SBY Tekankan Pentingnya Kemandirian Pangan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

SBY Tekankan Pentingnya Kemandirian Pangan

Selasa, 7 Februari 2012 | 13:57 WIB
Oleh : B1

Kalau ada kebijakan dari negara manapun, kita tidak menjadi korban

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pentingnya kemandirian pangan dalam negeri agar Indonesia tidak menjadi korban dari kebijakan luar negeri negara lain.

SBY memberikan contoh seperti saat Australia menghentikan ekspor sapi yang ikut mengganggu pasokan daging di dalam negeri. Meskipun kemudian masalahnya sudah terselesaikan, hal itu juga mendorong Indonesia untuk pemenuhan kebutuhan daging secara mandiri.

Contoh lainnya, peristiwa banjir besar yang melanda beberapa negara di Asia Tenggara seperti Thailand dan Laos juga turut mengganggu ketahanan pangan.

"Kalau ada kebijakan dari negara manapun, kita tidak menjadi korban," kata SBY, dalam pidatonya di acara Food Security Summit yang diadakan oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) di Jakarta Convention Center, hari ini.

Presiden mengatakan ekonomi Indonesia dan dunia sudah terintegrasi dan saling terpaut sehingga jika ada gejolak akan juga berimbas ke sektor-sektor ekonomi seperti ketahanan pangan.

SBY mengutip data dari FAO bahwa saat ini penduduk bumi berjumlah tujuh miliar orang. Pada tahun 2045 diperkirkan penduduk bumi menjadi sembilan milyar.

"Untuk itu diperkirkan kebutuhan pangan bertambah 60 persen. Itu hal yang tidak mudah, terutama dengan tantangan climate change," ujarnya.

Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi dan juga pemikiran untuk bisa meningkatkan produktivitas pangan tanpa mengorbankan lahan demi menjaga lingkungan.

Menurut SBY, permintaan akan pangan akan terus meningkat, tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia.

"Middle class bertambah dan itu meningkatkan konsumsi pangan dan kemampuan daya beli masyarakat juga akan bertambah'" ujarnya.

"Mari kita tidak lengah dan sungguh serius menemukan kebijakan dan cara efektif untuk mengatasi permasalahan pangan," imbuh dia.

Peluang baru termasuk bisnis di bidang pangan harus senantiasa dikembangkan. Menurutnya, orang cerdas adalah orang yang bisa mengubah krisis menjadi peluang.

Ditambahkan SBY, krisis bisa dijadikan kesempatan untuk memproduksi sesuatu yang bisa menyerap tenaga kerja dan menumbuhkan ekonomi.

"Pemerintah, masyarakat, petani dan mitra mitra di dalam dan luar negeri harus bisa mengembangkan research and development dan bersatu padu menangani permasalahan pangan," tuturnya.

Pada acara ini Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Acara ini dihadiri oleh jajaran pemerintah, Kadin dan pelaku usaha.

Pada acara ini pula Yudhoyono secara resmi membuka seminar dan pameran pangan yang diadakan dari tanggal 7 sampai 8 Februari 2012.


Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA

Tolak Rencana Kenaikan PPh, Akumindo: Banyak UMKM Bangkrut

Ikhsan menegaskan, Akumindo menolak RUU KUP dan meminta tarif PPh minimum tetap 0,5%.

EKONOMI | 22 September 2021

Sejalan Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.242

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.238- Rp 14.255 per dolar AS.

EKONOMI | 22 September 2021

Rusun Pasar Rumput, Wujud Komitmen Kempupera Sediakan Hunian Layak

Pembangunan rusun Pasar Rumput diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

EKONOMI | 22 September 2021

Asing Borong Saham Rp 495 Miliar, IHSG Ditutup Menguat ke 6.108

IHSG pada penutupan perdagangan sore ini Rabu (22/9/2021) naik 47,5 poin (0,78%) ke level 6.108.

EKONOMI | 22 September 2021

HUT ke-70, Lautan Luas Adopsi Kampung di Mauk

Sejak tahun 2010, Lautan Luas sudah berkomitmen untuk memperbaiki, membangun dan memberikan rumah layak huni kepada masyarakat.

EKONOMI | 22 September 2021

PPDPP: Proyek Percontohan SiPetruk Ditetapkan Oktober 2021

"PPDPP segera menentukan lokasi perumahan yang menjadi proyek percontohan SiPetruk berdasarkan usulan asosiasi pengembang," tegas Arief.

EKONOMI | 22 September 2021

RUU KUP Dinilai Tidak Peka akan Keadaan UKM

Komnas UKM melihat Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP). tidak peka terhadap keadaan UKM.

EKONOMI | 22 September 2021

Cegah Banjir Cijambe, PMO Jabodetabek-Punjur Siapkan Solusi

Sungai Cijambe, merupakan bagian dari permasalahan banjir dan sampah yang mendapatkan perhatian secara khusus dari PMO Jabodetabek-punjur.

EKONOMI | 22 September 2021


Krisis Evergrande Bisa Gerus 0,01% dari PDB Tiongkok

Krisis utang China Evergrande Group diperkirakan memperlambat pertumbuhan ekonomi Tiongkok, tetapi memiliki dampak minimal di sistem keuangan.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Viral, Foto Bugil Diduga di Tempat Wisata Tebing Koja Tangerang

Viral, Foto Bugil Diduga di Tempat Wisata Tebing Koja Tangerang

MEGAPOLITAN | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings