Menambah Pendapatan dengan Mengolah Pelepah Pisang
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-2.05)   |   COMPOSITE 6429.76 (0.29)   |   DBX 1210.46 (12.07)   |   I-GRADE 190.638 (-1.34)   |   IDX30 545.485 (-1.51)   |   IDX80 146.318 (-0.07)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.24)   |   IDXESGL 150.48 (0.29)   |   IDXG30 147.901 (0.37)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.73)   |   IDXQ30 155.036 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.4)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.55)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-12.35)   |   Investor33 466.613 (-1.1)   |   ISSI 189.631 (-0.01)   |   JII 670.82 (0.69)   |   JII70 234.975 (-0.16)   |   KOMPAS100 1301.99 (-2.17)   |   LQ45 1014.85 (-1.65)   |   MBX 1779.94 (-2.58)   |   MNC36 344.694 (-0.95)   |   PEFINDO25 341.155 (-2.53)   |   SMInfra18 331.858 (2.19)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.15)   |  

Wirausaha dan Kemandirian

Menambah Pendapatan dengan Mengolah Pelepah Pisang

Senin, 19 Oktober 2015 | 16:56 WIB
Oleh : Gita Rossiana / HS

Jakarta - Lebih baik memberikan kail daripada ikan, mungkin itu imbuhan yang tepat untuk menggambarkan sosok Suminah (46) yang tinggal di Bengkulu ini. Dengan pelepah pisang yang diolah menjadi tas ataupun sepatu, Suminah sudah bisa membantu 300 anggota ibu-ibu rumah tangga dan warga di sekitarnya.

"Saya mulai usia ini tahun 2009, ketika itu daerah Bengkulu memiliki bahan pelepah pisang yang lebih banyak dibuang daripada dikelola lagi," katanya ketika ditemui di kediamannya, Desa Harapan Makmur, Bengkulu belum lama ini.

Pertimbangan Suminah mengambil bahan dasar dari daerah Bengkulu untuk membudidayakan sumber daya alam lokal. Kendati, memang tidak semua bahan sepatu atau tas terbuat dari pelepah pisang."Ada juga dari kulit atau batik, untuk tali tas, tapi itu kan pabrik yang bikin,"jelas dia.

Dia mengatakan, mulai dari proses pemilinan, pengeringan, penempelan, pencetakan, hingga pemasarannya, masyarakat setempat ikut dilibatkan. Setiap tahun, tak kurang dari 30 orang direkrut untuk mendapatkan pelatihan cara mengolah pelepah pisang ini. "Tahun kemarin ada 30 orang yang sudah kami rekrut, nanti kami akan rekrut 30 orang lagi," tutur dia.

Secara total, lanjut Suminah, tak kurang dari 300 orang sudah menjadi anggota binaannya dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB). Kelompok tersebut terdiri dari ibu-ibu rumah tangga hingga warga sekitar. Dari sisi penghasilan, memang tidak bisa dibandingkan dengan penghasilan pekerja kantoran. Namun, pemberdayaan warga sekitar ini bisa membuat warga lebih mandiri sehingga tidak perlu susah mencari pekerjaan. "Bagi ibu-ibu rumah tangga, walaupun hanya mendapat penghasilan Rp 600 ribu-1 juta, namun bisa membuat mereka jauh lebih mandiri tidak usah mengharapkan pendapatan suami. Lagipula mereka bisa mengerjakan pekerjaan sambil mengurus anak," lanjut dia.

Namun, pemberdayaan ini tidak bisa dilakukan Suminah seorang, apalagi dengan keterbatasan dana dan keahlian. Pada 2012, pemerintah daerah setempat memberi bantuan agar Suminah mendapatkan pelatihan pembuatan sepatu di Sidoarjo.

Selain itu, Suminah juga terpilih sebagai Duta Mutiara Bangsa Berhasanah (MBB) dari PT BNI Syariah. Dengan menjadi duta , Suminah mendapatkan dana pendampingan untuk memperluas usaha, seperti merekrut anggota dan memberikan pelatihan.

Berkat bantuan dari semua pihak ini, usaha pelepah pisang yang awalnya tidak dilirik orang ini bisa membuahkan pendapatan hingga Rp 40 juta per bulan. Bahkan, kegiatan pemasaran kerajinan pelepah pisang ini sudah meluas sampai ke wilayah Indonesia Timur, bahkan ke Taiwan hingga Ukraina.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

ESDM Kembali Meminta Newmont Penuhi Syarat Izin Ekspor

Newmont belum memenuhi persyaratan mendapatkan surat persetujuan ekspor (SPE).

EKONOMI | 19 Oktober 2015

ESDM Belum Evaluasi Penawaran Divestasi Freeport

Setelah dievaluasi ESDM lalu Kemkeu yang menentukan tindak lanjutnya.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Rupiah Sore Ini Menguat 22,5 Poin ke level Rp 13.517,9 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada sore hari ini tercatat menguat 22,5 poin atau naik 0,17 persen ke level Rp 134.517,9 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Rupiah Kembali Menguat Tipis 0,08 Persen

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi sore ini terpantau menguat tipis 11 poin atau naik 0,08 persen ke level Rp 13.529 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Istirahat Siang, Rupiah Menguat 17,5 Poin

Nilai tukar rupiah kembali menguat sebesar 17,5 poin atau menguat 0,13 persen ke level Rp 13.522,9 dan kembali bercokol di teritori positif.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Siang Ini, Rupiah Kembali Anjlok ke Teritori Negatif

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada siang hari ini kembali anjlok ke teritori negatif setelah sempat menguat pada perdagangan pagi hari.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Kurs Jual Rupiah di Mandiri Pagi Ini Rp 13.630

Kurs jual rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di Bank Mandiri hari ini berada di angka Rp 13.630.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Rupiah di BRI Pagi Ini Melemah 30 Poin

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (19/10) pagi ini di Bank Rakyat Indonesia (BRI) terpantau melemah.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Setelah Dibuka Melemah, Rupiah Kembali Menguat 21,5 Poin

Setelah dibuka melemah, pada pukul 9.50 WIB, rupiah kembali menguat sebesar 21,5 poin atau naik 0,16 persen ke level Rp 13.518,9 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2015

Rupiah Awal Pekan Melemah 28 Poin

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan awal pekan ini dibuka melemah 28 poin atau turun 0,21 persen ke level Rp 13.568 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS