PT Waskita Karya Kembangkan Bisnis dengan Bangun Jalan Tol

PT Waskita Karya Kembangkan Bisnis dengan Bangun Jalan Tol
Sejumlah pekerja saat menyelesaikan pembangunan jalan tol ( Foto: Antara / Indrianto Eko Suwarso )
Siprianus Edi Hardum Rabu, 19 Februari 2014 | 12:32 WIB

Jakarta - Mulai tahun 2014 ini PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengembangkan bisnisnya dengan membangun dan mengoperasikan jalan tol. "Bergerak dalam bidang jalan tol sungguh menarik, karena keuntungannya lumayan," kata Dirut PT Waskita Karya (Persero) Tbk, M Choliq, dalam acara konferensi pers di kantornya di Jakarta, Rabu (19/2).

Choliq mengatakan, PT Waskita Karya memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang jalan tol yaitu PT Citra Waspphutowa. Perusahaan ini mulai semester pertama tahun 2014 ini akan membangun dan mengoperasikan jalan tol Antasari-Depok, Jawa Barat.

Jalan tol yang akan dibangun ini memiliki panjang ruas 21 KM yang terbagi menjadi dua seksi. Seksi pertama adalah ruas Antasari-Krukut sepanjang 8,5 km. Sedangkan seksi dua ruas Krukut-Bojong Gede sepanjang 13,5 KM. "Seksi pertama akan dimulai semester I tahun 2014 ini," kata Choliq.

Ia mengatakan, PT Citra Waspphutowa dimiliki bersama sejumlah perusahaan, yakni PT Waskita Karya memiliki saham sebesar 12,5%, PT Citra Marga Nusaphala memiliki saham sebesar 62,5%, PT Pembangunan Perumahan sebesar 12,5%, dan PT Hutama Karya dengan sebesar saham 12,5%.

Menurut Choliq, setelah jalan tol Antasari-Depok selesai dibangun, pihaknya akan membangun dan mengoperasikan jalan tol di tempat lain. "Kami akan bangun dan operasikan jalan tol di tempat lain lagi," kata dia.

Choliq mengatakan, pada Juli 2013, PT Waskita Karya telah mendirikan sebuah anak perusahaan di bidang pembangkitan listrik tenaga kerja Minihidro yang bernama Waskita Energi yang berlokasi di Sangir (WES) Sumatera Barat. "WES memiliki total investasi sebesar Rp 180 miliar dengan kapasitas outpout 10 MegaWatt.

Selain itu, kata dia, PT Waskita Karya juga memiliki dua pilot project yaitu di Cawang dan Alam Sutra. Untuk proyek di Cawang, perseroan berencana membangun gedung kantor dan hotel di atas lahan seluas 3.155 meter persegi. "Proyek ini akan disewakan dan direncanakan untuk memberikan kontribusi pendapatan perseroan di tahun 2015," kata dia.

Sedangkan proyek di Alam Sutra, dengan luas tanah sekitar 1 hektare, perseroan berencana membangun apartemen, soho, dan condetel.

Sumber: Suara Pembaruan