Logo BeritaSatu

Ini Asuransi Terbaik 2016 Versi Majalah Investor

Rabu, 29 Juni 2016 | 17:49 WIB
Oleh : WBP

Jakarta– Sebanyak delapan perusahaan asuransi nasional meraih predikat "Asuransi Terbaik 2016" versi Majalah Investor. Terdiri atas tiga asuransi jiwa, tiga asuransi umum, satu reasuransi, serta satu penghargaan khusus untuk asuransi yang dinilai paling siap mengembangkan pasar dan layanan digital. Enam asuransi terbaik dari kelompok asuransi jiwa dan umum terpilih dari 12 peraih nominasi yang memperoleh skor tertinggi di kelompok aset masing-masing. Sedangkan dari kelompok reasuransi langsung ditetapkan satu pemenang, tanpa nominasi.

Untuk kelompok asuransi jiwa, penghargaan posisi terbaik diraih PT Prudential Life Assurance untuk kategori aset di atas Rp 15 triliun, PT Panin Dai-ichi Life untuk kategori aset antara Rp 5 triliun sampai Rp 15 triliun, dan PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha untuk kategori aset di atas Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.

Sedangkan untuk kelompok asuransi umum, penghargaan diberikan kepada PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) pada kategori aset di atas Rp 3 triliun. PT Asuransi Bangun ASKRIDA berhasil menjadi perusahaan asuransi terbaik untuk kategori aset antara Rp 1 triliun sampai Rp 3 triliun, dan PT Asuransi Umum BCA menjadi yang terbaik untuk kategori aset antara Rp 250 miliar sampai Rp 1 triliun. Sedangkan reasuransi terbaik berhasil diraih PT Reasuransi Nasional Indonesia.

Parameter untuk "Asuransi Terbaik 2016" mencakup indikator kuantitatif maupun kualitatif. Untuk penilaian kualitatif, dewan juri memutuskan melakukan kunjungan ke kantor kandidat juara, untuk beraudiensi dengan manajemen.

Dari 12 nominasi, enam nominasi merupakan asuransi jiwa dan enam asuransi umum. Nominasi dari kelompok Asuransi Jiwa meliputi PT Prudential Life Assurance, PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT Panin Dai-ichi Life, PT BNI Life Insurance, PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, serta PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Sedangkan enam nominasi dari kelompok Asuransi Umum meliputi PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Tugu Pratama Indonesia, PT Asuransi Bangun ASKRIDA, PT Bringin Sejahtera Artamakmur, PT Asuransi Umum BCA, dan PT Fairfax Insurance Indonesia.

Tahun ini investor juga memberikan penghargaan khusus untuk perusahaan asuransi yang dinilai paling mumpuni dalam kesiapan layanan digital. PT Asuransi Astra Buana dinilai oleh dewan juri sebagai asuransi yang paling baik dalam pemasaran digital, dengan kelengkapan fitur yang disediakan bagi nasabah.

Kriteria Pemeringkatan
Menurut Ketua Dewan Juri Herris Simandjuntak, tema pemeringkatan asuransi tahun ini adalah “Industri Asuransi pada Era Digital”. Tema ini disepakati dewan juri untuk merangsang industri asuransi agar makin inovatif dalam memberikan layanan bagi para nasabahnya. “Lewat proses digitalisasi, industri asuransi diharapkan makin terpacu dalam dalam menggarap pasar dengan dukungan teknologi digital ,” kata Herris Simandjuntak pada penghargaan Asuransi Terbaik 2016 versi Majalah Investor, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/6).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, sesi wawancara dengan para nominasi dilakukan di kantor kandidat. Cara ini dipilih dewan juri dengan pertimbangan bisa menggali lebih banyak informasi yang perlu dikonfirmasi berdasarkan data-data laporan keuangan yang telah dipublikasikan. “Metode ini membuat kualitas penilaian makin baik,” ujar anggota dewan juri, Abiprayadi Riyanto.

Pemeringkatan ini menggunakan 14 kriteria, baik untuk asuransi umum, asuransi jiwa, maupun reasuransi. Kriteria untuk asuransi umum meliputi, pertumbuhan aset rata-rata 2011–2015, pertumbuhan jumlah investasi rata-rata 2011-2015, pertumbuhan ekuitas rata-rata 2011-2015, pertumbuhan premi penutupan langsung 2011-2015, pertumbuhan premi neto rata-rata 2011-2015, pertumbuhan hasil underwriting rata-rata 2011-2015, pertumbuhan hasil investasi rata-rata 2011-2015, pertumbuhan laba bersih rata-rata 2011-2015, pangsa pasar premi neto tahun 2016, rasio underwriting terhadap premi neto 2016, TATO (Total Aset Turn Over) 2016, ROA (return on assets) 2016, ROE (return on equity) 2016, dan RBC (risk based capital) 2016.

Sementara 14 kriteria untuk asuransi umum, mayoritas sama dengan asuransi jiwa, kecuali kriteria pertumbuhan premi penutupan langsung rata-rata 2011-2015 yang khusus berlaku untuk asuransi umum. Lalu pertumbuhan hasil underwriting rata-rata 2011-2015 dan rasio underwriting terhadap premi neto yang berlaku untuk asuransi umum dan reasuransi. Sedangkan kriteria pertumbuhan premi bruto 2011-2015 khusus berlaku untuk reasuransi.

Tidak semua perusahaan asuransi di peringkat. Ada seleksi awal yang meliputi, laporan keuangan 2015 yang dipublikasi harus sudah diaudit, laporan keuangan 2015 tidak mendapat opini disclaimer, RBC minimal 120 persen, masih beroperasi hingga pemeringkatan ini dibuat, tidak dalam status PKU (pembatasan kegiatan usaha) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tidak dalam kondisi khusus (run off, masa transisi, dll), ekuitas minimal Rp 50 miliar, aset asuransi umum tahun 2015 di atas Rp 100 miliar, aset asuransi jiwa tahun 2015 di atas Rp 1 triliun, tidak menderita rugi tahun 2015, dan data harus lengkap.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Buka Konferensi Ke-3 Ekonomi Kreatif 2022 di Bali

Jokowi akan meresmikan pembukaan konferensi ke-3 Ekonomi Kreatif atau World Conference on Creative Economy (WCCE) tahun 2022 di Bali.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

BPJS TK Bayar Santunan Rp 6,9 T Pekerja Terkena PHK di DKI

BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek mencatat klaim karena berhenti bekerja dan ter-PHK sebanyak hampir 400.000 kasus di wilayah DKI Jakarta.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Harga Emas Tertekan Saat Dolar dan Imbal Hasil "Bersinar"

Harga emas di pasar spot turun 0,6% pada US$ 1.715,99 per ons, setelah mencapai puncak 3 minggu di US$ 1.729,39 pada Selasa (4/10/2022).

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Acuhkan Tekanan AS, OPEC+ Pangkas Produksi Minyak 2 Juta Bph

OPEC+ pada pertemuan tatap muka pertama sejak 2020 di Wina, Austria Rabu setuju memberlakukan pengurangan produksi 2 juta barel.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Perkuat Industri Fashion, Brand Lokal Valino Ekspansi Bisnis

Valino terus mengembangkan lini bisnisnya dengan menjadi brand lebih universal dan bisa diterima semua segmen.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Bursa AS di Zona Merah, Investor Fokus pada Data Pekerjaan

Bursa AS Dow Jones Industrial Average kehilangan 42,45 poin, atau 0,14%, menjadi 30.273,87 setelah sempat ambles 429,88 poin.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Bursa Eropa Ditutup Turun karena Data PMI Menunjukkan Resesi

Stoxx 600 di bursa Eropa mengakhiri perdagangan anjlok 1%. Saham ritel turun 3,2% memimpin pelemahan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Pengawasan IKNB OJK Perlu Dipisah Sesuai Karakteristik Industri

RUU P2SK memisahkan pengawasan di bidang industri keuangan non-bank (IKNB) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi dua bagian.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Abaikan Inflasi, Massindo Group Ekspansi Bisnis ke Palembang

Massindo Group meresmikan pabrik ke-20 dan pusat distribusi di Palembang, Sumatera Selatan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Dongkrak Pendapatan, Wahana Pronatural Rambah Bisnis Minuman

PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) berencana merambah bisnis minuman untuk mendongkrak pendapatan perseroan.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jokowi Buka Konferensi Ke-3 Ekonomi Kreatif 2022 di Bali

Jokowi Buka Konferensi Ke-3 Ekonomi Kreatif 2022 di Bali

EKONOMI | 23 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings