Investasi Naik, Defisit Neraca Juga Bisa Ikut Naik
Logo BeritaSatu

Investasi Naik, Defisit Neraca Juga Bisa Ikut Naik

Selasa, 21 Januari 2014 | 17:50 WIB
Oleh : Wahyu Sudoyo / FMB

Jakarta – Pemerintah menegaskan investasi asing yang akan masuk ke Indonesia tidak boleh memicu adanya impor bahan baku dan bahan penolong. Sebab peningkatan impor tersebut akan memicu terjadinya defisit neraca perdagangan dan juga defisit neraca transaksi berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan pemerintah saat ini akan lebih cermat untuk memilah investasi asing yang masuk guna mengantisipasi adanya peningkatan impor bahan baku dan penolong itu. Namun pemerintah dipastikan masih mentolerir adanya impor bahan modal karena akan berdampak pada peningkatan produktivitas industri dalam negeri.

“Oleh sebab itu investasi harus lebih cermat untuk saat ini. Cermat dalam arti jangan sampai investasi tersebut justru menambah beban devisit neraca transaksi berjalan karena meningkatnya komponen bahan baku dan bahan penolong. Ini tidak boleh terjadi, kita berusaha untuk mengurangi itu,” tegas Hatta dalam acara Indonesia Investor Forum 3 di JCC, Jakarta, Selasa (21/1).

Untuk mengantisipasi peningkatan impor itu, lanjutnya, pemerintah telah melakukan seleksi yang lebih ketat terhadap investasi asing yang masuk. Selain itu investasi yang ada diwajibkan sejalan dengan program hilirisasi, terutama disektor mineral dan pertambangan.

“Jadi investasi yang masuk juga harus memenuhi; satu mengurangi impor bahan baku dan bahan penolong, kedua sejalan dengan program hilirisasi kita,” imbuhnya.

Banjir

Sementara itu terkait bencana banjir yang melanda DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya, Hatta mengakui hal itu telah mengganggu kinerja investor yang menjalankan investasinya di dalam negeri. Namun dia menyatakan dampak bencana ini masih jauh lebih kecil dibandingkan yang terjadi di Thailand beberapa waktu lalu.

Untuk itu Hatta mengaku sudah melakukan komunikasi dengan instansi terkait untuk menanggulangi dampak bencana tahunan ini.

Dalam hal ini Bulog dipastikan sudah diberikan mandat untuk melakukan intervensi pasar, Pertamina untuk memastikan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai daerah dan juga meminta bantuan TNI untuk memasok bahan bakar dan juga makanan yang tidak dapat dilakukan secara biasa karena faktor cuaca.

“Ya sejauh ini memang tidak secara besar seperti di Thailand pada waktu itu. Di Thailand pada waktu banjir sempat memindahkan industri otomotif keluar negara, kita belum sampai kesitu,” tandasnya.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bila Jadi Presiden, Gita Wirjawan Janji Dorong Perkembangan Industri Kreatif

Medan menjadi salah satu tempat untuk berkembangnya industri kreatif.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Tarif Listrik Pelanggan I3 dan I4 Naik Setiap 2 Bulan Mulai Mei

Kenaikan tarif listrik ini akan dituangkan dalam Peraturan Menteri ESDM yang akan segera terbit.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Hatta: Fundamental Ekonomi RI Masih Kuat Hadapi "Tapering"

Indonesia dalam OECD dikatakan masuk 10 negara tujuan investasi. Jepang yang selama ini menempatkan RI di urutan ke-8 kemudian naik ke-5, sekarang nomor satu.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Investasi Asing dan Dalam Negeri Serap 1,8 Juta Tenaga Kerja

Modal asing masih menjadi penyerap tenaga kerja terbanyak.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Realisasi Investasi 2013 Lampaui Target

Realisasi investasi 2013 sebesar Rp 398,6 triliun, melebihi target Rp 390,3 triliun.

EKONOMI | 21 Januari 2014

ESDM Usulkan Kenaikan Tarif Listrik Industri Mulai Mei

Knaikan mulai diterapkan pada Mei nanti dengan pertimbangan situasi dan kondisi menjelang Pemilihan Umum 2014.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Kenaikan Tarif Listrik I3 dan I4 Ditentukan Hari Ini

Pelanggan I4 yang berjumlah 74 memperoleh subsidi Rp 4,9 triliun dan pelanggan I3 sebanyak 10.486 masih menikmati subsidi sebesar Rp 13,29 triliun.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Pemerintah Minta Kadin dan Apindo Tidak Tahan Investasi

Pemerintah menilai banyak kesempatan berinvestasi di berbagai sektor potensial seiring pertumbuhan ekonomi dan perubahan gaya hidup masyarakat.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Sriwijaya Air Akan Jelajahi 3 Kota di Tiongkok

Agus melihat, permintaan ke Tiongkok cukup bagus, apalagi dengan titik poin Denpasar.

EKONOMI | 21 Januari 2014

Hatta: Perekonomian 2014 Seharusnya Lebih Baik dari 2013

Ada tiga pilar utama yang harus diterapkan pemerintah pada tahun 2014 agar perekonomian domestik bisa terjaga.

EKONOMI | 21 Januari 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS