Pangsa Pasar Campina Ditargetkan Naik 15%

Pangsa Pasar Campina Ditargetkan Naik 15%
Campina es krim ( Foto: Istimewa )
Lona Olavia / PCN Selasa, 24 Februari 2015 | 11:40 WIB

Jakarta- PT Campina Ice Cream Industry menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun 2015 ini bisa mencapai angka 20%. Seiring kenaikan itu, target pangsa pasar (market share) juga diharapkan naik 15% dari kenaikan 13,1% pada tahun lalu. Adapun posisi Campina berada di nomor dua dengan penguasaan market share saat ini sebesar 24,6%. Sedangkan, Unilever di 73,7%, Indoeskrim Dairy Food 1,1%, Diamond Cold Storages Ind 0,3%, dan Haagen Dazs 0,2%.

National Sales Manager & Marketing Manager Campina Adji Andjono mengatakan, untuk mendukung pertumbuhan penjualan tahun ini, pihaknya berencana menambah pabrik. "Pabrik saat ini masih di Surabaya. Kita ada rencana untuk menambah kapasitas karena market makin berkembang. Cari tanah tak mudah karena pabrik es krim harus cari sumber air dan dukungan listrik yang kuat. Tapi, sepertinya masih di Pulau Jawa pabriknya," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/2).

Tahun ini, Campina juga berencana membangun kantor cabang di beberapa kota besar di Indonesia. Selain itu, perusahaan es krim ini meluncurkan logo baru dan pihaknya akan terus menjaga kedekatannya dengan konsumen. "Kita buka pabrik untuk dikunjungi oleh anak-anak. Sehari ada tiga shift, Senin-Jumat. Kita kelola secara serius, sudah 250.000 anak yang berkunjung. Ini supaya lebih dekat dengan konsumen," pungkasnya.

Cara lain adalah dengan menghadirkan inovasi baru soal varian rasa es krim yang ditawarkan. Lalu, terus bekerjama sama dengan Nickelodeon untuk menghadirkan es krim karakter, seperti Sponge Bob, Turtles, dan Blue Jack untuk memanjakan konsumen di pangsa pasar anak-anak. "Setiap tahunnya biasa kita tarik lima, kita tempatkan lagi yang baru lima," ucapnya seraya menambahkan saat ini sudah ada 75 produk yang beredar di pasaran.

Produsen es krim sejak tahun 1972 ini, tambah Adji juga akan memperdalam segmen middle up dengan menambah gerai Campina Parlour. Saat ini, baru ada tujuh gerai antara lain di Alam Sutera, Sudirman, Ampera, dan Bintaro. "Satu sampai dua tahun ke depan akan kita matangkan lebih lagi, karena konsep ini baru berjalan dua tahun. Kalau untuk tahun ini kita harap sudah ada 15 gerai," imbuhnya.

Dia mengatakan, potensi pertumbuhan konsumsi es krim di Indonesia masih akan terus naik.Mengingat, hingga saat ini konsumsi es krim di Indonesia masih cukup rendah dibandingkan negara lain yakni hanya sebesar 0,6 liter per kapita per tahun. Di Malaysia konsumsi kuliner ringan ini sebesar 2,1 per kapita per tahun, Singapura sebesar 5,5 per kapita per tahun, menyusul Australia sebesar 17,6 per kapita per tahun.

Dengan masih besarnya potensi pertumbuhan konsumsi es krim di dalam negeri, Campina masih akan fokus untuk memenuhi permintaan es krim dalam negeri. "Dengan ekonomi besar ini, negara lain akan melihat Indonesia sebagai pasar. Jadi, kami tak berpikir soal ekspor dulu. Kecuali, kalau sudah punya kapasitas yang lebih," kata Adji.

Sumber: Suara Pembaruan