Standard Chartered: Pembatasan Ekspor Mineral, BI Rate Berpotensi Naik Lagi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Standard Chartered: Pembatasan Ekspor Mineral, BI Rate Berpotensi Naik Lagi

Senin, 20 Januari 2014 | 17:50 WIB
Oleh : Ridho Syukro / FMB

Jakarta - Ekonom Standard Chartered Fauzi Ichsan memperkirakan bahwa kemungkinan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) dinaikkan di bulan Januari ini masih cukup besar karena defisit transaksi berjalan masih tinggi.

Dia memproyeksikan BI rate akan menembus level 8,0% pada Januari dari sebelumnya 7,5%.

"Ada potensi BI rate naik 50 basis poin menjadi 8,0% karena defisit transaksi berjalan belum banyak berubah," ujar dia ketika ditemui dalam acara" SMF Outlook ekonomi 2014, di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Senin (20/1).

Fauzi mengatakan negara negara yang mempunyai defisit transaksi berjalan paling tinggi saja sudah menaikkan suku bunga contohnya Brazil dengan kenaikan suku bunga mencapai 10%, India 7,5%-8%.

Kenaikan suku bunga di dua negara tersebut merupakan kebijakan yang sudah benar untuk mengamankan perekonomian di tengah ketidakpastian perekonomian global khususnya isu the tapering (pengurangan stimulus AS)

Dia mengatakan beban defisit transaksi berjalan di Indonesia akan bertambah besar pada tahun ini karena kebijakan larangan ekspor mineral dalam UU no 4 tahun 2009 yang baru ditetapkan pemerintah, dengan kebijakan tersebut membuat nilai ekspor turun hingga US$ 5 miliar.

" Mau tidak mau BI rate harus dinaikkan lagi pada Januari," ujar dia

Fauzi mengatakan cara mudah menurunkan defisit bisa dilakukan dengan kebijakan fiskal seperti menaikkan harga BBM dan tarif pajak namun kebijakan tersebut tidak mungkin dilakukan pemerintah di tahun pemilu, jalan keluar satu satunya adalah tetap pada kebijakan moneter yaitu menaikkan BI rate sehingga menekan laju impor.

Dia mengatakan jika laju impor sudah berkurang maka defisit transaksi berjalan akan lebih sehat sehingga berdampak pada kestabilan nilai tukar rupiah.

Menurut Fauzi jika BI rate sudah dinaikkan yang didukung kebijakan fiskal yang hebat maka nilai tukar rupiah menguat pada level Rp 11.500.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Genjot Ekspor, Asosiasi Produsen Listrik dan Elektronik India Akan Gelar Pameran

Pameran Elecrama 2014 di Bangalore, India bertujuan untuk meningkatkan perdagangan elektronik dan kelistrikan dengan India

EKONOMI | 20 Januari 2014

Apegti: Ratusan Ribu Ton Gula Rafinasi Merembes ke Pasar Konsumsi

Pabrik gula kristal putih konsumsi tutup, minat pengusaha bangun pabrik gula komsumsi tidak ada, swasembada gula tidak tercapai.

EKONOMI | 20 Januari 2014

PLN Kembali Fungsikan Pembangkit Listrik Bertenaga Sawit

Penggunaan sawit sebagai bahan bakar mengurangi ketergantungan BBM, impor, dan ramah lingkungan

EKONOMI | 20 Januari 2014

Rupiah Menguat Tipis 25 Poin di BCA

Nilai tukar rupiah ada pada posisi kurs beli Rp 11.950 per dolar AS dan kurs jual Rp 12.250.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Harga Produk Daihatsu Naik, Ayla Tetap Bertahan

ADM sebagai mitra pemerintah dalam program LCGC ini berkomitmen menjaga harga Ayla paling tidak hingga setahun ke depan.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Apindo Minta Kenaikan Tarif Listrik Dilakukan Bertahap Hingga 3 Tahun

"Kami sepakat dengan ada penaikan tarif. Tetapi lakukan secara bertahap saja. Kalau dinaikkan dalam satu tahun ini, kami tidak sanggup," kata Sofjan.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Banjir Melanda Indonesia, Pemerintah Optimistis Inflasi Terkendali

Ekonom Fauzi Ichsan memperkirakan banjir bisa mengangkat inflasi di atas 1 persen

EKONOMI | 20 Januari 2014

Pertama di Perusahaan Kertas, IKPP Raih Sistem Jaminan Halal

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - Serang Mill dinilai telah menerapkan SJH dengan sangat baik, atau kategori A.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Firmanzah: Pemilu 2014, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh

Berkaca dari tahun Pemilu sebelumnya,2004, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,13 persen.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Kurs Jual Rupiah di BRI Cenderung Melemah

Data call center BRI pukul 13.30 WIB, rupiah berada pada posisi kurs beli Rp 12.070 per dolar AS, sementara posisi kurs jual Rp 12.180 per dolar AS.

EKONOMI | 20 Januari 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS