Beras Plastik, Singkong, dan Beras Cerdas (1)
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Beras Plastik, Singkong, dan Beras Cerdas (1)

Selasa, 26 Mei 2015 | 05:30 WIB
Oleh : Heri Soba / HS

Jakarta - Niat Dewi Septiani, penjual bubur di Mutiara Gading, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengabarkan pada masyarakat luas agar waspada atas pemalsuan atau pencampuran beras dengan sejumlah bahan berbahaya patut diapresiasi. Mungkin dia bermaksud konsumsen memilih beras yang baik dan sehat. Bisa dimaklumi langkah Dewi menyebarkan informasi melalui media sosial terkait beras yang diduga dicampur dengan plastik tersebut. Untuk itu, Kepolisian Resort Bekasi Kota dan sejumlah pihak pemerintah atau lembaga penelitian terkait bisa menopang niat Dewi tersebut.

Pertama kali Dewi menemukan beras plastik pada 13 Mei 2015. Waktu itu, dia membeli enam liter beras di toko langganan seharga Rp 8.000 per liter. Keanehan muncul setelah beras itu diolah menjadi bubur, sebagian pembeli bubur sakit perut dan pusing. Secara fisik, hasil masakan pun tidak lazim. Ironisnya, Dewi malah merasa disalahkan dan tertekan karena tindakannya.

Sejauh ini, tidak ada satu pun lembaga yang terkait dengan distribusi beras menyebutkan pernah ada izin atas beras palsu tersebut. Namun, informasi beras palsu atau beras plastik begitu masif dan beredar dengan sangat cepat. Maklum, beras adalah salah satu kebutuhan pokok sehingga apapun terkait dengan beras selalu menjadi sangat sensitif. Biasanya sensivitas terutama disebabkan kenaikan harga beras, kemudian disusul dengan penurunan produksi, gagal panen atau puso, impor beras, dan isu seputar beras untuk keluarga miskin (raskin). Sekitar satu dekade silam, pernah beredar berita beras yang diberi pemutih agar tampil lebih elegan dan dianggap sebagai beras yang bagus. Padahal, pemberian pemutih justru menyalahi sifat dasar dari beras tersebut.

Semua pihak di negeri ini pun sibuk. Di level nasional, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa kebenaran masalah isu beras plastik kini sedang diteliti di laboratorium.
"Beras itu, sedang diuji di tiga laboratorium termasuk di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lab umum. Kita tunggu saja hasilnya," kata Jokowi di sela-sela kunjungannya di kegiatan Car Free Day Solo, Minggu (24/5).
Jika motifnya mengejar untung, menurut Jokowi, tidak masuk logika karena harga beras plastik kabarnya lebih mahal dibanding beras biasa. Padahal, dalam jumlah yang massif, harga bisa ditekan sehingga bersaing dengan produk asli.

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, di sela-sela pertemuan Menteri Perdagangan (Ministers Responsible for Trade Meeting) APEC 2015, di Boracay, Aklan, Filipina, Minggu, bahkan bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Shouwen. Dikabarkan, pihak Tiongkok berjanji membantu Indonesia dalam menangani kasus beras plastik, yang diduga berasal dari Tiongkok.
Menurut Wang, pemerintah Tiongkok hanya memberikan izin kepada satu pengusaha BUMN Tiongkok untuk melakukan ekspor beras sehingga akan lebih mudah untuk melakukan penelusuran terkait peredaran beras plastik.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA

1.000 Nasi Goreng Sambal Matah ala Sasa Dibagikan di Semarang

PT Sasa Inti bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan kegiatan membantu kelompok UMKM di masa pandemi dengan membuat 1.000 nasi goreng sambal matah

EKONOMI | 17 September 2021

OJK dan SRO Dapat Penghargaan dari Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi mengapresiasi kontribusi OJK dan SRO dalam mendukung kegiatan PMI Surabaya.

EKONOMI | 17 September 2021

Ini Kunci Erick Thohir Rampingkan Jumlah BUMN

Erick Thohir mengungkapkan kunci utama terkait perampingan jumlah BUMN yakni perbaikan rantai pasok dan merapikan ekosistem.

EKONOMI | 17 September 2021

Harga Right Issue Bank INA Berkisar Rp 4.200 - Rp 4.380

Bank INA Perdana Tbk (BINA) sudah tetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue.

EKONOMI | 17 September 2021

Dukung Seni dan Budaya, Indihome Kemas Program Indonesia Keren

IndiHome bersama para brand ambassador-nya mengajak masyarakat untuk berkreasi bidang seni dan budaya melalui program Indonesia Keren.

EKONOMI | 17 September 2021

Dio Living Ingin Terus Lestarikan Hasil Karya Anak Negeri

Dio Living ingin tetap berekspansi dan memperkenalkan furnitur karya anak bangsa kepada masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 17 September 2021

Holding BUMN Jasa Survei Edukasi Mahasiswa tentang Standar Sistem Mutu

Sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dapat memacu service dan pelayanan operasional yang excellence kepada seluruh pelanggan.

EKONOMI | 17 September 2021

Pemerintah Dorong SDM Perkebunan Sawit Menuju 2045

Pemerintah mengembangkan SDM berkualitas di sektor perkebunan kelapa sawit dengan menggandeng lembaga pendidikan dan universitas.

EKONOMI | 17 September 2021

OJK Tegaskan Aturan Baru Unit Link Dirilis Tahun Ini

(OJK) menegaskan aturan baru mengenai produk asuransi yang dikaitkan dengan asuransi (PAYDI) atau unit link akan dirilis tahun ini.

EKONOMI | 17 September 2021

Dirut Nusantara Sejahtera: Industri Sawit Ikut Menopang Perekonomian Indonesia

Ke depan, kelapa sawit akan menjadi tanaman yang diunggulkan untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia.

EKONOMI | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Di antara Tembakan KKB, Jenazah Nakes Gabriella Berhasil Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Di antara Tembakan KKB, Jenazah Nakes Gabriella Berhasil Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

NASIONAL | 27 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings