Semester I, Wall's Kuasai 20 Persen Pasar Es Krim di Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Semester I, Wall's Kuasai 20 Persen Pasar Es Krim di Indonesia

Jumat, 15 Agustus 2014 | 13:37 WIB
Oleh : Yosi Winosa / B1

Jakarta - Wall's, salah satu brand es krim PT Unilever Indonesia Tbk, menguasai 20 persen pasar es krim di Indonesia hingga semester I tahun 2014.

Direktur Ice Cream, Media & Consumer Market Insight PT Unilever Indonesia Tbk Ira Noviarti mengatakan, pencapaian tersebut seiring peluncuran sejumlah produk baru tahun ini seperti Paddle Pop Dinoterra, Magnum Infinity & Magnum Mini, Magnum Pink & Black, Wall’s Buavita Smoothies, Dung-Dung cup, dan Wall’s Selection Co-branding.

"Dari total market es krim di Indonesia sebesar Rp 4 triliun, 20 persennya ada di kami. Paddle Pop masih jadi penyumbang terbesar," kata Ira dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (15/8).

Dia menilai sektor es krim dapat tumbuh di atas rata-rata pasar fast moving consumer goods (FMCG)) karena gencarnya inovasi, kampanye promosi, serta ekspansi distribusi yang dilakukan perusahaan.

"Pertumbuhan pasar FMCG tahun ini diperkirakan 5 persen, kami mampu bergerak di kisaran 11 hingga 15 persen. Ini karena inovasi yang terus kami lakukan, termasuk local campaign menggunakan brand ambassador Raisa," ujarnya.

Potensi sektor es krim di Indonesia juga masih besar. Konsumsi es krim per kapita Indonesia hanya 0,6 liter di bawah Turki sebesar 5 liter per kapita, dan Amerika Serikat 22 liter per kapita. Untuk itu, perseroan menargetkan ekspansi hingga 50 persen dibanding tahun lalu sebesar 40 persen.

"Selain membuat Magnum Cafe, kami juga akan membuat varian untuk menengah dengan harga yang lebih terjangkau dan ukuran yang lebih kecil," kata Ira.

Sebelumnya, Unilever mencatat pertumbuhan pasar di negara berkembang sebesar 6,6 persen dengan pertumbuhan volume 2,1 persen dan kenaikan harga 4,4 persen. Sektor es krim, yang disokong oleh peluncuran Magnun Infinity di Amerika Serikat dan Indonesia serta Magnum Mini di Brasil mendorong pertumbuhan pasar Unilever di negara berkembang.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Unilever Luncurkan Es Krim Magnum Pink dan Black

Peluncuran inovasi baru itu melibatkan desainer Sebastian Gunawan dan Tex Saverio.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

SBY: Indonesia Capai Prestasi Ekonomi Tertinggi

Anggaran pembangunan kini mencapai Rp 1.842,5 triliun, tertinggi dalam sejarah Indonesia.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

SBY: Utang Indonesia Aman

"Utang adalah faktor penting karena berkaitan dengan rasa percaya diri dan harga diri suatu bangsa.”

EKONOMI | 15 Agustus 2014

69 Tahun Merdeka, Indonesia Tumbuh Menjadi Ekonomi ke-16 Terbesar Dunia

Bahkan menurut Bank Dunia telah masuk dalam 10 besar ekonomi dunia jika dihitung dari purchasing power parity.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

MS Hidayat: Prinsipnya Subsidi BBM Harus Dikurangi

Hidayat bisa berbicara banyak terkait subsidi BBM setelah ada kepastian siapa kepala negara terpilih yang baru.

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Jepang Bantu Program Pengayaan Raskin Pemerintah

Kegiatan pengayaan raskin akan memproduksi raskin sebanyak 5.000 ton untuk 230.000 jiwa

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Melonjak Tajam, Taspen Cetak Laba Semester I Rp 1,75 T

Taspen menargetkan laba akhir tahun Rp 1,98 triliun

EKONOMI | 15 Agustus 2014

Semester I, TMLI Bukukan Premi Rp 29 Miliar

Perolehan premi semester I baru 18 persen dari target akhir tahun

EKONOMI | 14 Agustus 2014

BUM Desa Diproyeksikan Sebagai Kekuatan Ekonomi Baru

Sinergi antara BUMDes dan KUD akan menjawab kekhawatiran terkikisnya peran koperasi sebagai salah satu instrumen untuk menyejahterakan masyarakat desa.

EKONOMI | 14 Agustus 2014

Amankan Stok Premium Agustus, Pertamina Impor 9,5 Juta Barel Minyak

Naiknya harga minyak dunia dipicu konflik Timur Tengah dan Rusia serta menurunnya Stok minyak Amerika Serikat.

EKONOMI | 14 Agustus 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS