Logo BeritaSatu

Gaikindo Kini Usung Indonesia International Auto Show

Selasa, 10 Februari 2015 | 16:22 WIB
Oleh : Carla Isati Octama / B1

Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di tahun 2015 ini kembali menyelenggarakan pameran otomotif dengan nama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.

"GIIAS 2015 merupakan pameran rutin Gaikindo setiap tahunnya dan sekarang mencapai tahun ke-22. GIIAS satu-satunya pameran resmi Gaikindo yang bertujuan mendukung serta mendorong industri otomotif di tanah air," ujar Ketua Umum Gaikindo, Sudirman MR, saat ditemui di Jakarta, Selasa (10/02).

Advertisement

Menurut Sudirman, GIIAS yang akan dilaksanakan pada 20 hingga 30 Agustus mendatang ini akan hadir di tempat baru yang lebih luas dibandingkan dengan pelaksanaan pameran di tahun 2014 lalu. Di tahun ini, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai terpilih menjadi tempat berlangsungnya pameran.

Menurut Ketua Penyelenggara GIIAS 2015, Johnny Darmawan, pemindahan lokasi pameran dikarenakan adanya permintaan dari exhibitor karena lahan di JIExpo Kemayoran, tempat pelaksanaan pameran tahun sebelumnya, sudah terlalu sempit.

"Kami ingin lebih baik dalam pelaksanaan. Dalam 2-3 tahun terakhir pameran di Indonesia terbaik di ASEAN sampai diakui sama event organizer Thailand. Kami mencari lahan lebih besar lagi," ujar Johnny.

Johnny menambahkan, area ICE yang akan dipakai untuk perhelatan GIIAS 2015 adalah area indoor sebesar 60.000 m2 dimana exhibitor kendaraan komersial juga akan berada di area indoor.

GIIAS 2015 akan diikuti oleh 30 merek kendaraan yakni 23 merek kendaraan penumpang seperti Audi, BMW, Chevroler, Daihatsu, Datsun, Honda, Hyundai, Jaguar, KIA, Land Rover, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Smart, Subaru, Suzuki, Tata Motors, Toyota, dan VW.

Adapun tujuh merek kendaraan komersial yang akan ikut serta adalah FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, Toyota Dyna, dan UD Trucks.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bappenas: RI Butuh 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan, Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menyandang status negara berpendapatan tinggi.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Keren! Qoala Plus Tumbuh Tiga Kali Lipat di Sumatera

Qoala Plus sebagai unit bisnis insurtech Qoala mencatat pertumbuhan tiga kali lipat di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Catat Kredit Macet 21 Fintech Lending di Atas 5 Persen

Sebanyak 21 penyelenggara fintech lending mencatat pembiayaan bermasalah atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) di atas 5%.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Marein Cetak Laba Bersih Rp 64,90 Miliar Sepanjang 2022

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein/MREI) berhasil mencetak laba bersih Rp 64,90 miliar pada tahun 2022

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Bakal Meredup

Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 berada pada kisaran 4,7 persen hingga 4,9 persen.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Gerbong Pecinta SandiUno Bangkitkan Motivasi Berwirausaha Warga Sumedang

Gerbong Pecinta SandiUno terus menggencarkan pelatihan-pelatihan ke daerah untuk membangkitkan motivasi berwirausaha.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Dongkrak Penjualan 2023, BELL Andalkan Omnichannel

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melanjutkan strategi omnichannel untuk mendongkrak penjualan di tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Layanan Digital Pos Indonesia Dinilai Miliki Potensi Dahsyat

i PT Pos Indonesia (Persero) telah memulai transformasi digital sehingga kesan konvensional pada BUMN tersebut mulai terkikis seiring laju digitalisasi di dalam perusahaan.

EKONOMI | 8 Februari 2023

YLKI Desak Kemenkeu Segera Terapkan Cukai Minuman Berpemanis

Tulus menegaskan, dampak yang ditimbulkan dari penundaan cukai minuman berpemanis akan lebih besar, baik dari sisi kesehatan maupun keuangan negara.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Penggunaan Cloud Computing Bisa Tingkatkan Pendapatan UKM

Dalam ekonomi digital, teknologi dapat membantu pelaku small medium business (SMB) atau usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat bekerja lebih cepat dan lebih pintar dari sebelumnya.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Javier Rocha Mundur, Arema FC Tunjuk Putu Gede Jadi Pelatih

Javier Rocha Mundur, Arema FC Tunjuk Putu Gede Jadi Pelatih

BOLA | 29 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE