Digadang-gadang Jadi Menkeu, Dradjad: Chatib Pernah Gagal
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Digadang-gadang Jadi Menkeu, Dradjad: Chatib Pernah Gagal

Senin, 13 Juli 2015 | 14:53 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / B1

Jakarta - Skeptisisme masih muncul atas mencuatnya nama calon Chatib Basri, atau akrab disapa Dede, sebagai calon menteri di bidang perekonomian bila reshuffle jadi dilaksanakan oleh Presiden Joko Widodo. Sebab Dede, yang mantan menteri keuangan di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono justru sudah terbukti gagal.

"Saya hanya bicara fakta. Pelemahan Rupiah terhadap US Dolar sudah dimulai sejak zaman Dede jadi Menkeu. Dan tidak ada langkahnya yang efektif menahan pelemahan rupiah," kata ekonom Dradjad H. Wibowo, Senin (13/7).

Untuk mengingatkan, Dradjad mempersilakan siapapun untuk mengecek pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan Chatib Basri saat menjadi menteri keuangan terkait pelemahan rupiah.

Sebagai latar belakang, tren pelemahan rupiah memang sudah dimulai sejak tahun 2011 lalu. Saat itu, Chatib Basri menjabat sebagai menteri keuangan.

Sebelum dikritisi oleh Dradjad, nama Chatib Basri sebagai kandidat calon menteri yang hendak dimasukkan ke kabinet juga dikritisi Peneliti di lembaga Lingkar Study Perjuangan, Agus Priyanto.

Dia mengingatkan Presiden Jokowi agar tidak gegabah menarik Chatib Basri masuk kabinet. Sebab, masuknya Chatib justru dikhawatirkan akan menjauhkan kebijakan pemerintah dari cita-cita Trisakti dan Nawacita.

Menurut Agus Priyanto, saat jadi menteri keuangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), prestasi Chatib sebenarnya tak istimewa. Agus menilai Chatib memanjakan pasar daripada kepentingan rakyat luas.

“Chatib Basri yang sudah dikenal luas dengan pernyataannya tentang ‘kantongi nasionalisme-mu’. Ini jelas-jelas akan bertentangan dengan cita-cita Trisakti dan Nawacita yang mengharapkan kehadiran peran negara di tengah-tengah rakyatnya,” ujar Agus.

Menurutnya, Chatib yang pernah menjadi komisaris di Astra memiliki rekam jejak yang kontraproduktif bagi sektor transportasi publik ketika sebagai Menkeu dengan menurunkan tarif impor komponen dan suku cadang untuk industri mobil kutu atau low-cost green car (LCGC). Akibatnya, penjualan mobil kutu di dalam negeri melonjak dari nol menjadi 150.000 unit hanya untuk tahun 2014.

“Jadi bukan mencari jalan untuk mengembangkan transportasi publik, malah melakukan pengurangan pajak impor spareparts dan komponen mobil kutu yang membuat kota-kota besar di Indonesia tambah macet,” jelas Agus.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Kereta Cepat, Pemerintah Gelar "Beauty Contest" untuk Jepang dan Tiongkok

Yang minat baru dua untuk Jakarta-Bandung.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Dirut PLN Prediksi "Groundbreaking" PLTU Batang Dilakukan Agustus

“Mudah-mudahan pengukuran ini selesai 28 hingga 29 Juli ini,” ujar Sofyan.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Kebijakan Alih Muatan di Tengah Laut Diberlakukan, Begini Dampak Buruknya

"Kebijakan moratorium itu sendiri ibarat pepatah, buruk rupa cermin dibelah. Persoalan sesungguhnya adalah pada pengawasan,".

EKONOMI | 13 Juli 2015

Dirut Pertamina: Stok BBM dan LPG Aman

"Sampai 15 hari sesudah Lebaran saya kira aman."

EKONOMI | 13 Juli 2015

ESDM Ubah Acuan Patokan HIP Biodiesel

Karena dapat mencerminkan kondisi riil pasar harga CPO di dalam negeri.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Aksi "Menyapa Indonesia" Ubah Melinjo Bernilai Ekonomi Tinggi

Setiap tahun, hasil panen tanaman tersebut bisa mencapai 50 ton.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (3-Habis)

Freeport membayar PPh badan sebesar 35 persen, perusahaan lain hanya 25 persen.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (2)

Pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan yang tegas agar ada kepastian bagi pelaku usaha.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (1)

PT FI bersedia melaksanakan semua permintaan presiden.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Perluas Bisnis, Asuransi Inhealth Lirik Segmen Ritel

Saat ini bisnis asuransi perseroan masih didominasi segmen kumpulan dengan sekitar 400 rekanan korporasi.

EKONOMI | 13 Juli 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS