PT Garam Siap Beli Garam Hasil Petani
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PT Garam Siap Beli Garam Hasil Petani

Rabu, 12 Maret 2014 | 17:42 WIB
Oleh : C07 / B1

Jakarta - Manager Marketing PT Garam Ismail Muda Nasution mengaku pihaknya siap membeli garam hasil petani yang tidak bisa ditampung di dalam gudang penyimpanan asalkan pemerintah memberi dana.

"Kalau dikehendaki, pemerintah kan kasih dana ke kita. Semestinya seperti itu," kata Ismail kepada wartawan usai diskusi dengan tema "Quo Vadis Swasembada Garam" di Aula Gedung RNI, Mega Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (12/3).

Ismail menjelaskan pihaknya tidak bisa membeli karena terbatasnya dana. Ia mengatakan butuh Rp 400 miliar untuk dapat membeli garam sebanyak 1 juta ton.

"Hal itu pernah kita usulkan kepada pemerintah. Tetapi entah kenapa, sampai saat ini pemerintah belum menyetujuinya. Kita hanya pelaku usaha saja," ujarnya.

Sebelumnya. Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Herman Khaeron menyoroti soal sedikitnya jumlah persediaan gudang untuk menyimpan garam. Ia mengatakan pada saat panen garam melimpah tetapi tidak bisa disimpan semua di dalam gudang, sehingga para petani garam tidak ada cara lain untuk menjual garam dengan harga apa saja.

"Kalau PT Garam bisa membeli saja hasil garam petani yang tersisa, masalah pergudangan ini bisa selesai," ucapnya.

Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengusaha Minta Kepastian Implementasi UU Minerba

BK ini dinilai merugikan pelaku usaha mineral, lantaran diterapkannya tanpa konsultasi terlebih dahulu.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Electronic City Tidak Berniat Masuk Bisnis Tambang

Masuknya Electronic City ke dalam bisnis pertambangan melalui pembelian 9 persen saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) murni berupa kontrak pengelolaan dana (KPD).

EKONOMI | 12 Maret 2014

Pengusaha Minta Kepastian Implementasi UU Mineral

"Jangan sampai amburadul, nanti recovery-nya (memulihkan) akan sangat berat."

EKONOMI | 12 Maret 2014

PLN: Pasokan Gas PLTGU Tambak Lorok Tertunda

PLTGU Tambak Lorok akan mendapat pasokan gas sebesar 116 BBTUD dari lapangan Kepodang.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Ini 3 Penyebab Sengketa Pajak

Sengketa pajak menghabiskan waktu hingga puluhan tahun.

EKONOMI | 12 Maret 2014

Harga Garam Lokal Kalah Bersaing Dibanding Impor

"Garam impor jauh lebih murah dari garam lokal."

EKONOMI | 12 Maret 2014

BPH Migas: Hak Khusus Kalija I di Tangan KJG

Investasi proyek pipa Kalija tahap I atau ruas Kepodang-Semarang mencapai sekitar Rp1,6 triliun dengan kapasitas alir sebesar 100-200 juta kaki kubik per hari.

EKONOMI | 12 Maret 2014

PLN Bangun Pembangkit Berkapasitas 8,7 Gigawatt Hingga 2022

"Pembangunan ini merupakan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) hingga 2022."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Swasembada Garam Secara Teknis Hanya Cita-cita

"Infrastruktur kita kalah jauh dibanding dengan negara lain. Teknologi kita belum mampu bersaing dari tingkat harga."

EKONOMI | 12 Maret 2014

Tahun Depan Diharapkan Swasembada Garam

Kendala yang paling dikhawatirkan saat ini adalah ketidakmampuan melanjutkan tren peningkatan produksi dan harga jual petani yang menurun.

EKONOMI | 12 Maret 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS