Logo BeritaSatu

Aksi "Menyapa Indonesia" Ubah Melinjo Bernilai Ekonomi Tinggi

Senin, 13 Juli 2015 | 11:23 WIB
Oleh : Firda Puri Agustine / B1

Jakarta - Para calon penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI mengadakan aksi Menyapa Indonesia, serangkaian program pemberdayaan masyarakat di sejumlah daerah yang dianggap masuk dalam kawasan tertinggal.

Di tahap awal, Menyapa Indonesia akan melakukan sejumlah kegiatan di Provinsi Banten. Salah satunya adalah di desa Cikumbueun, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.

Di desa yang dihuni sekitar 3.600 jiwa ini, beberapa kegiatan yang diadakan para calon penerima BPI LPDP yang tergabung dalam kelompok Persiapan Keberangkatan (PK) 35 hingga 37 ini adalah perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 3 km, serta pelatihan pengolahan produk kulit melinjo untuk para perempuan dan ibu rumah tangga.

"Untuk perbaikan jalan, akan kami mulai pada akhir bulan Juli 2015 nanti dan targetnya bisa tuntas dalam jangka waktu satu tahun," kata Nur Khairusy Syakirin, Ketua Panitia Bidang Teknis Menyapa Indonesia Nur Khaiarusy Syakirin dalam rilis yang diterima Beritasatu.com, Senin (13/7).

Sedangkan terkait pelatihan pengolahan kulit melinjo sendiri, sudah dimulai sejak Sabtu (11/7/2015). Pelatihan ini diadakan mengingat potensi tanaman melinjo di Desa Cikumbueun yang cukup besar dan mengangkat perekonomian masyarakat setempat apabila dikelola secara tepat.

Karena itu, rangkaian pelatihan ini tidak hanya akan berhenti pada cara mengolah kulit melinjo menjadi produk dengan nilai lebih, tetapi juga termasuk pelatihan pemasaran produk.

"Melalui Menyapa Indonesia, kami ingin menunjukkan bahwa masih ada orang- orang atau para pemimpin muda Indonesia yang peduli terhadap orang - orang yang terpinggirkan," ujar Hendra Etri Gunawan, Penanggung Jawab angkatan PK 35 dan 36 yang sekaligus salah satu konseptor Menyapa Indonesia.

Desa Cikumbueun dipilih menjadi salah satu wilayah sasaran program Menyapa Indonesia karena perekonomian masyarakatnya yang terbilang lemah. Di sini, mayoritas warga bekerja sebagai petani dengan pendapatan yang cukup jauh di bawah Upah Minimum Kota /Kabupaten (UMK) Pandeglang yang sebesar Rp 1.737.000.

Kondisi demikian membuat mereka sulit mengakses kesejahteraan. Bahkan sebagian besar warga hanya mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga jenjang Sekolah Dasar. Setiap tahun, hasil panen tanaman tersebut bisa mencapai 50 ton.

Belum meratanya perekonomian masyarakat setempat, juga dipicu kondisi infrastruktur yang belum memadai dan mendukung pertumbuhan perekonomian. Sebagian besar jalan di Desa Cikumbueun rusak parah. Kondisinya yang berbatu-batu, sulit diakses pada saat hujan karena rawan menyebabkan kecelakaan.

Kondisi yang demikian juga menyebabkan masyarakat luar sulit menembus desa ini. Salah satu dampaknya, pertumbuhan investasi pun rendah. Padahal potensi hasil bumi di desa ini cukup luar biasa. Salah satu komoditas yang banyak ditemukan di desa ini adalah Melinjo.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tingkatkan Produksi, Dewi Shri Bangun Peternakan Baru

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) sedang mempersiapkan pembangunan peternakan kedua di Kabupaten Cianjur.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

SIG Berpartisipasi dalam Penataan Trotoar Ramah Lingkungan

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG berpartisipasi pada pembangunan trotoar ramah lingkungan dengan mengaplikasikan produk beton perusahaan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Program Kartu Prakerja Berlanjut di 2023, Skema Berubah

Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.281- Rp 15.312 per dolar AS.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

42 Menit Perdagangan, IHSG Naik 84,2 Poin Jadi 7.091

Pukul 09.42 WIB, IHSG naik 84,2 poin (1,24%) menjadi 7.091 dan Investor33 naik menjadi ke 501,1.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Pengembangan Energi Bersih Harus Sejalan dengan Prinsip Berkeadilan

Energi adalah masalah ketahanan nasional, sehingga kebijakan energi terkait harus sejalan dengan prinsip berkeadilan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati BMRI, MEDC, BRPT, ASII

Level IHSG resistance hari ini berada di 7.055, 7.078, 7.135, 7.179, support di 6.997, 6.968, 6.925, 6.866.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Harga Emas Naik karena Penurunan Dolar, Perak Melompat 7%

Harga emas melonjak 2% pada perdagangan Senin (3/10/2022) didorong pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

OPEC Kurangi Produksi Terbesar Sejak 2020, Harga Minyak Naik

Harga minyak melonjak hampir US$ 4 per barel karena OPEC+ mempertimbangkan mengurangi produksi lebih 1 juta bph.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Sun Life dan CIMB Niaga Perluas Kerja Sama Bancassurance

Sun Life Indonesia melalui kerja sama bancassurance dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk memperluas jangkauan produknya dengan menghadirkan asuransi jiwa

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tingkatkan Produksi, Dewi Shri Bangun Peternakan Baru

Tingkatkan Produksi, Dewi Shri Bangun Peternakan Baru

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings