Electronic City Tidak Berniat Masuk Bisnis Tambang
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (43)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (10)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (1)   |   IDXCYCLIC 731 (2)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (3)   |   IDXG30 132 (1)   |   IDXHEALTH 1286 (2)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (6)   |   IDXINFRA 866 (5)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (3)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (15)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (9)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (11)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Electronic City Tidak Berniat Masuk Bisnis Tambang

Rabu, 12 Maret 2014 | 17:32 WIB
Oleh : GUS / JAS

Jakarta-PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) tidak berniat melakukan diversifikasi usaha ke dalam lini bisnis pertambangan.

Commercial and Investor Relations Director perseroan Fery Wiraatmadja menjelaskan, tentang kabar masuknya Electronic City ke dalam bisnis pertambangan melalui pembelian 9 persen saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) murni berupa kontrak pengelolaan dana (KPD) atau discretionary refund.

“Karena dana IPO masih nganggur, manager investasi kami PT Trust Finance 'memainkan' uang di saham SMRU. Ternyata, melebihi 5 persen dan harus melaporkannya ke OJK dan publik,” jelas usai peresmian gerai perseroan di Cipanas Indah Raya Mal, Jakarta, Rabu (12/3)

Tahun ini, perseroan berencana menguasai pangsa pasar (market share) di atas 41 persen pada 2014. Tahun lalu, market share perseroan berada pada level 30 persen. Perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 400 miliar tahun ini. Capex akan dipakai untuk pembangunan gerai dan toko perseroan.

“Kami akan membangun 20 toko di 18 kota di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi,” ujar dia.

Menurut dia, perseroan memiliki 61 toko saat ini. Perseroan menguasai sekitar 50 persen pangsa pasar industri elektronik nasional.

Tahun ini, ucap dia, perseroan akan menjual beberapa merk baru seperti Forbess dari India, Advance, dan Evercoss. “Kami menggunakan mekanisme jual putus. Tidak ada yang sistem konsinyasi,” imbuhnya.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengusaha Minta Kepastian Implementasi UU Mineral

"Jangan sampai amburadul, nanti recovery-nya (memulihkan) akan sangat berat."

EKONOMI | 12 Maret 2014

PLN: Pasokan Gas PLTGU Tambak Lorok Tertunda

PLTGU Tambak Lorok akan mendapat pasokan gas sebesar 116 BBTUD dari lapangan Kepodang.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Ini 3 Penyebab Sengketa Pajak

Sengketa pajak menghabiskan waktu hingga puluhan tahun.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Harga Garam Lokal Kalah Bersaing Dibanding Impor

"Garam impor jauh lebih murah dari garam lokal."

EKONOMI | 12 Maret 2014

BPH Migas: Hak Khusus Kalija I di Tangan KJG

Investasi proyek pipa Kalija tahap I atau ruas Kepodang-Semarang mencapai sekitar Rp1,6 triliun dengan kapasitas alir sebesar 100-200 juta kaki kubik per hari.

EKONOMI | 12 Maret 2014

PLN Bangun Pembangkit Berkapasitas 8,7 Gigawatt Hingga 2022

"Pembangunan ini merupakan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) hingga 2022."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Swasembada Garam Secara Teknis Hanya Cita-cita

"Infrastruktur kita kalah jauh dibanding dengan negara lain. Teknologi kita belum mampu bersaing dari tingkat harga."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Tahun Depan Diharapkan Swasembada Garam

Kendala yang paling dikhawatirkan saat ini adalah ketidakmampuan melanjutkan tren peningkatan produksi dan harga jual petani yang menurun.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Industri "Laundry" di Indonesia Berkembang Pesat, Tenaga Kurang

"Teknologi pendukung sudah banyak, tapi kebutuhan tenaga kerja juga semakin besar."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Pengelolaan Garam Masih Pakai Cara Tradisional

Rendahnya produksi garam karena kendala tata niaga dan indikasi praktik mafia garam.

EKONOMI | 12 Maret 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS