Lagi, BKPM Gaet 2 Investor Perkapalan dari Tiongkok
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Investasi US$ 100 Juta

Lagi, BKPM Gaet 2 Investor Perkapalan dari Tiongkok

Senin, 13 Juli 2015 | 15:51 WIB
Oleh : Yosi Winosa / FER

Jakarta - Setelah menggaet dua investor perkapalan dari Provinsi Zhejiang, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali menggaet dua investor perkapalan dari Tiongkok yang berminat serius menanamkan modalnya di Indonesia.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Tamba Hutapea, mengatakan, untuk kali ini, minat investasi tersebut berasal dari dua perusahaan perkapalan yang ada di Provinsi Fujian, di mana salah satunya sudah menyampaikan nilai investasi sebesar US$ 100 Juta.

"Salah satu perusahaan tersebut bahkan sudah memiliki mitra lokal perusahaan perkapalan Indonesia. Akhir bulan ini mereka merencanakan untuk merampungkan finalisasi kerjasama termasuk pemilihan lokasi investasi. BKPM, melalui marketing officer untuk Tiongkok, akan memfasilitasi proses investasi ini, khususnya memberikan informasi terkait dengan lokasi. BKPM sudah mengidentifikasi beberapa kawasan industri di Lampung, Jawa Timur, Banten, sebagai wilayah yang potensial untuk investasi sektor perkapalan," jelas Tamba di Jakarta, Senin (13/7).

Tamba menambahkan, dalam one on one meeting dengan perusahaan, terungkap setelah mengetahui program tol laut Pemerintah RI, perusahaan mengaku sangat yakin dan makin optimis untuk berinvestasi di Indonesia. Dia juga menjelaskan tentang komitmen pemerintah untuk mengembangkan industri perkapalan dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi.

"BKPM menekankan bahwa Indonesia membutuhkan kapal berkualitas kelas 1 dan harga bisa didiskusikan dengan pembeli. Perusahaan didorong untuk menghilangkan stigma bahwa produksi RRT berkualitas kelas 2 karena RRT memang mampu menghasilkan produk unggul, seperti kereta cepat,” tambahnya.

Kepala BKPM, Franky Sibarani menyatakan, sektor perkapalan merupakan salah satu prioritas pemasaran investasi BKPM. Dengan adanya dua minat investasi dari Fujian ini, kata dia, BKPM berhasil menggaet empat investor potensial sektor perkapalan dari Tiongkok dengan nilai investasi yang sudah disampaikan sebesar US$ 200 Juta selama pelaksanaan kegiatan pemasaran investasi 8-10 Juli 2015.

Sebelumnya, kata Franky, dalam kegiatan pemasaran investasi di Provinsi Zhejiang, BKPM menyatakan adanya dua minat investasi sektor perkapalan, dengan salah satu investor menyatakan nilai investasi sebesar US$ 100 Juta.

Seperti diberitakan, BKPM menyelenggarakan kegiatan pemasaran investasi di Tiongkok pada 8-10 Juli 2015 lalu. Dalam kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Bank of China tersebut, BKPM memfokuskan pada sektor perkapalan dan industri tekstil.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Digadang-gadang Jadi Menkeu, Dradjad: Chatib Pernah Gagal

"Saya hanya bicara fakta. Pelemahan Rupiah terhadap US Dolar sudah dimulai sejak zaman Dede jadi Menkeu."

EKONOMI | 13 Juli 2015

Soal Kereta Cepat, Pemerintah Gelar "Beauty Contest" untuk Jepang dan Tiongkok

Yang minat baru dua untuk Jakarta-Bandung.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Dirut PLN Prediksi "Groundbreaking" PLTU Batang Dilakukan Agustus

“Mudah-mudahan pengukuran ini selesai 28 hingga 29 Juli ini,” ujar Sofyan.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Kebijakan Alih Muatan di Tengah Laut Diberlakukan, Begini Dampak Buruknya

"Kebijakan moratorium itu sendiri ibarat pepatah, buruk rupa cermin dibelah. Persoalan sesungguhnya adalah pada pengawasan,".

EKONOMI | 13 Juli 2015

Dirut Pertamina: Stok BBM dan LPG Aman

"Sampai 15 hari sesudah Lebaran saya kira aman."

EKONOMI | 13 Juli 2015

ESDM Ubah Acuan Patokan HIP Biodiesel

Karena dapat mencerminkan kondisi riil pasar harga CPO di dalam negeri.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Aksi "Menyapa Indonesia" Ubah Melinjo Bernilai Ekonomi Tinggi

Setiap tahun, hasil panen tanaman tersebut bisa mencapai 50 ton.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (3-Habis)

Freeport membayar PPh badan sebesar 35 persen, perusahaan lain hanya 25 persen.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (2)

Pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan yang tegas agar ada kepastian bagi pelaku usaha.

EKONOMI | 13 Juli 2015

Freeport Menunggu Kepastian Perpanjangan Kontrak (1)

PT FI bersedia melaksanakan semua permintaan presiden.

EKONOMI | 13 Juli 2015


TAG POPULER

# Olimpiade Tokyo


# Akidi Tio


# Mafia Tanah


# Kasus Positif Covid-19


# Kartu Vaksin



TERKINI

Saham FREN Paling Aktif di Akhir Pekan

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS