Menko Perekonomian: Harga Premium Naik Ikuti Harga Minyak Mentah Dunia

Menko Perekonomian: Harga Premium Naik Ikuti Harga Minyak Mentah Dunia
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil menjawab pertanyaan wartawan usai menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (2/2). ( Foto: Antara/Sigid Kurniawan )
Senin, 2 Maret 2015 | 16:20 WIB

Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, kenaikan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yaitu Premium, sebesar Rp 200 per liter menjadi Rp 6.900 per liter, akibat naiknya harga minyak mentah dunia.

"Harga (minyak mentah) di internasional memang naik," kata Sofyan yang ditemui di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Senin (2/3).

Bahkan, Sofyan mengatakan, seharusnya harga jual solar juga mengalami kenaikan. Tetapi, setelah dipertimbangkan, harganya tidak dinaikkan.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan harga premium di luar Jawa-Bali, mulai 1 Maret 2015, naik Rp 200 per liter. Sehingga, harga premium di luar Jawa-Bali, naik menjadi Rp 6.800 per liter mulai 1 Maret 2015.

Sedangkan, harga minyak tanah dan solar subsidi masing-masing tetap, yakni Rp 2.500 dan Rp 6.400 per liter.

Kenaikan dikarenakan, rata-rata harga indeks pasar minyak solar (MOPS gasoil) sepanjang Februari 2015 mengalami kenaikan pada kisaran US$ 62-74 per barel, sedangkan MOPS premium mengalami kenaikan pada kisaran US$ 55-70 dolar per barel.

Sumber: Suara Pembaruan