Jepang Bantu Program Pengayaan Raskin Pemerintah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jepang Bantu Program Pengayaan Raskin Pemerintah

Jumat, 15 Agustus 2014 | 00:53 WIB
Oleh : C-02 / FMB

Karawang – Pemerintah telah melaksanakan pengayaan bahan pangan beras miskin (raskin) dengan biaya hibah dan dana pendampingan pemerintah.

Menurut Wakil Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Lukita Dinarsyah Tuwo, dana hibah tersebut berasal dari Japan Fund for Poverty Reduction (RFPR) yang disalurkan melalui Asian Development Bank pada November 2010. Total anggaran yang dipakai untuk pelaksanaan pengayaan bahan pangan tersebut sebesar US$ 2 juta.

“Total anggaran program ini US$ 2 juta. Sebagian besar dana dari hibah, tetapi kita juga ada dana pendampingan dari pihak Indonesia. Termasuk dukungan dari Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Kementerian Kesehatan,” kata Lukita dalam Acara Peresmian Produksi Perdana Beras Forti, di Karawang, Kamis (14/8).

Lukita mengatakan, biaya hibah digunakan secara khusus untuk menyediakan peralatan, teknologi serta impor premix. Premix merupakan olahan beras pecah dengan zat gizi mikro yang akan dicampurkan pada raskin.

“Kita untuk peralatan dan impor premix, kita memanfaatkan dana hibah tadi,” ujar Lukita.

Sementara itu, Lukita mengatakan tujuan pelaksanaan pengayaan raskin yaitu untuk peningkatan nutrisi masyarakat miskin, dan menurunkan anemia atau kekurangan zat besi.

“Apa tujuan program ini? jadi memang kita ingin betul-betul pelajari bahwa ini memang bisa memberikan dampak peningkatan nutrisi. Terus ini kaitannya dengan anemia kekurangan zat besi yang terjadi. Dan perlu diingat bahwa penduduk miskin tidak mempunyai opsi luas untuk bisa mengkonsumsi jenis makanan lain, seperti daging, telur, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Padahal nutrisi itu diperlukan,” katanya.

Lebih lanjut, Lukita mengatakan pemilihan pada beras karena bahan pangan tersebut masih menjadi makanan utama masyarakat Indonesia. Kemudian, raskin merupakan program pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat miskin.

“Itulah sebabnya, masuk di dalam beras. Karena beras merupakan makanan utama. Dengan itu, kita mengharapkan mereka mempunyai nutrisi yang lebih baik. Pengayaan lainnya sudah dilakukan, seperti garam, tepung terigu dan minyak goreng. Kita ingin masuk juga ke yang lain. Raskin masuk karena ini program pemerintah yang khusus untuk masyarakat miskin,” kata Lukita.

Kegiatan pengayaan raskin akan memproduksi raskin sebanyak 5.000 ton yang akan didistribusikan selama delapan bulan di 50 desa terpilih di Kabupaten Karawang, mencakup 57.000 rumah tangga, dari total penduduk 230.000 jiwa.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Melonjak Tajam, Taspen Cetak Laba Semester I Rp 1,75 T

Taspen menargetkan laba akhir tahun Rp 1,98 triliun

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Semester I, TMLI Bukukan Premi Rp 29 Miliar

Perolehan premi semester I baru 18 persen dari target akhir tahun

EKONOMI | 14 Agustus 2014

BUM Desa Diproyeksikan Sebagai Kekuatan Ekonomi Baru

Sinergi antara BUMDes dan KUD akan menjawab kekhawatiran terkikisnya peran koperasi sebagai salah satu instrumen untuk menyejahterakan masyarakat desa.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Amankan Stok Premium Agustus, Pertamina Impor 9,5 Juta Barel Minyak

Naiknya harga minyak dunia dipicu konflik Timur Tengah dan Rusia serta menurunnya Stok minyak Amerika Serikat.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Konsep Pendulum Nusantara Lebih Menguntungkan

Dengan konsep Pendulum Nusantara biaya per satuan barang atau per kontainer akan jadi lebih murah

EKONOMI | 14 Agustus 2014

17 Agustus, Uang Pecahan 100.000 Baru Diedarkan

Perbedaan utama antara lain dikenali dari frasa " Negara Kesatuan Republik Indonesia" pada bagian muka dan belakang uang.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

PLN Minta Pemerintah Tetapkan Pemanfaatan Batu Bara PLTU Mulut Tambang

Kalori batu bara yang digunakan adalah di bawah 3.000 kkal/kg untuk mengoptimalkan cadangan yang besar di Sumsel.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Tidak Ingin Menyandera, APBN 2015 Disusun Sederhana

Pemerintahan definitif yang baru dipersilahkan untuk melakukan perubahan di APBN Perubahan tahun depan.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Air Asia Siapkan Layanan Internet di Pesawat

Fasilitas tersebut rencananya akan tersedia di seluruh penerbangan AirAsia Malaysia (AK) secara bertahap mulai akhir tahun ini.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Menkeu Optimistis Defisit Transaksi Berjalan 2014 Dapat Ditekan

Subsidi BBM dapat dikendalikan dengan cara menaikkan harga BBM.

EKONOMI | 14 Agustus 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS