Kaji Ulang Pemecatan Karyawan PT Timah

Kaji Ulang Pemecatan Karyawan PT Timah
PT Timah Tbk ( Foto: Istimewa )
Heriyanto S / HS Senin, 11 April 2016 | 12:11 WIB

Jakarta - Mochtar Riza Pahlevi Tabrani terpilih sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk menggantikan Sukrisno dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Timah Tbk di Jakarta, Kamis (7/4). Mantan Direktur Keuangan Perusahaan Gas Negara ini akan didampingi tiga direktur yakni, Muhammad Rizky, Purwijayanto, dan Emil Ermindra.

Menanggapi pergantian direksi tersebut Ketua Umum Ikatan Karyawan Timah (IKT) Ali Samsuri di Jakarta, akhir pekan lalu, berharap keresahan dalam perusahaan itu berakhir menyusul demonstasi IKT baru-baru ini. IKT menilai semakin khawatir atas kinerja buruk BUMN tersebut.

Secara khusus, Ali berharap direksi baru mempertimbangkan pemecatan kepada karyawan yang terlibat dalam aksi demo tersebut, termasuk dirinya dan seorang mantan ketua umum IKT Wirtsa Firdaus.
Sebelumnya Sukrisno mengeluarkan memecat Ali Amran karena telah memberi izin kepada wartawan yang hendak meliput aksi akbar di kantor PT Timah pada 25 Januari 2016 lalu.

“Alasan tersebut tidak logis, pasalnya tidak mungkin menghalangi wartawan yang hendak meliput aksi demo karena bisa dituduh melanggar undang-undang keterbukaan publik,” katanya.

Ali membeberkan alasan lainnya adalah tuduhan membocorkan rahasia perusahaan dan tuduhan mengajak serta membujuk karyawan lain melakukan tindakan yang menghambat pekerjaan.

Ali menyebut pemecatan terhadap karyawan PT Timah yang terlibat dalam demo sebagai upaya memberangus serikat pekerja.
IKT berencana membawa kasus pemberangusan serikat tersebut ke jalur pidana karena direksi telah melakukan pelanggaran terhadap undang-undang dan melawan hukum.

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Abdul Sadat menyesalkan insiden pemecatan tersebut.

Sumber: Suara Pembaruan