ESDM Usulkan Kenaikan Tarif Listrik Industri Mulai Mei
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

ESDM Usulkan Kenaikan Tarif Listrik Industri Mulai Mei

Selasa, 21 Januari 2014 | 15:58 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / YUD

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan usulan kenaikan tarif listrik golongan pelanggan I3 dan pelanggan I4 mulai Mei 2014 nanti. Pelanggan I3 memiliki daya diatas 200 Kilo Volt Ampere (kVa) yang sudah go publik dan pelanggan I4 dengan daya 30 ribu kVa ke atas.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan kenaikan mulai diterapkan pada Mei nanti dengan pertimbangan situasi dan kondisi menjelang Pemilihan Umum yang akan berlangsung pada April 2014 mendatang.

"Kami mengusulkan dengan pertimbangan April itu hari penting bagi bangsa kita yaitu Pemilu, sehingga perlu menjaga kondusifitas. Mau pemilu kok diusulkan kenaikan di Januari, kalau Komisi VII setuju nanti kita dimarahi rakyat," jelas Jero dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Selasa (21/01).

"Kalau Mei sudah jelas. Rakyat sudah menggunakan haknya. Siapa yang dapat suara banyak dia yang pimpin. Itu yang mendasari pemikiran kami. Kami mohon usulan itu disetujui."

Jero menjelaskan kenaikan pelanggan I3 yang sudah go publik sebesar 38,9%. Pelanggan I3 ini tercatat sebanyak 371 pelanggan. Kenaikan dimulai 1 Mei 2014 atau dapat dilakukan secara bertahap antara lain setiap 4 bulan sekali dengan besaran 8,6%.

Sedangkan golongan I4 kenaikan tarif sebesar 64,7% yang juga mulai 1 Mei 2014. Kenaikan bisa dilakukan sekaligus atau dilakukan bertahap setiap 4 bulan dengan kenaikan 13,3%. Pelanggan I4 ini tercatat sebanyak 61 pelanggan.

"Pertengahan tahun 2015 subsidi kedua golongan ini akan hilang apabila kenaikan 4 bulanan. Tapi kalau kenaikkan 2 bulanan, akhir tahun ini habis subsidinya. Dari penyesuain tarif I3 dan I4 tersebut. Diperkirakan pengurangan subsidi Rp 8,85 triliun pada 2015," jelasnya.

Penyesuaian tarif otomatis
Lebih lanjut Jero mengusulkan penyesuaian tarif otomatis (automatic tarif adjustment) terhadap golongan pelanggan rumah tangga besar (R3) dengan daya 6.600 VA ke atas, golongan pelanggan bisnis menengah (B-2) dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA, golongan pelanggan bisnis besar (B-3) dengan daya di atas 200 kVA, dan golongan pelanggan kantor pemerintah sedang (P-1) dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA.

Dia menyebut penerapatan tarif adjustment berdasarkan faktor nilai tukar Rupiah (kurs), inflasi serta Indonesia Crude Price (ICP).

"Kami mengusulkan pelanggan ini diterapkan mekanisme tarif adjustment mulai 1 Mei 2014. Penghematan subsidinya Rp 1,42 triliun," ujarnya.

Jero menegaskan kenaikan tarif listrik yang diusulkan pihaknya tidak akan mempengaruhi golongan pelanggan 450 W dan 900 W. Kedua pelanggan ini tidak ada kenaikan tarif lantaran dinilai layak untuk mendapatkan subsidi.

"Selama listrik dianggap murah, susah sekali diajak hemat. Kampanye yang kami lakukan susah sekali berjalan. Matikan lampu, AC, TV, susah. Padahal kalau jutaan rakyat melakukan itu ribuan megawatt kita hemat. Karena murah listriknya matikan lampu males. Nanti kalau agak mahal maka otomatis menghemat," katanya.

Usai menyampaikan usulan tersebut, setiap Fraksi di Komisi VII menyampaikan pendapat dan pandangannya mengenai kenaikan tarif ini. Hingga berita ini diturunkan sejumlah anggota Komisi masih menyampaikan pendapatnya.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kenaikan Tarif Listrik I3 dan I4 Ditentukan Hari Ini

Pelanggan I4 yang berjumlah 74 memperoleh subsidi Rp 4,9 triliun dan pelanggan I3 sebanyak 10.486 masih menikmati subsidi sebesar Rp 13,29 triliun.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Pemerintah Minta Kadin dan Apindo Tidak Tahan Investasi

Pemerintah menilai banyak kesempatan berinvestasi di berbagai sektor potensial seiring pertumbuhan ekonomi dan perubahan gaya hidup masyarakat.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Sriwijaya Air Akan Jelajahi 3 Kota di Tiongkok

Agus melihat, permintaan ke Tiongkok cukup bagus, apalagi dengan titik poin Denpasar.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Hatta: Perekonomian 2014 Seharusnya Lebih Baik dari 2013

Ada tiga pilar utama yang harus diterapkan pemerintah pada tahun 2014 agar perekonomian domestik bisa terjaga.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Kurs Jual Rupiah di BRI Siang Ini Melemah 30 Poin

Rupiah berada pada posisi kurs beli Rp 12.020 per dolar AS, sementara posisi kurs jual Rp 12.210 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Alfamidi Tawarkan Koleksi Tivoli Cookware Series

Program "Coloring Your Kitchen with Tivoli" ini akan berlangsung selama 3 bulan, mulai 16 Januari hingga 15 April 2014.

EKONOMI | 21 Januari 2014

PT Berdikari Bertekad Pasok Kebutuhan Daging Sapi Nasional

Lakukan peluncuran logo baru, PT Berdikari sekaligus meresmikan Meat Gallery.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Electronic City Akan Tambah Tiga Toko "Stand Alone"

Electronic City mengakuisisi tiga lahan lain di lokasi-lokasi yang strategis dan satu di antaranya sedang dalam tahap konstruksi di Jalan Sultan Agung, Jakarta

EKONOMI | 20 Januari 2014

Industri TPT Terus Berikan Surplus Neraca Perdagangan

Sampai Oktober 2013, produk TPT memberikan kontribusi nilai ekspor sebesar US$ 10,62 miliar atau meningkat 2,18 persen.

EKONOMI | 20 Januari 2014

Standard Chartered: Pembatasan Ekspor Mineral, BI Rate Berpotensi Naik Lagi

Ada potensi BI rate naik 50 basis poin menjadi 8,0% karena defisit transaksi berjalan belum banyak berubah

EKONOMI | 20 Januari 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS