Soal Kereta Cepat, Pemerintah Gelar "Beauty Contest" untuk Jepang dan Tiongkok
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Soal Kereta Cepat, Pemerintah Gelar "Beauty Contest" untuk Jepang dan Tiongkok

Senin, 13 Juli 2015 | 13:46 WIB
Oleh : Ezra Sihite / B1

Jakarta - Pemerintah akan menyelenggarakan beauty contest untuk Jepang dan Tiongkok karena kedua negara itu berminat dalam pembangunan kereta cepat (high speed train) di Jakarta dan Bandung.

Dalam beauty contest itu akan didatangkan pihak ketiga yang tidak memiliki konflik kepentingan untuk menentukan pihak mana yang akan paling memberi keuntungan baik secara teknis maupun obyektif bagi Indonesia.

“Dua negara yang berminat dan telah melakukan studi yang komprehensif yaitu Jepang dengan Shinkansen-nya dan Tiongkok dengan teknik cepat mereka. Mereka keduanya telah melakukan studi, tinggal sehingga keputusan pemerintah siapa yang akan
memenangkan,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil di kantor presiden selesai rapat terbatas, Jakarta, Senin (13/7).

Dalam waktu dekat, katanya, akan ditunjuk pengawas dan pelaksana beauty contest tersebut.

“Sehingga nanti siapa yang terbaik yang akan menang. Pemerintah akan memberi award pada hasil beauty contest ini,” lanjutnya.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam kesempatan yang sama menyampaikan hal senada. Namun Johan belum berani menyebutkan nilai investasi yang berani ditawarkan dua negara itu untuk pembangunan kereta cepat tersebut.

“Yang minat baru dua untuk Jakarta-Bandung. Kalau ada yang berminat lagi silakan akan dibuat jadwal beauty contest,” kata Ignatius Jonan.

Hari ini Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas yang membahas soal perkembangan rencana pembangunan kereta cepat atau high speed train dan light rail transit (LRT).

Pemerintah sendiri belum menentukan negara investor yang akan digandeng dalam proyek besar ini. LRT sendiri akan dibangun di lima kota dan dimulai dengan DKI Jakarta.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dirut PLN Prediksi "Groundbreaking" PLTU Batang Dilakukan Agustus

“Mudah-mudahan pengukuran ini selesai 28 hingga 29 Juli ini,” ujar Sofyan.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Kebijakan Alih Muatan di Tengah Laut Diberlakukan, Begini Dampak Buruknya

"Kebijakan moratorium itu sendiri ibarat pepatah, buruk rupa cermin dibelah. Persoalan sesungguhnya adalah pada pengawasan,".

EKONOMI | 13 Juli 2015

Dirut Pertamina: Stok BBM dan LPG Aman

"Sampai 15 hari sesudah Lebaran saya kira aman."

EKONOMI | 13 Juli 2015

ESDM Ubah Acuan Patokan HIP Biodiesel

Karena dapat mencerminkan kondisi riil pasar harga CPO di dalam negeri.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Aksi "Menyapa Indonesia" Ubah Melinjo Bernilai Ekonomi Tinggi

Setiap tahun, hasil panen tanaman tersebut bisa mencapai 50 ton.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (3-Habis)

Freeport membayar PPh badan sebesar 35 persen, perusahaan lain hanya 25 persen.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (2)

Pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan yang tegas agar ada kepastian bagi pelaku usaha.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (1)

PT FI bersedia melaksanakan semua permintaan presiden.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Perluas Bisnis, Asuransi Inhealth Lirik Segmen Ritel

Saat ini bisnis asuransi perseroan masih didominasi segmen kumpulan dengan sekitar 400 rekanan korporasi.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Kurs Jual Rupiah di BRI Pagi Ini Rp 13.360

Kurs jual melemah 10 poin dibandingkan Jumat (10/7).

EKONOMI | 13 Juli 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS