ITDC dan Pertamina Kerjasama Bangun PLTS di Kawasan Mandalika NTB
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (0.82)   |   COMPOSITE 6359.21 (14.98)   |   DBX 1342.2 (23.72)   |   I-GRADE 184.288 (-0.13)   |   IDX30 516.126 (0.12)   |   IDX80 138.807 (-0.18)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.11)   |   IDXG30 145.076 (0.41)   |   IDXHIDIV20 455.222 (-0.04)   |   IDXQ30 147.857 (0.25)   |   IDXSMC-COM 298.089 (1.72)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (-1.11)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.61)   |   Investor33 444.599 (0.32)   |   ISSI 184.85 (-0.42)   |   JII 633.797 (-1.61)   |   JII70 223.435 (-0.59)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.02)   |   LQ45 967.658 (-0.17)   |   MBX 1728.33 (-0.44)   |   MNC36 329.04 (0.23)   |   PEFINDO25 326.697 (1.07)   |   SMInfra18 315.108 (-1.63)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.36)   |  

ITDC dan Pertamina Kerjasama Bangun PLTS di Kawasan Mandalika NTB

Jumat, 15 April 2016 | 22:16 WIB
Oleh : Euis Rita Hartati / ERH

Jakarta - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau "Indonesia Tourism Development Corporation" (ITDC) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) akan membentuk perusahaan patungan (joint venture company) untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pembangkit ini nantinya akan memasok kebutuhan listrik ke kawasan Mandalika Nusa Tenggara Barat.

Perusahaan patungan itu selanjutnya akan berkerja sama dengan PLN sebagai pembeli sekaligus menyalurkan listrik dari PLTS dengan skema pembelian (purchasing power agreement/ PPA).

"PLTS akan beroperasi menggunakan konsep hybrid dengan listrik PLN, dimana PLTS akan mencapai kapasitas maksimum selama siang hari, sedangkan pada malam hari kebutuhan listrik akan tetap dipenuhi PLN," kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer kepada wartawan, Jumat (15/4).

Abdulbar mengatakan PLTS ditujukan untuk mengangkat konsep eco tourism Mandalika dan akan dibangun secara bertahap dgn kapasitas sampai 50 MW pada 2019. Kebutuhan listrik khususnya untuk kawasan Mandalika hingga 2025 diperkirakan mencapai 110 MW.

Terkait rencana tersebut, Abdulbar menjelaskan ITDC telah menyampaikan presentasi kepada manajemen PLN dan Kementerian Keuangan melalui Forum Group Discussion bertajuk "Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan Dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata NTB dan Mandalika di gedung pertemuan PLN NTB, Rabu (13/4).

Dia mengungkapkan FGD ini merupakan inisiasi Direktorat Pengelolaan Resiko Keuangan Negara Kementerian Keuangan yang merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan.

Dalam FGD tersebut Direktur Pengelolaan Resiko Keuangan Negara, Kemenkeu, Brahmantyo Istidjoso menyampaikan bahwa kebutuhan pendanaan infrastruktur diluar komitmen Pemerintah sebesar Rp1,85 triliun, dapat dipenuhi menggunakan beberapa fasilitas yang disiapkan Kementerian Keuangan. Diantaranya Program Direct Lending dan Program Penunjang Ekspor Jasa yang akan memberikan ITDC tingkat bunga yang sangat kompetitif.

Terkait pasokan listrik di Mandalika, General Manager PT PLN NTB, Karyawan Aji mengatakan, rasio elektrifikasi di NTB saat ini mencapai 73,46 persen, jauh diatas rata-rata nasional yang berkisar 71-72 persen sesuai data Maret 2016.

Khusus kapasitas trafo yang terpasang di kawasan KEK Mandalika memiliki daya 1x30 MVA dengan kekuatan daya 30 megawatt. Namun yang termanfaatkan, baru sekitar 22,35 persen. Sehingga, sementara ini masih cukup melayani pembangunan hotel-hotel di kawasan Mandalika Resort, kata Karyawan Aji.

Andianto Hidayat, mewakili PT Pertamina (Persero), menegaskan bahwa proyek ini merupakan bukti komitmen Pertamina dalam mengembangkan Energi Bersih di tanah air. Selain PLTS ini, kami juga tengah menyiapkan konsep hybrid generation dengan gas yang didatangkan dalam bentuk LNG.

Selain mendukung kebutuhan energi listrik di kawasan Mandalika, energi dingin LNG bisa dimanfaatkan untuk AC dan refrigerating system bahan makanan. Gasnya juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur di hotel, restauran, dan pemukiman sekitar, jelas dia.

Lebih jauh Abdulbar mengatakan ITDC akan menyiapkan lahan seluas 40-60 hektar sebagai lokasi pembangunan PLTS di Mandalika. ¿Kalau PLTS sudah terbangu, kami harapkan pada 2017 sudah bisa mengaliri listrik di KEK Mandalika," ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur dasar seperti PLTS, ITDC akan segera membangun hotel Pullman dan Club Med. Hotel Pullman akan dibangun pd Oktober 2016, dan diharapkan akan segera diikuti oleh investor lainnya yg telah berkomitmen membangun Royal Tulip (oleh Lee Jong Kwak), Marriott (oleh Bauer) dan Intercontinental (oleh Jiva Samudera Biru).

Pullman dan Club Med dibangun melalui investasi ITDC. Untuk Pullman saja, ITDC menganggarkan Rp 400 miliar. Rencananya, hotel dengan jumlah 250 kamar ini akan beroperasi pada awal 2018. Begitupula untuk Club Med, ITDC mengalokasikan dana sekitar Rp 900 miliar. Biaya ini digunakan untuk membangun hotel dengan kelas di atas bintang lima berkapasitas 400 kamar.

Alasan ITDC menggandeng Club Med ke Mandalika, adalah karena memiliki 1,6 juta anggota di seluruh dunia yg akan mendukung pencapaian target occupance rate Club Med, karena di manapun Club Med membangun, members akan datang dan menginap. Seperti Pullman, ia juga berharap Club Med bisa menjadi daya tarik baik bagi wisatawan maupun operator dan investor lainnya untuk membangun hotel.

Manajemen ITDC optimistis melalui pembangunan PLTS yang merupakan implementasi sinergi antar BUMN, dapat mempercepat pembangunan KEK Mandalika, sebagai destinasi utama wisata di Indonesia. "Pembangunan PLTS diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

LTSA Beri Perlindungan dan Kepastian Hukum TKI

Kemnaker minta Pemda agar meningkatkan fungsi dan peran LTSA di daerahnya dalam upaya perbaikan tata kelola TKI.

EKONOMI | 15 April 2016

CIMB Niaga Akan Gunakan Seluruh Laba untuk Perkuat Modal

Laba bersih konsolidasi (audited) aktual Perseroan tercatat sebesar Rp 427,9 miliar.

EKONOMI | 15 April 2016

LLP KUKM Berikan Bimbingan Packaging dan Branding Mitra UKM

Bimbingan teknis merupakan bentuk dukungan LLP KUKM agar mitra UKM binaanya mendapatkan pengetahuan mengenai pengembangan produk.

EKONOMI | 15 April 2016

Hingga Maret 2016, Penghematan Devisa B20 Capai Rp 2,85 Triliun

Realisasi penyaluran sebesar 710.103 KL untuk biodiesel bersubsidi maupun nonsubsidi.

EKONOMI | 15 April 2016

PLN Tambah Trafo di Gardu Induk Sukarame

Kehadiran GI ini diharapkan dapat meningkatkan kehandalan posokan listrik disisi pelanggan.

EKONOMI | 15 April 2016

IPA Ajukan Insentif kepada Menteri ESDM

Dengan kondisi harga minyak seperti saat ini, membuat pelaku industri menunda kegiatan eksplorasi.

EKONOMI | 15 April 2016

Lakukan Hal Ini Agar Transaksi E-Banking Anda Tidak Bocor

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media digital, dunia perbankan pun ikut melangkah jauh ke depan.

EKONOMI | 15 April 2016

Tarik Investasi Energi Terbarukan, Indonesia Ikuti Pameran di Kazakhstan

Pameran ini menjadi ajang Indonesia untuk mempromosikan negara dan menarik investasi asing

EKONOMI | 15 April 2016

Dukung Moratorium, Pemerintah Siapkan Tata Ruang Kelapa Sawit

Dengan adanya Permen tersebut, Galih mengharapkan akan ada peta yang jelas mengenai tata ruang lahan kelapa sawit.

EKONOMI | 15 April 2016

Pemda Didorong Ikut Akusisi Saham BHP Billiton di IMC

IMC memegang tujuh Konsesi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) proyek batubara di Kalimantan.

EKONOMI | 15 April 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS