69 Tahun Merdeka, Indonesia Tumbuh Menjadi Ekonomi ke-16 Terbesar Dunia
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

69 Tahun Merdeka, Indonesia Tumbuh Menjadi Ekonomi ke-16 Terbesar Dunia

Jumat, 15 Agustus 2014 | 10:51 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, para pendiri bangsa bersyukur dan bergembira menyaksikan transformasi bangsa Indonesia pada Abad ke-21 ini.

Menjelang kemerdekaan RI ke-69 pada 17 Agustus mendatang, Presiden SBY mengatakan, Indonesia kini menempati posisi ekonomi ke-16 terbesar dunia.

“Dari bangsa yang tadinya terbelakang di Asia, Indonesia telah naik menjadi middle-income country, menempati posisi ekonomi ke-16 terbesar dunia, dan bahkan menurut Bank Dunia telah masuk dalam 10 besar ekonomi dunia jika dihitung dari purchasing power parity,” kata Presiden SBY saat menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-69 pada sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)/Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia RI di Gedung MPR/DPR/DPD Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Hadir pada kesempatan itu, Presiden RI ke-3 BJ Habibie, Wakil Presiden RI ke-10 yang juga Wakil Presiden terpilih pada Pilpres 2014 Jusuf Kalla, pimpinan lembaga negara, perwakilan negara sahabat, jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II serta para teladan dari 34 provinsi di Tanah Air.

Presiden SBY mengatakan, dari bangsa yang seluruh penduduknya miskin di tahun 1945, Indonesia pada Abad ke-21 mempunyai kelas menengah terbesar di Asia Tenggara. Bangsa yang sewaktu merdeka sebagian besar penduduknya buta huruf, kini mempunyai sistem pendidikan yang kuat dan luas, yang mencakup lebih dari 200 ribu sekolah, 3 juta guru dan 50 juta siswa.

Bahkan, katanya, menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan kelas menengah tercepat di Asia.

“Dari bangsa yang kerap jatuh bangun diterpa badai politik dan ekonomi, kita telah berhasil mengkonsolidasikan diri menjadi demokrasi ketiga terbesar di dunia,” kata dia.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MS Hidayat: Prinsipnya Subsidi BBM Harus Dikurangi

Hidayat bisa berbicara banyak terkait subsidi BBM setelah ada kepastian siapa kepala negara terpilih yang baru.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Jepang Bantu Program Pengayaan Raskin Pemerintah

Kegiatan pengayaan raskin akan memproduksi raskin sebanyak 5.000 ton untuk 230.000 jiwa

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Melonjak Tajam, Taspen Cetak Laba Semester I Rp 1,75 T

Taspen menargetkan laba akhir tahun Rp 1,98 triliun

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Semester I, TMLI Bukukan Premi Rp 29 Miliar

Perolehan premi semester I baru 18 persen dari target akhir tahun

EKONOMI | 14 Agustus 2014

BUM Desa Diproyeksikan Sebagai Kekuatan Ekonomi Baru

Sinergi antara BUMDes dan KUD akan menjawab kekhawatiran terkikisnya peran koperasi sebagai salah satu instrumen untuk menyejahterakan masyarakat desa.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Amankan Stok Premium Agustus, Pertamina Impor 9,5 Juta Barel Minyak

Naiknya harga minyak dunia dipicu konflik Timur Tengah dan Rusia serta menurunnya Stok minyak Amerika Serikat.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Konsep Pendulum Nusantara Lebih Menguntungkan

Dengan konsep Pendulum Nusantara biaya per satuan barang atau per kontainer akan jadi lebih murah

EKONOMI | 14 Agustus 2014

17 Agustus, Uang Pecahan 100.000 Baru Diedarkan

Perbedaan utama antara lain dikenali dari frasa " Negara Kesatuan Republik Indonesia" pada bagian muka dan belakang uang.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

PLN Minta Pemerintah Tetapkan Pemanfaatan Batu Bara PLTU Mulut Tambang

Kalori batu bara yang digunakan adalah di bawah 3.000 kkal/kg untuk mengoptimalkan cadangan yang besar di Sumsel.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Tidak Ingin Menyandera, APBN 2015 Disusun Sederhana

Pemerintahan definitif yang baru dipersilahkan untuk melakukan perubahan di APBN Perubahan tahun depan.

EKONOMI | 14 Agustus 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS