Industri TPT Terus Berikan Surplus Neraca Perdagangan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemenperin

Industri TPT Terus Berikan Surplus Neraca Perdagangan

Senin, 20 Januari 2014 | 18:01 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / JAS

Jakarta - Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) merupakan salah satu komoditi andalan industri manufaktur dan salah satu penggerak pembangunan ekonomi nasional. Pasalnya, industri tersebut memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap perolehan devisa ekspor, penyerapan tenaga kerja, dan pemenuhan kebutuhan sandang dalam negeri.

Demikian dikatakan Sekjen Kemenperin Ansari Bukhari dalam sambutannya pada acara "Peresmian Gedung Workshop Tektil dan Produk Tekstil" sekaligus "Pembukaan Diklat Operator Mesin Industri Garmen Berbasis Kompetensi Angkatan I dan II" di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, Senin (20/1).

Ansari mengatakan, industri TPT terus memberikan surplus pada neraca perdagangan dan memiliki peranan yang strategis dalam proses industrialisasi. Pasalnya, produk yang dihasilkan mulai dari bahan baku (serat) sampai dengan barang konsumsi (pakaian jadi dan barang jadi), mempunyai keterkaitan baik antar industri maupun sektor ekonomi lainnya.

Sampai Oktober 2013, produk TPT memberikan kontribusi nilai ekspor sebesar US$ 10,62 miliar atau meningkat 2,18 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Total ekspor produk TPT tersebut setara dengan 11,39 persen dari total ekspor non-migas.

Nilai investasi industri TPT sampai dengan triwulan III tahun 2013 sebesar Rp 1,9 triliun (PMA dan PMDN), sementara penyerapan tenaga kerja sampai dengan triwulan ketiga tahun 2013 mencapai 3,8 juta orang atau meningkat 2,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

“Prospek pertumbuhan industri TPT akan semakin baik pada masa mendatang dikarenakan permintaan pasar di dalam negeri yang cukup tinggi serta meningkatnya konsumsi dunia. Pangsa pasar industri tekstil Indonesia saat ini hanya 2 persen dari pasar tekstil dunia, sehingga peluang untuk memperluas pasar industri tekstil di pasar dunia masih sangat besar,” tegas Ansari.

Kementerian Perindustrian telah melakukan berbagai upaya strategis untuk pengembangan industri TPT nasional mulai dari hulu sampai hilir. Salah satu upaya tersebut adalah program restrukturisasi permesinan industri tekstil dan produk tekstil, yang telah berjalan sejak tahun 2007.

”Program restrukturisasi mesin menjadi kebijakan prioritas Kementerian Perindustrian dengan memberikan potongan harga dan subsidi bunga bagi perusahaan TPT yang akan melakukan peremajaan mesin dan peralatannya,” kata dia.

Menurut Ansari, setelah dilakukan program restrukturisasi mesin pada Industri TPT sejak tahun 2007 sampai 2012, telah terjadi peningkatan investasi sebesar Rp 9,9 Triliun, penyerapan tenaga kerja sebesar 194.000 orang, peningkatan produksi sebesar 15-34 persen, penurunan konsumsi energi 5-9 persen, serta peningkatan produktivitas 6-10 persen.

Seiring meningkatnya kinerja industri TPT nasional, terjadi juga peningkatan kebutuhan tenaga kerja sektor industri TPT terutama untuk tingkat operator di bidang industri garmen.

Dalam rangka menyediakan kebutuhan tenaga kerja tersebut, sejak tahun 2011 Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Asosiasi Industri Tekstil telah melakukan program-program pelatihan, sertifikasi, dan penempatan di bidang industri garmen yang diselenggarakan di Balai-Balai Pengembangan SDM dan Balai Diklat Industri di pulau Jawa.

Oleh karena itu, Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta disiapkan untuk menjadi Pusat Pelatihan SDM Industri dengan spesialisasi dan kompetensi di bidang TPT. Saat ini, BDI Jakarta telah dilakukan penambahan fasilitas sarana dan prasarana Diklat berupa pembangunan gedung workshop TPT dan penambahan ruang asrama yang mampu menampung 200 peserta serta tersedia pendukung pelatihan berupa peralatan mesin sebanyak 252 unit yang terdiri dari mesin jahit, mesin bordir, mesin plotting, dan mesin boiler.

itu, BDI Jakarta juga telah melatih tenaga terampil di bidang operator mesin indutri garmen berbasis kompetensi sebanyak 600 orang pada tahun 2013, yang telah terserap dan ditempatkan di beberapa industri garmen yang telah menjalin MOU dengan BDI Jakarta.

Selanjutnya, Sekjen Kemenperin berharap BDI Jakarta dapat terus mengembangkan diri sebagai pusat pelatihan SDM Industri di bidang TPT yang tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga melakukan sertifikasi bagi peserta pelatihan serta penempatan pada dunia industri.

Oleh karena itu, BDI Jakarta perlu dilengkapi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP ) dan Tempat Uji Kompetensi (TUK). “Sertifikasi kompetensi menjadi penting khususnya menghadapai ASEAN Economic Community yang akan diberlakukan pada akhir tahun 2015, karena dengan diberlakukannya ASEAN Economic Community maka akan membuka kesempatan bagi tenaga kerja dari negara ASEAN lainnya untuk bersaing dengan tenaga kerja Indonesia guna mendapatkan pekerjaan di dalam negeri,” tegas Ansari.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Standard Chartered: Pembatasan Ekspor Mineral, BI Rate Berpotensi Naik Lagi

Ada potensi BI rate naik 50 basis poin menjadi 8,0% karena defisit transaksi berjalan belum banyak berubah

EKONOMI | 20 Januari 2014

Genjot Ekspor, Asosiasi Produsen Listrik dan Elektronik India Akan Gelar Pameran

Pameran Elecrama 2014 di Bangalore, India bertujuan untuk meningkatkan perdagangan elektronik dan kelistrikan dengan India

EKONOMI | 20 Januari 2014

Apegti: Ratusan Ribu Ton Gula Rafinasi Merembes ke Pasar Konsumsi

Pabrik gula kristal putih konsumsi tutup, minat pengusaha bangun pabrik gula komsumsi tidak ada, swasembada gula tidak tercapai.

EKONOMI | 20 Januari 2014

PLN Kembali Fungsikan Pembangkit Listrik Bertenaga Sawit

Penggunaan sawit sebagai bahan bakar mengurangi ketergantungan BBM, impor, dan ramah lingkungan

EKONOMI | 20 Januari 2014

Rupiah Menguat Tipis 25 Poin di BCA

Nilai tukar rupiah ada pada posisi kurs beli Rp 11.950 per dolar AS dan kurs jual Rp 12.250.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Harga Produk Daihatsu Naik, Ayla Tetap Bertahan

ADM sebagai mitra pemerintah dalam program LCGC ini berkomitmen menjaga harga Ayla paling tidak hingga setahun ke depan.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Apindo Minta Kenaikan Tarif Listrik Dilakukan Bertahap Hingga 3 Tahun

"Kami sepakat dengan ada penaikan tarif. Tetapi lakukan secara bertahap saja. Kalau dinaikkan dalam satu tahun ini, kami tidak sanggup," kata Sofjan.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Banjir Melanda Indonesia, Pemerintah Optimistis Inflasi Terkendali

Ekonom Fauzi Ichsan memperkirakan banjir bisa mengangkat inflasi di atas 1 persen

EKONOMI | 20 Januari 2014

Pertama di Perusahaan Kertas, IKPP Raih Sistem Jaminan Halal

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - Serang Mill dinilai telah menerapkan SJH dengan sangat baik, atau kategori A.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Firmanzah: Pemilu 2014, Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh

Berkaca dari tahun Pemilu sebelumnya,2004, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,13 persen.

EKONOMI | 20 Januari 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS