Mendagri Setuju, Pendirian Bank Banten Dilanjutkan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mendagri Setuju, Pendirian Bank Banten Dilanjutkan

Rabu, 13 Januari 2016 | 03:38 WIB
Oleh : Laurens Dami / HA

Serang - Menteri Dalam Negeri TjahJo Kumolo akhirnya menyetujui pembentukan Bank Pembangunan Daerah atau Bank Banten menyusul pertemuan dengan para pemimpin eksekutif dan legislatif Provinsi Banten Selasa (12/1) kemarin.

Berdasarkan rilis yang dikirim Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dikatakan bahwa Mendagri menyetujui Bank Banten karena rencana tersebut sudah masuk dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2012-2017 seperti tertuang dalam visi dan misi kepala daerah dan wakilnya dalam Pilgub 2011 lalu.

Sebelumnya pada Desember lalu Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) telah mengeluarkan larangan penyertaan modal untuk pendirian Bank Banten dalam APBD Banten 2016, di tengah berita penangkapan dua anggota DPRD Banten dan seorang pengusaha oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan tuduhan suap terkait pembentukan bank daerah itu.

Sebagai respons atas rekomendasi Kemdagri tersebut, Selasa lalu sejumlah pejabat dari Pemprov Banten yang dipimpin oleh Gubernur Rano Karno dan Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah mendatangi Kantor Kemdagri di Jakarta untuk melakukan konsultasi.

Rapat tertutup itu dipimpin oleh Tjahjo Kumolo didampingi Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad, Rano, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Soeharta, Asep, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Banten E Kusmayadi, Kepala Biro Hukum Pemprov Banten Agus Mintono dan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Nandy S Mulya.

“Kita sepakat untuk mempercepat pembentukan Bank Banten. Pekan depan akan dikeluarkan Permendagri yang mengatur tentang pembentukan Bank Banten,“ kata Tjahjo seperti dikutip dalam pernyataan pers tersebut.

Menurut Mendagri, Permendagri bertujuan memperkuat dan menjelaskan pembentukan Bank Banten, karena sebelumnya pada evaluasi APBD 2016 pihaknya melarang adanya penyertaan modal kepada PT Banten Global Development (BGD) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banten sebesar Rp385,4 miliar.

“Kami dari Kemendagri telah melakukan evaluasi APBD 2016. Intinya, keputusan evaluasi melalui Kepmendagri itu tidak melarang dan menghambat Banten membentuk bank. Tetapi menunda. Momennya tinggal bulan ini (Januari), kalau lewat apalagi ini masuk dalam RPJMD. Pak Rano harus mempertangungjawabkan RPJMD kepada masyarakat,” paparnya.

Adapun mengenai pembahasan teknis pembentukan bank daerah, Tjahjo mempercayakan hal tersebut kepada OJK.

“Untuk urusan teknis perbankan ada di OJK, baik itu terkait anggaran maupun aset Rp 950 miliar,” ujarnya.

Sementara masih adanya perbedaan pendapat antara Pemprov dan DPRD Banten terkait Bank Banten, lanjut Tjahjo, hal tersebut akan segera diselesaikan oleh kedua belah pihak.

“Nanti mereka akan lakukan penyelesaian bersama dalam rapat-rapat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua OJK, Muliaman Hadad mengaku, proses akuisisi bank merupakan hal yang rutin dilakukan oleh lembaga yang dipimpinnya.

“Pertemuan tadi dalam rangka OJK meng-update progress pembentukan Bank Banten. Kita sudah jelaskan prosedur sesuai peraturan berlaku. Saya rasa ini tata cara yang lazim dalam proses akuisisi,” ungkapnya.

OJK, ujar dia, sebelumnya sudah melakukan hal yang sama terhadap bank lain atas permintaan dari warga negara asing.

“Termasuk orang asing yang mau membeli bank. Karena prosedurnya sudah berjalan. Dan kita harap proses pembentukan Bank Banten dipercepat. Kita akan cari hambatan apa saja dalam pembentukan Bank Banten, dan selanjutnya kita carikan jalan keluarnya. Pak Mendagri sepakat membantu mempercepat proses pembentukan Bank Banten. Kita akan menunggu proses internal di Pemprov dan DPRD Banten,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno mengatakan pihaknya akan mengikuti semua proses dan arahan pemerintah pusat dan OJK.

“Kita ikuti proses evaluasi Kemdagri. Saya telah bertemu dengan OJK. Tidak ada hambatan, Insya Allah kita selalu berkonsultasi dengan OJK, kita ikuti guidance dari OJK dalam pembentukan Bank Banten,” katanya.

Sedangkan Ketua DPRD Banten mengaku sebagai orang satu partai dengan Rano Karno akan mendukung sepenuhnya program yang dilaksanakan. Terlebih, pendirian bank daerah sudah masuk dalam RPJMD.

“Intinya, kita bukan tidak setuju membentuk bank, tapi faktor kehati-hatian harus dikedepankan. Saya sebagai orang satu partai dengan Gubernur Banten Rano Karno, yakni PDIP, pastinya setuju bank itu dibentuk, tetapi lembaga DPRD ini adalah kolektif kolegial, yang semuanya harus didasari atas kesepakatan bersama,” ujarnya.

Untuk itu, kata Asep, pihaknya akan membahas di tingkat pimpinan dewan terkait hasil rapat tertutup di Kemdagri tersebut.

“Yang pasti dari pihak Kemdagri melalui Dirjen Keuangan akan melihat seluruh aspek legal standing pendirian Bank Banten, dan kita juga akan menunggu hasilnya itu,” ujarnya.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Temuan KPK: Porsi Daerah Blok Migas Banyak Dinikmati Swasta

Dalam kasus Blok Cepu, kepemilikan swasta di atas 70%, sementara pemda mendapat sisanya.

EKONOMI | 13 Januari 2016

Musim Lebaran, Tol Trans-Sumatera 98 Km Ditargetkan Fungsional

Kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan hingga jalan tanah atau aspal dulu, dan yang jelas jalan bisa dilewati saat musim mudik nanti

EKONOMI | 13 Januari 2016

La Nina Ancam Produksi Palawija, Tembakau, dan Garam

Komoditas yang cukup sensitif dengan kelebihan curah hujan adalah palawija seperti kedelai, saat akan panen harusnya curah hujan berkurang.

EKONOMI | 13 Januari 2016

Transaksi Pelanggan TCASH Meningkat 150% Selama 2015

Kenaikan TCASH yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya menunjukkan adanya sambutan positif dari masyarakat terhadap layanan mobile money

EKONOMI | 12 Januari 2016

Bank Artos Baru Akan Buka Cabang Baru

Saat ini memang masih fokus ke bisnis kemitraan namun kedepan kami memang berencana menambah kantor cabang baru.

EKONOMI | 12 Januari 2016

Bank Artos Optimistis Kredit Tumbuh 20% di 2016

Dalam penyaluran kredit di 2016 perusahaan masih akan fokus pada kredit Usaha Mikro Kecil Menengah.

EKONOMI | 12 Januari 2016

Pacu Penyaluran Kredit, Bank Artos Andalkan Segmen UMKM

Bank Artos menyasar kenaikan kredit, aset, dana pihak ketiga (DPK) sebesar 20 persen.

EKONOMI | 12 Januari 2016

Tahun Ini, Bank Artos Sasar Kenaikan Laba 20 Persen

Pihak Bank Artos optimistis dapat meraih kenaikan laba sebesar 20 persen pada akhir 2016.

EKONOMI | 12 Januari 2016

Dukung Energi Terbarukan, IIF Suntik Rp 300M ke Sumberdaya Sewatama

Dana tersebut untuk membiayai pembangunan proyek-proyek pembangkit listrik menggunakan energi terbarukan.

EKONOMI | 12 Januari 2016

Genjot Market Share, BNI Syariah Gandeng Kementerian Agama

Market share perbankan syariah saat ini masih berada di bawah lima persen.

EKONOMI | 12 Januari 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS