Rosan Roeslani Terpilih jadi Ketua Kadin 2015-2020
Logo BeritaSatu

Rosan Roeslani Terpilih jadi Ketua Kadin 2015-2020

Selasa, 24 November 2015 | 23:21 WIB
Oleh : Adi Marsiela / HA

Bandung - Rosan Perkasa Roeslani akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015-2020 dalam Musyawarah Nasional VII KADIN Indonesia di Trans Luxury Hotel, Bandung, Selasa (24/11) malam.

Pendiri dan ketua Amanah Recital Foundation ini unggul atas saingannya, mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Rosan mendapatkan 102 suara sementara Gobel mendapatkan 27 suara, sesuai dengan total suara yang masuk sebanyak 129 suara.

Perolehan suara itu berasal dari 34 Kadin daerah yang masing-masing memiliki tiga suara dan 30 suara dari perwakilan asosiasi. Seharusnya totalnya mencapai 132 suara, namun wakil dari Kalimantan Barat hanya datang dua orang dan perwakilan GP Farmasi yang memiliki satu suara tidak hadir.

Pimpinan sidang Bambang Soesatyo mengatakan, proses pemilihan ini merupakan yang paling dramatis dalam sejarah musyawarah nasional Kadin.

Pemilihan ketua umum Kadin Indonesia akhirnya dilakukan dengan proses pemungutan suara. Sebelumnya, kedua calon ketua, Rosan P. Roeslani dan Rachmat Gobel sempat melakukan rapat setengah kamar untuk melakukan musyawarah guna menentukan posisi ketua umum.

Proses ini memakan waktu sekitar setengah jam. Pimpinan sidang, Bambang Soesatyo, yang sudah men-skor sidang selama 30 menit akhirnya memutuskan musyawarah untuk mufakat tercapai.

“Musyawarah untuk mufakat malam ini tercapai untuk melakukan voting,” kata Bambang.

Sebelum proses voting, kedua calon sempat memaparkan visi dan misinya. Dalam paparan visi dan misinya, Rosan mengajak para pengusaha untuk melakukan konsolidasi demi menjadikan Kadin Indonesia sebagai mitra sejajar pemerintah.

Untuk bisa menjadi mitra yang sejajar, para pengurus Kadin di tingkat pusat dan daerah harus memiliki wawasan.

“Kita buat report mingguan, bulanan, tiga bulanan, hingga setahun. Sehingga datanya lengkap dan bisa digunakan,” ungkap lulusan Bachelor of Science in Business dari Oklahoma State University ini.

Dia juga menekankan prioritasnya terkait pemanfaatan produk kelapa sawit asal Indonesia. Menurutnya, Indonesia sebagai produsen dan eksportir kelapa sawit seharusnya bisa menentukan harga produk tersebut di tingkat global.

Rosan juga menyoroti peranan anak-anak muda yang mengembangkan ekonomi kreatif dan pembangunan bisnis start up di Indonesia. “Sejak bulan Januari hingga bulan ini saja, investasi yang sudah masuk dalam bisnis ini mencapai 800 juta dolar,” kata Rosan.

Sementara itu, mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel memaparkan alasannya memutuskan maju sebagai calon ketua umum Kadin Indonesia dalam waktu satu bulan terakhir. Setidaknya ada tiga alasan yang membuat Chairman Panasonic Gobel Group ini merasa tertantang dan mengabdikan diri untuk membangun Indonesia.

“Kita lihat tantangan dunia usaha jelang era masyarakat ekonomi ASEAN. Ada juga dorongan dan tanggungjawab guna mewujudkan visi tahun 2030 yang sudah kita susun saat masih menjadi wakil ketua umum di era Pak Hidayat (MS Hidayat. Serta melihat Kadin yang sekarang perlu konsolidasi kuat berakat di pusat, daerah serta dengan asosiasi,” kata Rachmat.

Kadin Indonesia, sambung Rachmat, harus mengambil peranan terkait berbagai kebijakan pemerintah. “Saat ini banyak kebijakan buat mendorong iklim investasi di Indonesia. Sayangnya dari semua, Kadin kurang punya peranan. Kita jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kereta Wisata ini Pernah Antar SBY Pulang Kampung

Saat pulang kampung Agustus lalu, SBY ternyata memilih kereta wisata tipe Imperial.

EKONOMI | 24 November 2015

BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Stabil

Indonesia mampu menggapai pertumbuhan ekonomi 4,8% tahun ini, di tengah tantangan dan dinamika perekonomian global.

EKONOMI | 24 November 2015

Pemerintah Dongkrak Koperasi Bidang Energi Terbarukan di Daerah

Pengembangan ekonomi produktif pedesaan yang berbasis industri kecil, selama ini terkendala pada aspek energi. Akibatnya, daya saing produk-produk industri di pedesaan tidak kompetitif di pasar.

EKONOMI | 24 November 2015

Penumpang Singapore Airlines Meningkat

Situasi persaingan tetap menantang dan kegiatan promosi akan terus dilakukan di pasar-pasar yang relevan

EKONOMI | 24 November 2015

Menperin Dorong Investasi Industri Baja Hulu

Pembangunan infrastruktur, konstruksi dan terus tumbuhnya industri termasuk galangan kapal dan otomotif membutuhkan bahan baku baja

EKONOMI | 24 November 2015

Jokowi Diminta Buruh Cabut PP Soal Pengupahan

Presiden Jokowi) dan Wakil Presiden JK dianggap tidak lagi memihak rakyat kecil jika tidak mencabut PP No 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.

EKONOMI | 24 November 2015

Proyek PLTU Jawa V Molor Karena Masalah Lahan

Proses tender pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa V Banten hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan kembali digelar.

EKONOMI | 24 November 2015

Ekspansi Ekonomi AS Kuartal III Jauh Lebih Tinggi

Ekspansi ekonomi AS pada Juli-September 2015 direvisi naik menjadi 2,1%, dari estimasi sebelumnya yang sebesar 1,5%.

DUNIA | 24 November 2015

Produktivitas Tinggi, 22 UMKM Raih Penghargaan Paramakarya

Penghargaan ini diberikan kepada dunia usaha yang berhasil meningkatkan dan mempertahankan tingkat produktivitasnya minimal 3 tahun berturut-turut

EKONOMI | 24 November 2015

Gobel: Rosan Bukan Lawan, tapi Kawan

"Pastilah, saya akan bekerja sama dan membantu. Saya percaya dan sehati dengan beliau," kata Gobel

EKONOMI | 24 November 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS