Logo BeritaSatu

‎DPR: Naikkan Harga BBM, Pemerintah Tambah Kesulitan Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2015 | 16:47 WIB
Oleh : Willy Masaharu / PCN

Jakarta- Wakil Komisi VI DPR Heri Gunawan menyatakan, pemerintah dinilai menambah kesulitan hidup rakyat dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik. "Rencananya akan mengumumkan kepastian naik-tidaknya harga bahan bakar minyak (BBM) untuk periode Agustus 2015 diperkiraakan pada minggu ini. Untuk BBM, kalau jadi naik maka kemungkinan harga Premium menjadi Rp 8.000 per liter dari harga saat ini sebesar Rp 7.300 per liter," katanya, di Jakarta, Jumat (14/8).

‎Selanjutnya, untuk TDL, direncanakan naik pada 10 tarif tenaga listrik. Setiap bulan tarif listrik nonsubsidi bisa turun, tetap atau naik dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang rupiah (kurs) harga minyak dengan acuan Indonesian Crude Price (ICP), dan pengaruh inflasi.

Heri mengemukakan, dengan sifat APBN yang proyeksi, di mana ketersediaan dana akan tergantung sejauhmana pproyeksi penerimaan sesuai UU No 3/2015 bisa dijalankan. Nah sekarang seluruh target penerimaan sedang turun. Ekspor defisit migas atau nonmigas, semuanya defisit. Lalu dana untuk belanja negara? Ini merupakan konsekuensi yang rumit yang harus dihadapi.
"Kalau kenaikan tersebut sampai terjadi, maka sungguh sangat disayangkan. Dan ini adalah langkah yang terburuk. Naiknya BBM dan TDL hampir bersamaan," katanya.

Heri berpendapat, ada sejumlah alasan mengapa langkah pemerintah itu disayangkan. Pertama,‎ harga minyak dunia sedang turun. Per 13 Agustus 2015 harga minyak mentah (NYMEX) turun 0,09 atau saat ini berada di kisaran US$ 43,21 per barrel.

Kedua, adalah kenaikan harga BBM dan TDL pasti memicu kenaikan ongkos operasional dan angkutan yang akan merembes pada naiknya harga-harga. Dan kenaikan itu akan sulit untuk turun lagi.

Ketiga, adalah kenaikan harga BBM dan TDL itu pasti akan memicu inflasi yang lebih tinggi. Saat ini, inflasi kita masih tinggi. Laporan BPS per Juli 2015 sebesar 7,26 persen (year to year). Kenaikan inflasi itu terjadi karena adanya kenaikan harga-harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks harga pengeluaran.

Keempat, adalah kenaikan harga BBM dan TDL tersebut akan memukul kegiatan usaha-usaha, terutama IKM dan UKM yang sedang kesulitan ongkos operasional dan produksi.

Kelima, kenaikan harga BBM dan TDL tersebut ujungnya akan memicu gelombang pengangguran yang lebih tinggi. Saat ini, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) naik 300.000 orang.

"Berdasarkan kelima indikator tersebut, maka langkah kenaikan harga BBM dan TDL tidak bisa diterima akal sehat. Pemerintah sepertinya sedang menjebloskan rakyatnya yang sedang sulit menjadi tambah melarat. Rasa kemanusiaan pemerintah menjadi dipertanyakan," katanya.

Heri menegaskan, nilai tukar rupiah yang tinggi selalu menjadi alasan klise untuk menutupi kerugian Pertamina dan PLN. "Pertanyaannya, lalu keuntungan BUMN yang sebelumnya sudah disuntik dengan Penyertaan modal triliuan rupiah ke mana?" katanya.

Dijelaskan, ada sinyalemen kuat bahwa sebetulnya kenaikan ini untuk menggenjot tingkat penyerapan belanja pemerintah, yang masih sangat rendah yang justru menjadi penyebab utama lemahnya konsumsi pemerintah.

Belanja modal, misalnya, baru mencapai 15,3 persen dari total alokasi APBN-P 2015. Situasi itu kemudian merembes pada melemahnya konsumsi rumah tangga karena daya beli yang terus menurun.

Kegagalan pemerintah menjalankan kebijakan fiskal yang buruk, jangan dibebankan kepada rakyat yang sedang susah. Cari makan saja, sekarang ini sulit. Apalagi sekarang akan ditambah lagi dengan kenaikan harga BBM yang akan memicu naiknya harga-harga. ‎

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres Apresiasi Langkah Bank Indonesia Bangkitkan UMKM

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan, UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) di Indonesia memegang peran vital sebagai salah satu tumpuan perekonomian nasional.

EKONOMI | 27 Mei 2022

Gubernur BI Sebut Digitalisasi Efektif Bangkitkan UMKM

Menurut Perry Warjiyo, UMKM di seluruh Indonesia akan terus didorong untuk terintegrasi dalam ekonomi keuangan digital.

EKONOMI | 27 Mei 2022

Sesi I, IHSG Melesat 1,6% Ditopang Aksi Beli Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,64% ke 6.996,1 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (27/5/2022).

EKONOMI | 27 Mei 2022

Karya Kreatif Indonesia 2022 Jadi Pendorong Kebangkitan UMKM

Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2022, di mana produk-produk UMKM binaan BI dan kementerian/lembaga ditampilkan.

EKONOMI | 27 Mei 2022

Debut, Saham Cilacap Samudera Fishing Industry Melesat 35%

PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) resmi menjadi sebagai perusahaan tercatat (emiten) ke-21 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022.

EKONOMI | 27 Mei 2022

Gunawan Dianjaya Steel Ekspor 15.000 Ton Baja ke Eropa

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) melakukan ekspor produk pelat baja ke Eropa sebanyak 15.000 ton atau senilai US$ 17 juta.

EKONOMI | 27 Mei 2022

Harga Emas Antam Datar di Rp 988.000, Comex Naik Tipis

Harga emas batangan bersertifikat logam mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan Jumat (27/5/2022) datar di Rp 988.000 per gram.

EKONOMI | 27 Mei 2022

Akhir Pekan, IHSG Dibuka Langsung Menguat 1%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,17% ke 6.964,2 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (27/5/2022).

EKONOMI | 27 Mei 2022

Investor Sambut Baik Stimulus Inggris, Bursa Eropa Menguat

Bursa Eropa ditutup lebih tinggi pada penutupan Kamis (26/5/2022). Investor menyambut baik langkah-langkah stimulus fiskal baru di Inggris.

EKONOMI | 27 Mei 2022

Bursa Asia Dibuka Positif, Saham Alibaba Melonjak 12%

Bursa Asia-Pasifik naik pada perdagangan Jumat pagi (27/5/2022). Saham Alibaba di Hong Kong melonjak 12,08% setelah melaporkan pendapatan kuartal IV.

EKONOMI | 27 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polisi Ringkus 11 Tersangka Pinjol Ilegal, Berikut Modusnya

Polisi Ringkus 11 Tersangka Pinjol Ilegal, Berikut Modusnya

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings