Logo BeritaSatu

SBY: Utang Indonesia Aman

Jumat, 15 Agustus 2014 | 10:54 WIB
Oleh : Lona Olavia / YS

Jakarta - Utang Indonesia saat ini tergolong masih jauh lebih aman, meski utang yang dimiliki Indonesia saat ini terbilang cukup besar. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beranggapan hal itu di tengah pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat.

“Utang negara kini telah berada dalam situasi yang jauh lebih aman. Utang adalah faktor penting karena berkaitan dengan rasa percaya diri dan harga diri suatu bangsa,” demikian dikatakan SBY dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Ke-69 Proklamasi Kemerdekaan RI di depan sidang bersama DPR dan DPD di gedung DPR, Jakarta, Jumat (15/8).

Utang, jelasnya, sering dianggap sebagai ancaman dan stigma yang buruk oleh rakyat Indonesia. Di puncak krisis moneter tahun 1998, rasio utang RI terhadap PDB adalah 85 persen, yang artinya utang kita hampir sama besarnya dengan penghasilan bangsa kita. Akhirnya dengan susah payah, RI berhasil menurunkan rasio utang terhadap PDB menjadi sekitar 23 persen.

Pencapaian inipun menurutnya tidak boleh diabaikan. Pasalnya, bila dibandingkan dengan rasio utang terhadap PDB negara-negara maju yang terus tinggi, Jepang 227,2 persen, Amerika Serikat 101,5 persen, atau Jerman 78,4 persen, rasio utang terhadap PDB Indonesia adalah yang terendah di antara negara-negara G-20.

SBY menambahkan, negara juga telah melunasi utang kepada Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF). Bahkan, bisa melakukannya empat tahun lebih awal dari jadwal yang telah disepakati.

“Salah satu momen yang akan selalu saya ingat sebagai Presiden adalah ketika menerima Managing Director IMF di kantor saya, dan waktu itu, justru Indonesia-lah yang balik memberikan masukan bagaimana cara mereformasi IMF. Indonesia tidak lagi menjadi pasien IMF, yang semua kebijakan dan perencanaan ekonominya harus didikte oleh IMF,” imbuhnya.

Hibah, lanjutnya juga bukan lagi faktor penentu dalam pembangunan bangsa. Meski begitu, negara Indonesia tetap menerima hibah dari negara sahabat yang patut dihargai sepanjang diberikan dengan iktikad baik dan semangat persahabatan. Namun, hibah dari dunia internasional kini hanya berjumlah sekitar 0,7 persen dari seluruh anggaran nasional.

“Ini menandakan bahwa kita telah mencapai kemandirian ekonomi yang makin signifikan,” tegasnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati BMRI, MEDC, BRPT, ASII

Level IHSG resistance hari ini berada di 7.055, 7.078, 7.135, 7.179, support di 6.997, 6.968, 6.925, 6.866.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Harga Emas Naik karena Penurunan Dolar, Perak Melompat 7%

Harga emas melonjak 2% pada perdagangan Senin (3/10/2022) didorong pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

OPEC Kurangi Produksi Terbesar Sejak 2020, Harga Minyak Naik

Harga minyak melonjak hampir US$ 4 per barel karena OPEC+ mempertimbangkan mengurangi produksi lebih 1 juta bph.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Sun Life dan CIMB Niaga Perluas Kerja Sama Bancassurance

Sun Life Indonesia melalui kerja sama bancassurance dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk memperluas jangkauan produknya dengan menghadirkan asuransi jiwa

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Indeks Literasi Keuangan Naik ke 49%, Inklusi Keuangan 84,2%

Tingkat literasi keuangan dan inklusi keuangan meningkat, tetapi masih ada gap cukup lebar di antara keduanya.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Dow Jones Naik 760 Poin karena Imbal Hasil Obligasi Jatuh

Dow Jones Industrial Average mengakhiri petrdagangan naik 765,38 poin atau hampir 2,7% menjadi 29.490,89.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Bursa Eropa Ditutup Menguat, Credit Suisse Turun 1%

Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Senin (3/10/2022) di tengah volatilitas pasar yang berlanjut pada kuartal IV tahun 2022.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Ini Rekomendasi Saham Saat Inflasi Tertinggi Desember 2014

Inflasi sebesar 1,17% pada September 2022 ini merupakan inflasi tertinggi sejak Desember 2014 atau hampir 8 tahun, simak saham pilihannya.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Digitalisasi Dorong Investasi Makin Diminati Kaum Muda

Ekonom Indef, Nailul Huda mengatakan meningkatnya jumlah investor muda di Indonesia adalah blessing in disguise kencangnya digitalisasi pada masa pandemi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Pemerintah Diharapkan Lebih Optimal Jaga Stabilitas Harga Pangan

Pemerintah perlu lebih bekerja keras menjaga stabilitas harga pangan nasional agar daya beli masyarakat terus stabil.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

Stok Habis, Vaksinasi Covid-19 Kota Bogor Dihentikan Sementara

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings