Kesehatan

Jahe, cara ampuh atasi mabuk perjalanan

Jahe, cara ampuh atasi mabuk perjalanan
Kamis, 25 Agustus 2011 | 10:30 WIB

Di balik rasa pedasnya, jahe mengandung bahan berkhasiat mengatasi mual.

Mudik lebaran ke kampung halaman lewat jalan darat menjadi keasyikan tersendiri bagi sebagian umat Islam, meski harus melewati berpuluh-puluh jam di jalan.

Mabuk perjalanan adalah satu hal yang sering dikeluhkan dalam perjalanan. Terlebih bagi mereka yang tak terbiasa menempuh jalan darat.

Jahe adalah jawaban untuk mengatasi rasa mual, pusing dan muntah-muntah karena mabuk perjalanan. Di balik rasanya yang pedas, jahe atau nama ilmiahnya Zingiber officinale mengandung bahan berkhasiat untuk mengatasi masalah saat mudik tersebut.

Dokter klinik sekaligus ahli herbal dr Abrijanto SB mengatakan, jahe mengandung zat zingiberol, yakni salah satu komponen utama penyebab bau harum pada jahe, yang ampuh mengatasi mual. Terutama jahe merah mengandung kadar zingiberol lebih tinggi.

Jahe dapat memperbaiki motilitas lambung, memberikan rasa nyaman dalam saluran pencernaan sehingga tidak mual. Menurutnya, jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk olahan sendiri, akan tetapi biasanya kandungan zingiberolnya tidak terstandar, sehingga malah menyebabkan mual meskipun sudah dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Sedangkan, jahe yang sudah diolah dan diproduksi dalam bentuk obat-obatan maupun minuman, sudah terstandar atau memenuhi syarat untuk atasi mual.

”Kalau jahe buatan sendiri mungkin rasanya mikmat, tetapi karena tidak memenuhi standar kadang sudah minum malah makin mual,” katanya pada acara buka puasa bersama yang digelar Deltomed di Jakarta, baru-baru ini, seperti dilansir Suara Pembaruan.

Dia menganjurkan setengah jam sebelum keberangkatan pemudik mengonsumsi obat-obatan yang mengandung herbal, seperti ekstrak jahe, royal jelly, gingseng, kencur, ekstrak biji pala, jeruk nipis, ekstrak mint dan thymi. Kandungan bahan-bahan ini mampu mengatasi masuk angin, meningkatkan daya tahan tubuh. Memberikan rasa hangat, mengatasi gangguan batuk, dan melegakan tenggorokan.

Semua bahan herbal ini terkandung di dalam obat tolak Antangin, Antalinu, dan OB Herbal, yang produksi Deltomed. Selain konsumsi obat-obatan yang mengandung bahan herbal, ia menganjurkan pemudik agar mengatur pola makan dengan baik. Disebutkan, pemudik hendaknya makan lebih dulu sebelum keberangkatan, namun jangan terlalu banyak porsinya atau sampai kekenyangan.

Makan terlalu banyak menimbulkan rasa tidak nyaman saat perjalanan. Hindari makanan yang mengandung banyak karbohidrat. Lebih banyak makan buah dan sayuran yang mengandung serat, vitamin dan mineral. Untuk perjalanan jauh, vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Hindari minuman berkafein. Selain membuat jantung berdebar, juga meningkatkan produksi air seni. Untuk pemudik keseringan kencing itu kurang menyenangkan, sehingga dianjurkan lebih banyak minum air putih. Ini juga untuk mencegah silent dehidrasi yang disebabkan karena kelamaan di dalam mobil ber-AC. Dia juga menganjurkan istirahat cukup sebelum keberangkatan.

Pegal pada seluruh badan juga pasti akan dialami, terutama mereka yang tidak pernah berolahraga. Ada baiknya sesekali turun dari mobil untuk melakukan olahraga ringan guna merilekskan kembali otot-otot tubuh. Aktivitas ringan perlu agar darah tidak statis atau diam, sehingga peredaraan darah pun menjadi lancar.
 

Sumber: -