Pemerintah Bentuk Tim Investasi Khusus AS
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Bentuk Tim Investasi Khusus AS

Senin, 11 November 2013 | 17:52 WIB
Oleh : Wahyu Sudoyo / B1

Jakarta – Pemerintah membentuk tim atau desk yang khusus menganangi berbagai persoalan yang dihadapi investor Amerika Serikat (AS) guna meningkatkan arus investasi dari negeri Paman Sam itu. Tim ini akan mengadakan pertemuan secara periodik setiap bulan guna mempercepat penyelesaian hambatan secara cepat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan pembentukan tim ini merupakan salah satu upaya pemerintah menindaklanjuti hasil rapat dengan konsul bisnis AS di ASEAN (US-ASEAN Business Council) untuk membahas sejumlah persoalan, terutama persoalan tender yang berlarut karena masalah izin. Tim bentukan baru yang diketuai Kemenko Perekonomian ini diyakini akan mendapat hasil baik seperti tim serupa yang dibentuk dengan Korea Selatan.

“Dengan tiap bulan ketemu, spesifik diselesaikan maka kita harapkan iklim investasi kita akan membaik dan persoalan yang kita hadapi dapat kita atasi. Dengan filosofi mari selesaikan potensial problem, bukan selesaikan problem, ini pentingnya komunikasi. Kita sudah ada desk dengan Korea dan itu sangat efektif persoalan diselesaikan sehingga selesai dan mengalir,” ujar Hatta usai menerima delegasi US-ASEAN Business Council dikantornya, Jakarta, Senin (11/11).

Dia mencontohkan hambatan yang dihadapi investor AS pada sektor minyak dan gas (migas), dimana masih terdapat banyak perizinan yang berbelit belit dan lama. Dengan kondisi saat ini, maka investor baru akan bisa memulai eksplorasi dalam beberapa tahun mendatang dan target produksi gas hingga 1 juta barel akan lama tercapai.

Selain itu, katanya, pemerintah AS juga ingin kembali menjadi negara nomer satu dalam investasi di Indonesia sehingga membutuhkan bantuan pemerintah dari sisi regulasinya.

“Saya gak tau kok memangkas perizinan susah betul. Pastilah setiap perizinan itu ada hal-hal yang gak bener, begitu lah kasarnya. Ga usah saya jelasin udah pada tau lah, akhirnya orang nanti melihat semuanya duit, semuanya duit, repot kita,” tukasnya.

Selain membahas persoalan investasi, lanjut Hatta, pemerintah RI dan delegasi pengusaha AS juga membahas upaya mendukung MP3EI. Dukungan pengusaha AS ini terkait dengan fasilitas perdagangan (trade facility), infrastruktur dan program kerjasama pemerintah dan swasta (public private partnership).

Pengusaha AS dan RI juga membahas lanjutan hasil pertemuan APEC menjelang akan diadaklannya KTT WTO pada Desember mendatang. Dalam hal ini pemerintah mengharapkan dukungan kalangan pengusaha AS untuk memecahkan masalah yang belum terselesaikan dalam forum multilateral tersebut.

Kedua pihak juga dinilai ingin meningkatkan industri, potensi lokal dan partisipasi lokal dengan mengajak bersama melakukan hilirisasi dan sebagainya.

“Tadi mereka paham kita punya kepentingan untuk lokalisasi industri kita dan ini disambut baik dan ini adalah bagian yang saya harapkan dalam pertemuan bulanan akan lebih dalam pembahasannya agar jangan hanya ketemu enam bulan sekali atau tiga bulan sekali masalah yang dilihat setelah itu kita lupa untuk follow up. Target kita 2025 ini sudah meningkat pendapatan masyarkat kita. Itu kita tadi bahas bersama,” tukasnya.

Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan pemerintah juga menerangkan pada para pengusaha AS mengenai berbagai regulasi baru yang sudah disepakati dengan DPR. Dengan demikian para pengusaha diharap bisa mengerti bahwa apabila terdapat usulan terkait dengan regulasi maka harus melalui konsultasi dengan DPR demi menghormati demokrasi.

Namun dia mengaku senang dengan adanya dukungan supaya Indonesia bisa menjadi salah satu dari 10 ekonomi terbesar dunia pada 2025 mendatang. Hal ini dinilai menunjukkan sikap optimisme AS untuk terus berinvestasi di Indonesia.

“Jadi kita terangkan pada mereka kita sekarang demokrasi, sehingga semua tidak bisa diputuskan langsung tetapi melalui konsultasi dengan DPR juga. Tetapi yang saya senang tadi mereka sangat semangat mendorong agar Indonesia berkontribusi menuju top ten negara terbesar di 2025. Antusiasme itu lah yang penting buat kita, optimisme mereka mau invest terus,” tandasnya.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Didesak Pastikan Nasib Jembatan Selat Sunda

Tim 7 tengah mengkaji tiga alternatif skema pengusahaan pengembangan kawasan strategis dan infrastruktur Selat Sunda (KSISS).

EKONOMI | 11 November 2013

Permintaan DKI soal Penghapusan PPnBM Transportasi Massal Dibahas

Jika pemerintah menghapuskan tarif pajak PPnBM terhadap transportasi maka ada kemungkinan kondisi transportasi semakin membaik.

EKONOMI | 11 November 2013

Menkeu: PPh Final Bagi UKM Bukan Untuk Cari Keuntungan

Pengusaha meminta jika pajak ini sudah diberlakukan, tidak ada lagi pungutan atau biaya ekonomi tinggi lainnya yang ditagih petugas pajak.

EKONOMI | 11 November 2013

AFEO: SBY Sukses Jaga Diplomasi Indonesia-ASEAN

Banyak calon yang digodok untuk mendapatkan penghargaan. SBY dipilih karena sukses memajukan pembangunan infrastruktur dan membuka hubungan Indonesia-ASEAN.

EKONOMI | 11 November 2013

Transaksi Rupiah di Mandiri Sore Ini Melemah

Pukul 15.50 WIB, rupiah berada di kurs beli Rp 11.488 per 1 dolar AS. Adapun kurs jual rupiah per 1 dolar AS sebesar Rp 11.570.

EKONOMI | 11 November 2013

Pertemuan SBY dengan Insinyur se-ASEAN Tertutup

Pada kesempatan audiensi hari ini hadir pula sejumlah insinyur dari negara Jepang, Uni Emirat Arab dan Korea Selatan.

EKONOMI | 11 November 2013

Meneg BUMN Minta Lulusan Universitas Berwiraswasta

"Saya dorong agar berubah pikiran, jangan semua jadi pegawai, mulailah berwirausaha sejak dini."

EKONOMI | 11 November 2013

Pemerintah Pertimbangkan Wajibkan Beli Premium Pakai Kartu Debit

Kalau mewajibkan masyarakat membeli BBM subsidi non tunai maka harus ada revisi kebijakan dari pemerintah.

EKONOMI | 11 November 2013

WOM Finance akan Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun Tahun 2014

Tahun depan, diharapkan kondisi perekonomian bisa pulih sehingga obligasi bisa terserap

EKONOMI | 11 November 2013

Rupiah Melemah, Kembali Dekati Rp 12.000

Rupiah berada pada posisi kurs jual Rp 11.780 per dolar AS.

EKONOMI | 11 November 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS