Logo BeritaSatu

Indonesia Perlu Kembangkan Teknologi Blockchain Berantas Korupsi

Jumat, 25 Maret 2016 | 00:36 WIB
Oleh : GOR

Jakarta - Pakar Digital Marketing Indonesia,Anthony Leong mengakui potensi Teknologi Blockchain yang merupakan basis dari teknologi mata uang digital, sangat besar dan patut dikembangkan di Indonesia dalam hal memberantas korupsi seperti membuat e-budgeting.

“Blockchain punya kelebihan tersendiri, di antaranya lebih efisien karena bisa menekan biaya transaksi, transparan karena dapat diakses publik, dan keamanannya tinggi serta mampu meminimalisasi kasus human error karena semua transaksi nantinya telah dikomputerisasi dan tercatat secara otomastis,” katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis.

Advertisement

Untuk diketahui, perusahaan teknologi raksasa Jepang, Hitachi tengah bersiap meluncurkan terobosan terbaru dalam dunia bisnis dan finansial. Laporan resminya bahkan menyebutkan akan membangun Financial Innovation Laboratory di Silicon Valley. Inovasi besar yang akan diciptakan bernama Teknologi Blockchain yang merupakan basis dari teknologi mata uang digital.

Ia menambahkan, tak tanggung-tanggung bank ternama semacam Citibank, HSBC, dan bank ternama lain di luar negeri sudah mengaplikasikan Teknologi Blockchain di sistem perbankannya. Tak hanya itu, Visa yang dikenal sebagai perusahaan sistem pembayaran (remittance) terbesar di dunia juga turut tergoda dan sedang menguji teknologi tersebut saat ini

“Blockchain terbukti dapat diaplikasikan di sektor teknologi dan finansial. Namun, teknologi ini juga bisa digunakan untuk berbagai bidang lainnya. Bahkan, beberapa perusahan ternama dan pemerintahan lainnya rela mengeluarkan dana besar untuk mengembangkan Blockchain, seperti Netscape, Operator bursa saham Nasdaq, Bank Sentral (Eropa dan China), Pemerintah Honduras, dan akhir-akhir ini Perdana Menteri Singapura juga sudah memberi perintah untuk mempelajari lebih lanjut tentang teknologi ini,” tegas Anthony yang juga Sekjen Asosiasi Pengusaha Digital Indonesia (APDI).

Anthony juga menyoroti manfaat menarik lainnya yang dapat diperoleh jika menggunakan teknologi ini dari membuat e-budgeting sampai membuat pemilihan umum menjadi lebih transparan, dan smart contracts serta bisa jadi kita tidak akan perlu lagi adanya pihak ketiga untuk menjadi saksi transaksi perpindahan dana dan dokumen lainnya.

“Manfaatnya banyak, kalau e-budgeting itu nantinya jika sudah dibuat di database Blockchain, itu sudah tidak bisa diganggu gugat lagi oleh siapapun, kalau dari Pemilu nantinya bisa menjadi solusi yang baik ke depannya tanpa membuang biaya yang besar,” ujar Anthony.

Ia melihat teknologi ini memang belum tentu dapat terealisasi dalam dekat karena dibutuhkan waktu lama. Akan tetapi, sudah ada begitu banyak perusahaan global ternama yang terlibat dalam proyek pengembangan teknologi Blockchain. Sudah cukup jelas bahwa teknologi demikian akan memasuki aspek kehidupan manusia suatu saat.

“Dibutuhkan waktu lebih dari 30 tahun bagi Internet untuk berkembang luas ke seluruh dunia, 8 tahun sudah Blockchain terbentuk. Kita lihat saja 5-10 tahun lagi, Blockchain akan masuk ke dalam setiap aspek kehidupan kita semua seperti kita memakai smartphone,” tutup Anthony yang juga Komisaris PT Indo Menara Digital ini.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

854 Pemegang Polis Wanaartha Daftar Penagihan ke Tim Likuidasi

Sebanyak 854 pemegang polis Asuransi Wanaartha Life telah mendaftarkan tagihan kepada Tim Likuidasi.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Dear Nasabah! Ada Titik Cerah Penyahatan Bumiputera Lo

Penyehatan keuangan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJBB) mencapai titik cerah, apa indikatornya?

EKONOMI | 3 Februari 2023

Di Ujung Tanduk! Izin Kresna Life Terancam Dicabut OJK

OJK mengultimatum PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) untuk menyelesaikan permasalahan keuangan yang kini dialami perusahaan.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Harga Emas Turun Tahta dari Puncak 9 Bulan karena Dolar

Harga emas turun hampir 2% karena pengautan dolar dan investor merealisasikan keuntungan setelah emas mencapai puncak 9 bulan.

EKONOMI | 3 Februari 2023

Top 5 News: Harga Bawang Naik hingga Surya Paloh Komentari Reshuffle

Harga bawang merah melonjak dan harapan ibunda Bharada Bharada E agar divonis ringan merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news).

EKONOMI | 3 Februari 2023

MettaDC dan APJII Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Infrastruktur Digital

Melalui data center yang terkoneksi pada aplikasi digital, Indonesia berpotensi menjadi pasar baru untuk teknologi maju

EKONOMI | 3 Februari 2023

Harga Minyak Ambles karena Pesanan Barang Pabrik Turun

Harga minyak melemah pada Kamis (2/2/2023) karena pesanan pabrik terkait industri AS turun dan penguatan dolar.

EKONOMI | 3 Februari 2023

S&P 500 Tertinggi 5 Bulan Ditopang Meta, Dow Jones Terpuruk

S&P 500 naik ke level tertinggi dalam 5 bulan karena kinerja Meta yang lebih baik dari perkiraan dan Dow Jones melemah.

EKONOMI | 3 Februari 2023

ECB dan Bank of England Naikkan Bunga, Bursa Eropa Menguat

Bursa Eropa ditutup menguat karena investor mencermati kenaikan suku bunga bank sentral Eropa dan bank sentral Inggris.

EKONOMI | 3 Februari 2023

38 Perusahaan Siap IPO di BEI Bidik Dana Rp 48 Triliun

BEI mencatat, hingga 2 Februari 2023, tercatat 38 perusahaan yang masuk pipeline penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

EKONOMI | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan Menyerang dan Memerkosa

Mason Greenwood Dibebaskan dari Dakwaan Menyerang dan Memerkosa

BOLA | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE