BPH Migas: Hak Khusus Kalija I di Tangan KJG
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BPH Migas: Hak Khusus Kalija I di Tangan KJG

Rabu, 12 Maret 2014 | 16:17 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / B1

Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan hak khusus proyek pembangunan pipa Kalimantan-Jawa (Kalija) tahap I telah beralih ke PT Kalimantan Jawa Gas (KJG). Peralihan ini merupakan keputusan sidang Komite BPH Migas beberapa waktu lalu.

Direktur Gas Bumi BPH Migas, Umi Asngadah, mengatakan hak khusus proyek Kalija tahap I pada mulanya dimiliki oleh Bakrie and Brothers Tbk. Namun perusahaan tersebut kemudian membentuk anak usaha yakni KJG sebagai operator proyek Kalija I. Bakrie and Brothers kemudian menggandeng PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk di KJG tersebut.

"Hak khusus ini diberikan agar proyek segera dibangun. Kan proyek ini sudah dari 2006," kata Umi ditemui usai acara seminar dengan tema "Gairah Industri Era Pipanisasi Gas: Impian dan Kenyataan" di Jakarta, Rabu (12/03).

Umi mengaku tidak tahu besaran komposisi kepemilikan dalam konsorsium tersebut. Dia hanya menuturkan groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek Kalija tahap I dilakukan pada pekan ini. "Setelah groundbreaking ini mereka akan melaporkan ke kami kepemilikan dalam konsorsium itu," ujarnya.

Anggota komite BPH Migas, Qoyum Tjandranegara, sebelumnya menuturkan Bakrie Brother harus membentuk anak perusahaan agar bisa melaksanakan proyek Kalija tahap I maka dibentuklah KJG. "Di dalam UU tidak boleh satu perusahaan di KJG. Kebetulan PGN berminat di proyek itu," ujarnya.

Qoyum menegaskan keterlibatan PGN bukanlah atas permintaan pemerintah. Dia menyebut diawal pembentukan anak perusahaan, pihak Bakrie tidak mengungkapkan akan melibatkan PGN. Namun belakangan baru disebut akan melibatkan PGN. "Itu bukan urusan kami. Mau gabung siapa saja terserah. Kami pun tidak tanya berapa persen pembagian sahamnya," ujarnya.

Investasi proyek pipa Kalija tahap I atau ruas Kepodang-Semarang mencapai sekitar Rp1,6 triliun. Pipa ini memiliki kapasitas alir sebesar 100-200 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd). Jaringan ini akan mengalirkan seluruh produksi gas Lapangan Kepodang sebanyak 116 mmscfd hingga Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tambaklorok milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

PLN Bangun Pembangkit Berkapasitas 8,7 Gigawatt Hingga 2022

"Pembangunan ini merupakan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) hingga 2022."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Swasembada Garam Secara Teknis Hanya Cita-cita

"Infrastruktur kita kalah jauh dibanding dengan negara lain. Teknologi kita belum mampu bersaing dari tingkat harga."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Tahun Depan Diharapkan Swasembada Garam

Kendala yang paling dikhawatirkan saat ini adalah ketidakmampuan melanjutkan tren peningkatan produksi dan harga jual petani yang menurun.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Industri "Laundry" di Indonesia Berkembang Pesat, Tenaga Kurang

"Teknologi pendukung sudah banyak, tapi kebutuhan tenaga kerja juga semakin besar."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Pengelolaan Garam Masih Pakai Cara Tradisional

Rendahnya produksi garam karena kendala tata niaga dan indikasi praktik mafia garam.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Indocement Gelar Penghargaan bagi Insan Konstruksi

Kategori Indocement Awards 2014 yang dilombakan adalah, Contractor Award, Developer Award, Writing Competion Award, dll

EKONOMI | 12 Maret 2014

Perlu, Peningkatan Laboratorium Uji untuk Pengamanan Pangan

Industri pangan merupakan salah satu sektor yang akan dipercepat proses integrasinya untuk menghadapi pasar tunggal ASEAN.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Bank ANZ Indonesia Targetkan Penjualan 20 Ribu Kartu ANZ MasterCard Titanium

ANZ Mastercard Titanium menyasar masyarakat berusia 25-35 tahun dengan pendapatan Rp 4,5 juta per bulan

EKONOMI | 12 Maret 2014

Melemah, Kurs Jual Rupiah di BRI Rp 11.515

Rupiah berada pada posisi kurs beli Rp 11.325 per dolar AS, sementara posisi kurs jual Rp 11.515 per dolar AS.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Pangsa Pasar Low MPV

Dalam periode Januari-Februari, penjualan Mobilio masuk ke ranking empat di bawah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan Suzuki Ertiga.

EKONOMI | 12 Maret 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS