Swasembada Garam Secara Teknis Hanya Cita-cita
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Swasembada Garam Secara Teknis Hanya Cita-cita

Rabu, 12 Maret 2014 | 15:58 WIB
Oleh : C07 / FAB

Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengatakan, swasembada garam yang ditargetkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2015 mendatang secara teknis hanya cita-cita. Ia melihat infrastruktur yang ada tidak mendukung.

"Infrastruktur kita kalah jauh dibanding dengan negara lain. Teknologi kita belum mampu bersaing dari tingkat harga. Jadi secara teknis hanya cita-cita walau potensinya besar," ujar Herman dalam diskusi dengan "Quo Vadis Swasembada Garam" di Aula Gedung RNI, Mega Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (12/3).

Herman menyoroti soal persediaan gudang untuk menyimpan garam yang jumlahnya sedikit. Ia mengatakan pada saat panen garam melimpah, tetapi tidak bisa disimpan semua di dalam gudang, sehingga para petani garam tidak ada cara lain untuk menjual garam dengan harga apa saja.

"Kalau PT Garam bisa membeli saja hasil garam petani yang tersisa, masalah pergudangan ini bisa selesai," ucapnya.

Tidak hanya soal infrastruktur saja yang tertinggal, Herman mengatakan tidak ada subsidi harga dari pemerintah juga menyulitkan petani garam.

"Saya ambil contoh di Amerika. Di sana pemerintahnya mengeluarkan subsidi yang besar untuk harga. Mereka tidak segan membeli berapapun, walau di bawah harga keekonomisan," ujar Herman.

Ironisnya, pemerintah daerah, kata Herman tidak mendukung sama sekali petani garam di daerahnya. Itu terlihat dari tidak adanya alokasi dana yang dikucurkan dari Anggaran Perencanaan Belanja Daerah (APBD).

"Pemerintah daerahnya nihil memberi dukungan. Misalnya, pemerintah pusat mengucurkan dana Rp 100 miliar ke Indramayu, pemdanya malah berharap program itu bagian untuk pendapatannya. Malah berharap ada SPJ dari itu," ujar Herman.

Herman mengeluh pemerintah daerah bukannya memberikan lahan untuk tambak garam, malah rajin memberikan lahan buat mal, pusat perbelanjaan, dan tempat olahraga.

"Tambak garam menjadi area futsal, mal dan segala macam. Ini sebetulnya karena niat tergantung dari pemerintah daerah," pungkas Herman.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tahun Depan Diharapkan Swasembada Garam

Kendala yang paling dikhawatirkan saat ini adalah ketidakmampuan melanjutkan tren peningkatan produksi dan harga jual petani yang menurun.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Industri "Laundry" di Indonesia Berkembang Pesat, Tenaga Kurang

"Teknologi pendukung sudah banyak, tapi kebutuhan tenaga kerja juga semakin besar."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Pengelolaan Garam Masih Pakai Cara Tradisional

Rendahnya produksi garam karena kendala tata niaga dan indikasi praktik mafia garam.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Indocement Gelar Penghargaan bagi Insan Konstruksi

Kategori Indocement Awards 2014 yang dilombakan adalah, Contractor Award, Developer Award, Writing Competion Award, dll

EKONOMI | 12 Maret 2014

Perlu, Peningkatan Laboratorium Uji untuk Pengamanan Pangan

Industri pangan merupakan salah satu sektor yang akan dipercepat proses integrasinya untuk menghadapi pasar tunggal ASEAN.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Bank ANZ Indonesia Targetkan Penjualan 20 Ribu Kartu ANZ MasterCard Titanium

ANZ Mastercard Titanium menyasar masyarakat berusia 25-35 tahun dengan pendapatan Rp 4,5 juta per bulan

EKONOMI | 12 Maret 2014

Melemah, Kurs Jual Rupiah di BRI Rp 11.515

Rupiah berada pada posisi kurs beli Rp 11.325 per dolar AS, sementara posisi kurs jual Rp 11.515 per dolar AS.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Pangsa Pasar Low MPV

Dalam periode Januari-Februari, penjualan Mobilio masuk ke ranking empat di bawah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan Suzuki Ertiga.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Penjualan Honda Mobilio Lewati Daihatsu Xenia

Penjualan Mobilio yang baru dua bulan merambah pasar Indonesia naik pesat 413%.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Spekulasi Kenaikan Persediaan Buat Harga Minyak AS Turun

Minyak mentah light sweet untuk pengiriman April turun USD 1,09 ditutup menjadi USD 100,03 per barel di New York Mercantile Exchange.

EKONOMI | 12 Maret 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS