WOM Finance akan Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun Tahun 2014
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WOM Finance akan Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun Tahun 2014

Senin, 11 November 2013 | 14:13 WIB
Oleh : Gita Rossiana / FMB

Jakarta - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun pada pertengahan tahun mendatang. Penerbitan obligasi ini mundur dari waktu semula yang seharusnya tahun ini.

Direktur Keuangan WOM Finance Zacharia Susantadiredja mengatakan, diundurnya penerbitan obligasi ini karena kondisi perekonomian Indonesia yang belum stabil. Namun pada tahun depan, kondisi perekonomian ini diharapkan sudah mulai pulih.

"Memang ada pemilihan umum (Pemilu) pada tahun mendatang, namun tidak berpengaruh banyak terhadap industri kendaraan bermotor," jelas Zacharia dalam acara public expose kinerja WOM Finance di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/11).

Penerbitan obligasi ini merupakan obligasi berkelanjutan (penawaran umum berkelanjutan/PUB) yang berjumlah total sekitar Rp 2-2,5 triliun. Zacharia menjelaskan, penerbitan obligasinya akan menunggu laporan audit pada tahun depan.

"Selepas audit report semester I keluar, kami baru menerbitkan obligasi," tandas Zacharia.

Obligasi merupakan salah satu sumber pendanaan dari WOM Finance. Sumber pendanaan lain berasal dari joint financing dengan PT Bank Internasional Indonesia (BII) selaku induk usaha yang bernilai Rp 6 triliun. Sementara pendanaan lainnya berasal dari pinjaman bank diantaranya dari PT Hana Bank Indonesia, PT Bank Panin Tbk, PT Bank ANZ Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Standard Chartered Bank dan HSBC Indonesia dengan nilai Rp 2,5 triliun.

Sampai sejauh ini, joint financing masih mendominasi sumber pendanaan perseroan yaitu mencapai 80-85 persen. Sementara sisanya yaitu 15 persen berasal dari pinjaman bank dan obligasi.

"Tahun depan komposisinya tidak berbeda jauh, yaitu di kisaran 80-20 atau 75-25,"ungkapnya.

Menurut rencana, Presiden Direktur WOM Finance Djaja S. Sutandar mengatakan, seluruh pendanaan ini akan digunakan untuk mendanai pembiayaan yang tahun depan ditargetkan mencapai Rp 5,8-6 triliun. Sementara sampai akhir tahun ini pembiayaan ditargetkan mencapai Rp 5,5 triliun.

"Tahun depan kami targetkan pembiayaan bisa di atas industri yang 6,8 persen,"ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan mendiversifikasi produk pembiayaan dengan bentuk refinancing. Menurut Djaja, produk refinancing ini akan dikembangkan tidak hanya untuk pembiayaan mobil namun juga motor. Dalam mengembangkan produk refinancing ini, perseroan akan bekerjasama dengan BII.

"Jadi nasabah yang mendapatkan kredit pemilikan mobil dari BII bisa menjaminkan sertifikatnya untuk mendapatkan pembiayaan kembali dari WOM Finance,"tegasnya.

Produk ini pada tahun 2013 memang baru berkontribusi kecil terhadap pembiayaan perseroan, yaitu 5 persen. Namun dalam empat tahun mendatang, ditargetkan bisa berkontribusi 20 persen terhadap pembiayaan perseroan.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah Melemah, Kembali Dekati Rp 12.000

Rupiah berada pada posisi kurs jual Rp 11.780 per dolar AS.

EKONOMI | 11 November 2013

BJB Kucurkan Kredit Rp 250 Miliar ke Waskita Karya

Pemberian kredit ini merupakan salah satu kerja sama yang dilakukan Bank BJB dengan perusahaan plat merah.

EKONOMI | 11 November 2013

India Berminat Investasi Pabrik Semen di Banten

Banyak perusahaan asing yang berminat membuka pabrik semen di Lebak.

EKONOMI | 11 November 2013

Pemerintah Optimis Penyerapan Anggaran Kuartal I 2014 Capai 23 persen

Pemerintah sudah melakukan upaya penunjukan langsung dan lelang yang lebih cepat untuk anggaran proyek di bawah Rp 5 miliar

EKONOMI | 10 November 2013

Ratusan tambang Mangan Berhenti Produksi

Pemicunya ialah harga jual mangan di pasar internasional yang rendah serta tingginya bea ekspor.

EKONOMI | 10 November 2013

HSBC Bank: Krisis 2008 Terulang Lagi pada Kuartal III 2013

Permintaan domestik di Indonesia cukup kuat dapat dilihat dari tingkat pertumbuhannya sebesar 5,5 persen year on year

EKONOMI | 10 November 2013

Verifikasi 28 Smelter Bijih Mineral Telah Rampung

Namun belum ada pembahasan mengenai rumusan besaran kuota ekspor bijih mineral di 2014.

EKONOMI | 10 November 2013

DBS Bank Proyeksikan Ekonomi Indonesia Pada Level 5,8 %

Pertumbuhan iklim investasi masih akan melambat pada 2014.

EKONOMI | 10 November 2013

Rektor UGM: 70 Persen Aset Negara Dikuasai Asing

"Kecuali sektor perkebunan dan pertanian dalam arti luas, asing baru menguasai 40 persen," Pratikno

EKONOMI | 10 November 2013

Dirut Schroder: Risiko Krisis Tak Sebesar 1998

Menurut Michael, di 2014 sektor yang paling menarik bagi investor adalah media.

EKONOMI | 9 November 2013


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Akidi Tio


# Greysia Polii


# Olimpiade Tokyo


# Anthony Ginting



TERKINI

Semen Grobogan Resmi Jadi Pelanggan Listrik Tegangan Tinggi PLN

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS