Menkeu: PPh Final Bagi UKM Bukan Untuk Cari Keuntungan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menkeu: PPh Final Bagi UKM Bukan Untuk Cari Keuntungan

Senin, 11 November 2013 | 16:50 WIB
Oleh : Ridho Syukro / WBP

Jakarta - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) final 1 persen bagi wajib pajak (WP) dengan omzet di bawah Rp 4,8 miliar atau segmen usaha kecil dan menengah (UKM) bertujuan membangun kepercayaan antara WP dengan petugas pajak.

Pengenaan pajak ini bukan semata-mata untuk mencari keuntungan (revenue collection) melainkan berfungsi meningkatkan keadilan dan kepercayaan pajak di Indonesia.

Chatib menjelaskan, pengenaan PPh final 1 persen bagi wajib pajak dengan omzet di bawah Rp 4,8 miliar telah diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 46 Tahun 2013. Menurutnya, ketika peraturan ini dibahas pemerintah juga melibatkan beberapa stakeholder yaitu Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta perwakilan dari pelaku UKM.

"Pengenaan pajak PPh final 1 persen ini bukan untuk mencari keuntungan tapi lebih kepada peningkatan trust antara wajib pajak dengan petugas pajak," ujar dia ketika ditemui dalam acara "Launching Fasilitas Pembayaran Pajak PPh Final 1 persen Bagi Wajib Pajak dengan Omzet dibawah Rp 4,8 miliar" di Ballroom Novotel Mangga Dua, Jakarta, Senin (11/11).

Chatib menjelaskan, pengenaan pajak ini membuat hubungan antara wajib pajak dan petugas pajak semakin kuat sehingga ke depannya petugas pajak tidak dianggap lagi sebagai momok yang menakutkan.

Dia menuturkan, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) juga telah memberikan kemudahan fasilitas pembayaran melalui ATM. Sudah ada empat bank yang bekerja sama dengan Ditjen Pajak dalam melakukan proses pembayaran yakni Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Central Asia (BCA).

Chatib menuturkan, syarat untuk dapat melakukan pembayaran, wajib pajak harus mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) serta mempunyai rekening keempat bank yang sudah bekerja sama dengan Ditjen Pajak.

Dia mengatakan jika implementasi pengenaan pajak PPh final 1 perseb ini berhasil, tidak menutup kemungkinan, pemerintah khususnya Ditjen Pajak akan memberlakukan pajak PPh final 1 persen di sektor lain. "Kami akan lihat dulu implementasinya dalam lima tahun ke depan mudah mudahan saja berjalan lancar, jika dalam waktu lima tahun sudah hebat, maka akan ada pajak pajak baru lainnya," ungkap dia

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Andhika Anindyaguna mengatakan pemberlakuan pajak PPh final 1 persen bagi wajib pajak dengan omzet dibawah Rp 4,8 miliar sangat baik dalam membangun perekonomian terutama dalam pajak yang disumbangkan kepada negara.

Dia menuturkan, setidaknya ada 3.000 pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI. Dari total tersebut, hampir 80 persen pengusaha muda tersebut bergerak di sektor usaha menengah dan kecil. Menurutnya kebanyakan dari pengusaha tersebut mendukung upaya pemerintah dalam pemberlakukan pajak PPh final 1 persen ini.

Andhika mengatakan, pengusaha meminta jika pajak ini sudah diberlakukan, tidak ada lagi pungutan atau biaya ekonomi tinggi lainnya yang ditagih petugas pajak.

Dia mengatakan kunci dari kesuksesan dari pemberlakuan PPh final 1 persen adalah birokrasi pajak harus lebih ditingkatkan. Jika birokrasi pajak ini semakin baik maka ada potensi penerimaan negara akan bertambah secara step by step.

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus menjelaskan jika wajib pajak mengalami kesulitan dalam menyetor pajaknya, Ditjen Pajak memberikan pelayanan melalui Kring Pajak 500200, datang ke Kantor Pusat Pelayanan Pajak terdekat atau bisa mengunjungi website pajak yaitu wwww.pajak.go.id

Dia mengatakan tujuan utama dari pengenaan pajak PPh final 1 persen ini memang untuk menegakkan keadilan pajak karena potensi penerimaan negara diprediksi relatif kecil tidak sebanding dengan penerimaan pajak dari perusahaan perusahaan besar yang bergerak di sektor pertambangan. "Prinsipnya pajak ini bersifat sukarela, kejujuran dan kesadaran masing masing wajib pajak," ujar dia.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AFEO: SBY Sukses Jaga Diplomasi Indonesia-ASEAN

Banyak calon yang digodok untuk mendapatkan penghargaan. SBY dipilih karena sukses memajukan pembangunan infrastruktur dan membuka hubungan Indonesia-ASEAN.

EKONOMI | 11 November 2013

Transaksi Rupiah di Mandiri Sore Ini Melemah

Pukul 15.50 WIB, rupiah berada di kurs beli Rp 11.488 per 1 dolar AS. Adapun kurs jual rupiah per 1 dolar AS sebesar Rp 11.570.

EKONOMI | 11 November 2013

Pertemuan SBY dengan Insinyur se-ASEAN Tertutup

Pada kesempatan audiensi hari ini hadir pula sejumlah insinyur dari negara Jepang, Uni Emirat Arab dan Korea Selatan.

EKONOMI | 11 November 2013

Meneg BUMN Minta Lulusan Universitas Berwiraswasta

"Saya dorong agar berubah pikiran, jangan semua jadi pegawai, mulailah berwirausaha sejak dini."

EKONOMI | 11 November 2013

Pemerintah Pertimbangkan Wajibkan Beli Premium Pakai Kartu Debit

Kalau mewajibkan masyarakat membeli BBM subsidi non tunai maka harus ada revisi kebijakan dari pemerintah.

EKONOMI | 11 November 2013

WOM Finance akan Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun Tahun 2014

Tahun depan, diharapkan kondisi perekonomian bisa pulih sehingga obligasi bisa terserap

EKONOMI | 11 November 2013

Rupiah Melemah, Kembali Dekati Rp 12.000

Rupiah berada pada posisi kurs jual Rp 11.780 per dolar AS.

EKONOMI | 11 November 2013

BJB Kucurkan Kredit Rp 250 Miliar ke Waskita Karya

Pemberian kredit ini merupakan salah satu kerja sama yang dilakukan Bank BJB dengan perusahaan plat merah.

EKONOMI | 11 November 2013

India Berminat Investasi Pabrik Semen di Banten

Banyak perusahaan asing yang berminat membuka pabrik semen di Lebak.

EKONOMI | 11 November 2013

Pemerintah Optimis Penyerapan Anggaran Kuartal I 2014 Capai 23 persen

Pemerintah sudah melakukan upaya penunjukan langsung dan lelang yang lebih cepat untuk anggaran proyek di bawah Rp 5 miliar

EKONOMI | 10 November 2013


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS