Logo BeritaSatu

1.700 Warga Rembang Dipekerjakan pada Pembangunan Pabrik Semen Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2015 | 14:49 WIB
Oleh : Mashud Toarik / B1

Rembang - Penolakan sejumlah warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, terhadap pembangunan pabrik semen di wilayah mereka tidak menyurutkan tekad PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) untuk melanjutkan proyeknya. Proyek tersebut tetap berjalan sesuai rencana dan akan rampung pada kuartal III 2016.

Saat ini, pengerjaan konstruksi pabrik semen berkapasitas tiga juta ton per tahun tersebut telah mencapai 43,5 persen. Perkembangan ini diungkapkan Kepala Perencanaan Proyek Pabrik Semen Rembang, Wahyudi Eko, saat mendampingi kunjungan rombongan Wartawan Pasar Modal di lokasi pembangunan pabrik Semen Indonesia, di Rembang, Sabtu (30/5).

Menurutnya hingga saat ini telah dilibatkan sebanyak 2.500 pekerja. Sebanyak 1.700 di antaranya adalah warga Kabupaten Rembang. Jumlah itu termasuk 500 orang warga Ring 1 atau kecamatan lokasi proyek tersebut berada. "Pekerja proyek akan ditambah hingga 4.000 orang saat pekerjaan proyek mencapai puncaknya di akhir tahun ini," ujarnya.

Dari jumlah itu diharapkan 60 persen berasal dari Rembang.

Untuk meningkatkan jumlah pekerja dari warga Ring 1 proyek, SMGR melakukan berbagai pelatihan baik sebagai ahli bangunan maupun ahli las. "Kebanyakan warga Ring 1 non ski makanya kami latih agar bisa bekerja bahkan kami berharap lebih banyak warga Ring 1 bisa bekerja saat pabrik telah beroperasi komersial," ujarnya.

Sebagaimana telah disinggung, pembangunan pabrik semen seluas 57 hektare (ha) dengan lokasi tambang seluas 500 ha tersebut ditolak sebagian warga Rembang karena proses penambangan batu kapur dan tanah liat sebagai bahan utama pembuatan semen dituding akan berdampak pada berkurangnya sumber air di Rembang.

Tudingan tersebut dibantah oleh pemimpin proyek Pabrik Semen Rembang, Ari Wardhana. Dalam bincang dengan media di Semarang, Jumat (29/5) atau sehari sebelum kunjungan pabrik tersebut, Ari memaparkan telah dilakukan penilaian oleh pihak independen dan tudingan itu tidak terbukti. "Kami juga telah mengantongi 37 izin pembangunan proyek, termasuk terkait amdal," ujarnya.

Lebih jauh Ari mengklaim pembangunan pabrik justru membawa dampak yang lebih positif bagi perekonomian Rembang dan Jawa Tengah. Sebab selain mempekerjakan lebih banyak warga daerah, pabrik yang pembangunannya diperkirakan menelan investasi Rp 4,52 triliun itu juga merangsang terbentuknya mata pencarian baru bagi warga Rembang.

Sementara tentang dampak lingkungan diklaimnya tidak seperti dituduhkan, sebab SMGR berkomitmen itu membuat lahan hijau pascatambang. Selain itu juga dibangun buffer zone di sekeliling area tambang yang bisa dimanfaatkan warga untuk bertani. "Lokasi tambang sebelum digunakan juga bisa mereka pakai bercocok tanam, sebab kami perkirakan penambangan dilakukan selama 130 tahun, dan dari 500 ha setiap tahun kami hanya membuka sekitar 10 ha untuk tambang," imbuhnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Majalah Investor

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jayamas Medica Lepas 15% Saham ke Publik, Cek Jadwalnya

PT Jayamas Medica Industri Tbk (OneMed), pemimpin pasar alat kesehatan Indonesia akan melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dow Jones Hilang 350 Poin, Investor Tunggu Data Pekerjaan

Dow Jones Industrial Average turun 346,93 poin, atau 1,15%, menjadi 29.926,94 dan S&P 500 kehilangan 1,02% menjadi 3.744,52.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Bursa Eropa Melemah karena Gagal Manfaatkan Momentum Positif

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,5% Kamis setelah sebelumnya sempat naik lebih 0,8%.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Selain Anies, Wagub DKI Kunjungi Korban Tembok Roboh MTsN 19

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengunjungi rumah duka korban runtuhnya tembok pembatas di sekitar Gedung MTsN 19 Jakarta Kamis malam.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Hey Coco Ajak Pelanggan Jadi Mitra

Hey Coco, produsen air minum dengan bahan dasar air kelapa dari Thailand, mengajak pelanggan menjadi mitra bisnis.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Kredit usaha rakyat (KUR) diharapkan menyentuh petani kecil. Pasalnya, selama ini KUR dinilai tidak menyentuh petani kecil.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

KHE Gandeng Sumitomo Garap Proyek PLTA Rp 270 T di Kaltara

PT Kayan Hydro Energy (KHE) menggandeng Sumitomo Corporation, pada proyek pembangunan PLTA di Kalimantan Utara (Kaltara) senilai US$ 17,8 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

OJK Perkuat Tiga Aspek Perlindungan Konsumen di Era Digital

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau pelaku usaha terus menjaga dan meningkatkan aspek perlindungan konsumen di era digital.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) Lakukan Buyback

Emiten sektor teknologi, PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mengumumkan akan melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback) secara bertahap.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Bukit Asam Borong MTN PT Timah Senilai Rp 391,25 Miliar

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membeli Medium Term Notes (MTN) I PT Timah TBK (TINS) Tahun 2022 sebanyak 25 lembar atau senilai Rp 391,25 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022 Jadi Ajang Terakhir Messi Unjuk Gigi

Piala Dunia 2022 Jadi Ajang Terakhir Messi Unjuk Gigi

BOLA | 28 detik yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings