Menhub: Pelabuhan Kendari Newport Segera Dibangun

Menhub: Pelabuhan Kendari Newport Segera Dibangun
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan pernyataan kepada awak media di Jakarta. ( Foto: BeritaSatu Photo/Carlos Roy Fajarta )
/ PCN Sabtu, 18 Februari 2017 | 14:49 WIB

Kendari - Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan bahwa Pelabuhan Kendari Newport segera dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp 936 miliar.

Budi Karya telah meninjau pengembangan Pelabuhan Bungkutoko yang akan disambungkan dengan pelabuhan baru Kendari Newport nantinya, namun pembangunan belum dimulai karena terkendala beberapa hal.

"Pembangunan pelabuhan Kendari Newport masih terkendala beberapa hal, diantaranya adanya jembatan dan laut yang dangkal, proyek ini akan dibangun Pelindo," kata Budi Karya ketika mengunjungi pelabuhan Bungkutoko, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu.

Ia menjelaskan beberapa investasinya akan dibantu dengan Penanaman Modal Negara (PMN). Hal ini ia harapkan menjadi perbaikan dari pelabuhan di Kendari yang pada saat ini belum memenuhi standard, dan juga menjadi salah satu rencana perkembangan tol laut.

Sementara itu, General Manager Pelindo 4 Cabang Kendari Suparman mengatakan bahwa Minggu depan izin terkait Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) segera dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

"Pak Budi Karya (Menteri Perhubungan) akan membantu proses Amdal, agar izin pembangunan bisa keluar, dengan begitu Kendari Newport akan segera bisa mulai dibangun," kata Suparman.

Ia mengatakan dari nilai total investasi sebesar Rp 936 miliar, lebih dari separuhnya akan dibantu pemerintah, yaitu sebesar Rp 635 miliar, sedangkan sisanya dari internal Pelindo.

Pelindo sendiri akan menggunakan sistem lelang mengikat dan telah menyelesaikan tahap pertama. "Tahap pertama sudah ada pemenangnya, yaitu Nindya Karya, untuk membangun dermaga, masih ada dua tahap selanjutnya," katanya.

Ia menargetkan akan selesai pada 2018, setelah lelang pertama menghasilkan nilai investasi sebesar hampir Rp 250 miliar. Kendari Newport diharapkan bisa melayani ekspor dan impor bartaraf nasional, selain melayani distribusi taraf nasional.

"Bungkutoko saat ini desainnya belum bisa untuk kapal besar, hanya didistribusikan melalui kapal kecil untuk bisa ke pelabuhan. Jika Kendari Newport sudah jadi tentunya akan menghemat anggaran karena perahu besar bisa merapat.

Kendari Newport direncanakan memiliki kapasitas lalu lintas sebesar 250.000 TEUs per tahun.



Sumber: ANTARA