Logo BeritaSatu

East West Seed Peringkat Satu Indeks Benih Dunia

Selasa, 1 Maret 2016 | 21:18 WIB
Oleh : Euis Rita Hartati / ERH

Jakarta - East-West Seed meraih peringkat pertama "access to seed index" (indeks akses benih) untuk dua dari tiga kategori yang dipulikasikan untuk pertama kalinya, indeks ini untuk mengukur dan membandingkan upaya perusahaan benih dalam meningkatkan produktivitas petani skala kecil.

Siaran pers yang diterima, Selasa (1/2) menyebutkan indeks dikeluarkan oleh "Access to Seeds Index Foundation", organisasi independen yang didanai oleh Bill & Melinda Gates Foundation dan Pemerintah Belanda.

Indeks ini bertujuan meningkatkan akses petani terhadap teknologi pertanian modern, varietas tanaman pangan yang lebih produktif dengan mendekatkan jarak antara perusahaan benih dan petani-petani kecil.

Bill Gates, saat berbicara dalam sebuah forum tentang inovasi menekankan pentingnya pertanian dalam mencapai kemakmuran global. Lebih dari 70 persen orang miskin di dunia adalah petani. Mereka memiliki tanah yang kecil, sangat sedikit informasi, benih yang kurang berkualitas, tidak banyak pengakuan, dan bertahan apa adanya. Perubahan cuaca di masa yang akan datang akan menjadi lebih berat bagi mereka. Negara-negara yang telah makmur meningkatkan produktivitas pertanian mereka dengan cukup dramatis.

Pada tahun 2050 diperkirakan dunia membutuhkan 70 persen lebih banyak makanan untuk memberi makan sembilan miliar populasi, dengan kondisi di mana hanya sedikit air dan tanah yang tersedia. Satu-satunya cara untuk mencapai hal ini adalah dengan meningkatkan produktivitas pertanian, lebih banyak panen dari lahan dan sumber daya yang sedikit, dan cara yang lebih ramah lingkungan dalam memproduksi makanan.

"Kami menyadari bahwa petani kecil mewakili peluang yang belum dimanfaatkan untuk memenuhi tantangan keamanan pangan global. Memberikan mereka akses ke benih berkualitas membuka potensi mereka untuk menghasilkan lebih banyak makanan untuk populasi dunia yang semakin meningkat," kata Direktur Eksekutif dari Access to Seeds Foundation, Ido Verhagen.

East-West Seed memimpin di 2 dari 3 kategori indeks yakni: Indeks Global untuk Perusahaan Benih Sayuran' dan 'Indeks Regional untuk Afrika Timur'. Indeks komitmen East-West Seed bagi petani kecil, yang merupakan hal nyata dalam semua aspek bisnisnya termasuk pengemasan, distribusi, layanan pelanggan, penelitian dan pengembangan, transfer pengetahuan dan inovasi.

Menurut laporan tersebut, East-West Seed dianggap berhasil memprioritaskan kebutuhan petani kecil dalam mengembangkan tanaman baik skala lokal maupun global.

CEO East-West Seed, Bert van der Feltz menyatakan terimakasih kasih kepada Access to Seed Index Foundation yang mengutamakan petani kecil. Index merupakan barometer penting dari pengaruh industri benih pada petani kecil. Mereka adalah pendorong bisnis kami sejak East-West Seed didirikan pada tahun 1982.

"Hal ini penting untuk membantu petani kecil karena mereka adalah kunci untuk meningkatkan akses dunia pada makanan bergizi, dan mereka juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Saat melakukan ini kita mencapai beberapa tujuan sekaligus: pendapatan petani meningkat, konsumen memiliki akses ke sayuran berkualitas tinggi, dan kami membangun bisnis benih yang menarik dan menguntungkan." ujar Bert.

Menurut dia sebagai perusahaan yang berusaha meningkatkan pendapatan dan mata pencarian petani, telah melakukan pendekatan yakni berupa, pemuliaan lokal untuk memenuhi permintaan lokal, menghasilkan lebih dari 800 varietas dari 37 tanaman sayuran.

Kemudian juga penyediaan penyuluh lokal yang melatih petani teknik menanam di Filipina, Thailand, Myanmar, India, Kamboja, Vietnam, Indonesia, Tanzania dan di beberapa negara Afrika Barat.

Serta ketersediaan kemasan kecil benih (sekitar 1 dolar AS per kemasan) yang cocok dan terjangkau bagi petani kecil dengan lahan kurang dari 2 hektar, ini mewakili 85 persen kepemilikan lahan pertanian di dunia.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Resesi Mengancam, Pasar Modal Diyakini Tetap Menjanjikan

Pasar modal Indonesia dinilai tetap menjanjikan dan masih kuat meski dibayang-bayangi awan kelabu resesi ekonomi global.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Industri Asuransi Didorong Sebar Risiko Domestik ke Luar Negeri

Berbagai risiko yang diserap industri asuransi nasional untuk wilayah Indonesia belum banyak disebar ke luar negeri.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Modern Hub Lengkapi Fasilitas Lifestyle di Kota Modern

PT Modernland Realty Tbk resmi meluncurkan Modern Hub, pusat kuliner dan belanja paling hype di dalam Kota Modern, Tangerang.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

OPEC+ Akan Kurangi Produksi Minyak 1 Juta Bph, Ini Alasannya

OPEC+ akan mempertimbangkan pengurangan produksi minyak lebih 1 juta barel per hari (bph) minggu depan.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Fokus Aspek Lingkungan, NavaPark Raih Sertifikasi "Hijau"

NavaPark BSD City, mixed-use residential pertama di Indonesia meraih sertifikasi Greenship Neighborhood dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Masalah Asuransi Kredit Berpotensi Berdampak Sistemik

Sejumlah perusahaan reasuransi dikabarkan mulai kesulitan membayar klaim imbas praktik tidak sehat dari bisnis asuransi kredit.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Digitalisasi Warung Berpeluang Tingkatkan Pendapatan 100%

Flourish Ventures merilis studi soal pentingnya toko kelontong di Indonesia (warung), sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Mahkota Alam Berdayakan Tenaga Lokal untuk Kurangi Pengangguran

Mahkota Alam Selayar berupaya membantu pembangunan ekonomi daerah dengan mempekerjakan mayoritas tenaga kerja lokal di perusahaannya.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Pacu DPK, Bank BTN Road Show Tabungan Bisnis di Surabaya

Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin mengatakan, Tabungan BTN Bisnis ditargetkan mampu meraih dana murah mencapai Rp 7 triliun.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Mindset Positif Modal Utama Startup Hadapi Masa Sulit

CEO Tancorp, Hermanto Tanoko, mengatakan, agar startup bisa bertahan dan berkembang di masa sulit, harus memiliki mindset atau pola pikir positif.

EKONOMI | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings