Survei Kantar: Konsumsi Masyarakat di Luar Rumah Lebih Tinggi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei Kantar: Konsumsi Masyarakat di Luar Rumah Lebih Tinggi

Minggu, 16 Oktober 2016 | 22:35 WIB
Oleh : Euis Rita Hartati / ERH

Jakarta – Survei yang dilakukan Kantar Worldpanel Indonesia menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat terutama di perkotaan, baik untuk makanan atau minuman, ternyata lebih banyak dilakukan di luar rumah.

"Beberapa kategori minuman atau makanan yang siap dikonsumsi, seperti kopi siap minum, minuman soda dan yang lainnya, banyak konsumsi yang dilakukan di luar rumah," kata New Business Development Director - Kantar Worldpanel Indonesia Fanny Murhayati, dalam siaran pers yang diterima Investor Daily, Minggu (16/10).

Dengan melihat data konsumsi dan mengerti kebiasaan yang dilakukan oleh para konsumen di luar rumah, yang digabungkan dengan data konsumsi di dalam rumah, menurut dia, para pemain Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dapat melihat secara keseluruhan performa penjualan dari sebuah produk atau kategori.

Untuk kota besar, dalam setahun ke belakang pada kuartal-II 2016, konsumsi yang dilakukan di luar rumah (out of home), untuk kategori minuman isotonik, berkontribusi hingga 53 persen dari total volume penjualan.

Penjualan dari konsumsi di luar rumah juga berkontribusi besar pada kategori-kategori lain seperti kopi siap minum (50 persen), camilan (snack) kentang (49 persen), minuman soda (45 persen), cokelat (42 persen), dan berbagai kategori lainnya.

Saluran perdagangan tradisional seperti pasar dan warung, masih menjadi pilihan utama konsumen dalam membeli berbagai produk makanan & minuman untuk di konsumsi baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

Saat ini, pasar tradisional menyumbang hingga 90.2 persen volume penjualan makanan dan minuman FMCG konsumsi di dalam rumah, serta 93.5% volume penjualan makanan & minuman FMCG konsumsi di luar rumah.

Hal ini sangat dimungkinkan karena di area perkotaan pun, kita dapat dengan mudah menemukan berbagai saluran perdagangan tradisional seperti warung, pedagang asongan, dan bahkan pasar tradisional.

Banyak hal menarik yang dapat ditemukan ketika melihat profil dari konsumen suatu kategori atau produk. Karena faktanya, setiap kelompok konsumen memiliki kesukaan yang berbeda-beda dalam mengonsumsi makanan dan minuman.

Contoh yang menarik dapat ditemukan pada kategori cokelat. Berdasarkan data Kantar Worldpanel Indonesia pembelian untuk konsumsi di luar rumah, anak-anak dan remaja adalah konsumen cokelat terbesar. 48.6 persen dari total volume (dalam unit) penjualan cokelat, adalah dari kelompok konsumen anak-anak (usia di bawah 10 tahun), diikuti oleh konsumen remaja (usia 11-20 tahun) yang berkontribusi hingga 29.8 persen dari total volume penjualan. Sementara itu, jika dilihat secara gender, konsumen wanita berkontribusi hingga 55.4 persen dari total volume (dalam unit) penjualan cokelat di area urban Indonesia.

Dari segi kemasan, 64.1 persen volume penjualan datang dari kemasan countline yang masih menjadi pilihan utama konsumen ketika mengonsumsi cokelat di luar rumah. Konsumen juga memilih kemasan countline sebagai pilihan utama untuk konsumsi di dalam rumah.

Pada kategori cokelat, kemasan yang dipilih untuk konsumsi di dalam rumah memang sama, namun pada kategori lain, pilihan konsumen untuk konsumsi di dalam rumah maupun di luar bisa berbeda, seperti contohnya pada kategori teh siap minum (RTD Tea).

Konsumen lebih memilih kemasan gelas/cup untuk konsumsi di dalam rumah (kontribusinya hingga 63.5 persen). Kemasan gelas juga menjadi pilihan utama dalam konsumsi di luar rumah, disamping itu, kemasan botol tidak kalah menariknya, untuk pembelian di luar rumah (sekitar 40 persen kontribusi).



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kementerian PUPR Alokasikan Rp 1,6 Triliun Rehabilitasi Saluran Irigasi Waduk Kedung Ombo

Salah satu program Kementerian PUPR yakni mendukung terwujudnya kedaulatan pangan.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

Pemerintah Perkuat Perlindungan Buruh Melalui Hukum

Pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan aspek perlindungan terhadap pekerja di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

Bank Jatim Siap Salurkan Kredit ke Petani Tebu

Bank Jatim baru tahun ini menyalurkan kredit ke petani tebu dengan bunga 10 persen.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

Kemhub Bentuk Satgas Pemberantasan Pungli

Satgas pemberantasan pungli ini saling berkoordinasi dengan tim OPP yang dibentuk Presiden Joko Widodo.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

Pertamina Luncurkan Bright Gas di Jambi

PT Pertamina (Persero) secara resmi meluncurkan pemasaran elpiji nonsubsidi atau "bright gas" dengan tabung 5,5 kilogram di wilayah Provinsi Jambi.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

DPR Minta Menteri dan Wakil Menteri ESDM Cepat Beradaptasi

‎Anggota Komisi VII DPR RI Dito Ganinduto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wamen ESDM Arcandra Tahar cepat beradaptasi.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

MatahariMall.com Hadirkan Promo Harga Rp 1 Juta untuk Smartphone Lenovo

Kelebihan lain dari smartphone Lenovo adalah kameranya berkualitas.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

PLN Kembali Terangi Dua Kabupaten di Papua dan Papua Barat

PLN secepatnya melakukan pengembangan dan penyempurnaan sistem kelistrikan dengan membangun pembangkit dan jaringan distribusi baru.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

Mendag: Ajang TEI 2016 Jadi Titik Balik Ekspor Indonesia

Untuk target ekspor 2017 diharapkan mampu lebih baik jika dibandingkan dengan saat ini.

EKONOMI | 16 Oktober 2016

Menyusul Indonesia, Thailand Gabung AVC

Langkah ini akan menciptakan tonggak utama pertumbuhan negara-negara anggota di AVC.

EKONOMI | 16 Oktober 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS