiah 3 November 2023 Menguat Signifikan ke Rp 15.700-an, Ini Pemicunya

EKONOMI
IHSG pada Perdagangan 3 November 2023 Ditutup Naik 37 Poin ke 6.788

IHSG pada Perdagangan 3 November 2023 Ditutup Naik 37 Poin ke 6.788

EKONOMI

BERITA TERKINI

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT