Logo BeritaSatu

Kemudahan Berbisnis, Jokowi Optimistis RI Tembus 40 Besar

Rabu, 15 Maret 2017 | 21:52 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia dapat memperbaiki indikator bisnis dan mengejar target kemudahan berusaha (Ease of Doing Business) hingga masuk peringkat 40 besar dunia.

Berdasarkan survei Bank Dunia yang dipublikasikan pada Oktober 2016 lalu, Indonesia berhasil memperbaiki peringkat kemudahan berusaha dari posisi 106 menjadi 91. Pada Maret 2017 ini, Bank Dunia kembali melakukan survei kemudahan berusaha. “Target kita berada di posisi 40-an. Tahun lalu, kita memang meloncat tapi masih pada angka 91,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat paripurna Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/3).

Advertisement

Presiden mengatakan, pencapaian target 40 besar erat kaitannya dengan persepsi dan kepercayaan (trust) kalangan dunia usaha, sehingga diperlukan perbaikan izin dan regulasi secara mendetail untuk memperbaiki indikator bisnis sehingga dapat mengejar target yang ditetapkan.

Pemerintah, lanjutnya, harus melakukan pembenahan secara fundamental berbagai peraturan perundang-undangan yang selama ini menghambat iklim investasi, seperti prosedur perizinan berbelit-belit, sehingga menyulitkan pelaku usaha.

“Saya berharap berbagai hal terkait ease of doing bussiness di kementerian terkait ekonomi, hukum, dan Hak Asasi Manusia serta kementerian terkait lainnya lebih didetailkan,” kata dia.

Dikatakan, Indonesia harus dikenal sebagai negara yang mengedepankan kemudahan berusaha. Selain itu, target penurunan prosedur memulai usaha menjadi tujuh hari dan lima prosedur lainnya harus secepatnya direalisasikan.

Menurut Presiden Jokowi, langkah awal yang harus dilakukan adalah memperbaiki peringkat setiap indikator dalam ease of doing bussiness yang terdiri atas 10 indikator. “Kembali saya meyakini kalau ini dikerjakan secara detail, rinci, dan satu per satu, saya kira peringkat kita bisa meloncat,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bappenas: RI Butuh 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan, Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menyandang status negara berpendapatan tinggi.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Keren! Qoala Plus Tumbuh Tiga Kali Lipat di Sumatera

Qoala Plus sebagai unit bisnis insurtech Qoala mencatat pertumbuhan tiga kali lipat di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Catat Kredit Macet 21 Fintech Lending di Atas 5 Persen

Sebanyak 21 penyelenggara fintech lending mencatat pembiayaan bermasalah atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) di atas 5%.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Marein Cetak Laba Bersih Rp 64,90 Miliar Sepanjang 2022

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (Marein/MREI) berhasil mencetak laba bersih Rp 64,90 miliar pada tahun 2022

EKONOMI | 7 Februari 2023

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Bakal Meredup

Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 berada pada kisaran 4,7 persen hingga 4,9 persen.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Gerbong Pecinta SandiUno Bangkitkan Motivasi Berwirausaha Warga Sumedang

Gerbong Pecinta SandiUno terus menggencarkan pelatihan-pelatihan ke daerah untuk membangkitkan motivasi berwirausaha.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Dongkrak Penjualan 2023, BELL Andalkan Omnichannel

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melanjutkan strategi omnichannel untuk mendongkrak penjualan di tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Layanan Digital Pos Indonesia Dinilai Miliki Potensi Dahsyat

i PT Pos Indonesia (Persero) telah memulai transformasi digital sehingga kesan konvensional pada BUMN tersebut mulai terkikis seiring laju digitalisasi di dalam perusahaan.

EKONOMI | 8 Februari 2023

YLKI Desak Kemenkeu Segera Terapkan Cukai Minuman Berpemanis

Tulus menegaskan, dampak yang ditimbulkan dari penundaan cukai minuman berpemanis akan lebih besar, baik dari sisi kesehatan maupun keuangan negara.

EKONOMI | 7 Februari 2023

Penggunaan Cloud Computing Bisa Tingkatkan Pendapatan UKM

Dalam ekonomi digital, teknologi dapat membantu pelaku small medium business (SMB) atau usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat bekerja lebih cepat dan lebih pintar dari sebelumnya.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Javier Rocha Mundur, Arema FC Tunjuk Putu Gede Jadi Pelatih

Javier Rocha Mundur, Arema FC Tunjuk Putu Gede Jadi Pelatih

BOLA | 30 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE