Barang Elektronik Harus Keluar Tas dan Masuk X-Ray
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemeriksaan Bandara Diperketat

Barang Elektronik Harus Keluar Tas dan Masuk X-Ray

Minggu, 26 Maret 2017 | 21:18 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta - Pemerintah memberlakukan aturan yang lebih ketat tentang barang elektronik di kabin pesawat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi terorisme.

Aturan baru yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mewajibkan barang elektronik yang akan dibawa penumpang ke dalam pesawat terbang harus diperiksa dengan ketat. Pemeriksaan terhadap barang elektronik tersebut harus sudah dilakukan di dalam bandara sebelum penumpang naik ke dalam pesawat.

“Keamanan penerbangan merupakan satu kesatuan dengan keselamatan penerbangan. Untuk itu pengamanan terhadap barang-barang yang berpotensi dapat menganggu keselamatan penerbangan harus diperketat. Termasuk di antaranya terhadap barang elektronik yang akan dibawa ke dalam kabin pesawat,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso dalam keterangan pers, Minggu (26/3).

Agus menambahkan pengamanan tersebut sudah sesuai dengan Undang-undang no. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan. Pengamanan ketat terhadap barang-barang elektronik di dalam kabin dilakukan dalam upaya mengantisipasi aksi terorisme menggunakan perangkat elektronik, jelasnya.

Dia mencontohkan tindakan pengamanan yang lebih ketat sudah dilakukan oleh Amerika Serikat, Kanada dan Inggris terhadap beberapa penerbangan maskapai tertentu dari bandara di negara tertentu di Timur Tengah dan Turki.

Pengamanan itu termasuk larangan membawa laptop (komputer jinjing) dan barang elektronik yang lebih besar dari telepon genggam (handphone) dalam kabin pesawat.

"Namun sampai saat ini Pemerintah Indonesia belum memiliki aturan mengenai larangan membawa laptop dan barang elektronik yang lebih besar dari telepon genggam (handphone) ke dalam kabin pesawat," kata Agus.

Untuk saat ini, barang-barang elektronik tersebut boleh dibawa ke kabin namun harus dikeluarkan dari tas dan diperiksa melalui mesin x-ray, paparnya.

Dalam sSurat Keputusan Dirjen Perhubungan Udara no. SKEP/2765/XII/2010 disebutkan bahwa laptop dan barang elektronik lainnya dengan ukuran yang sama dikeluarkan dari tas/bagasi dan diperiksa melalui mesin x-ray.

Sedangkan Surat Edaran no. 6 Tahun 2016 memberi instruksi kepada semua kepala bandar udara di Indonesia untuk memastikan barang elektronik seperti laptop dan barang elektronik lain harus dikeluarkan dari bagasi atau tas jinjing dan diperiksa melalui mesin pemindai X-ray.

Jika petugas pemeriksa barang (X-ray operator) masih ragu, harus dilakukan pemeriksaan secara manual dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Pemilik barang menghidupkan perangkat elektronik tersebut
2. Pemilik barang mengoperasikan perangkat elektronik tersebut
3. Personel keamanan penerbangan mengawasi dan melihat hasil pemeriksaan dari perangkat tersebut.

“Jika kepala bandara tidak melaksanakan ketentuan seperti surat edaran tersebut, akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Agus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Startup McEasy Tawarkan Solusi Digitalisasi Logistik

McEasy menawarkan teknologi pelacakan armada kendaraan, untuk memaksimalkan operasional dan mendorong digitalisasi logistik.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Jokowi Tegaskan Indonesia Harus Jadi Negara Industri

Jokowi menegaskan Indonesia harus menjadi negara industri jika ingin menjadi negara maju.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Jokowi Lepas Ekspor Perdana Smelting Grade Alumina BAI Rp 104 M

Jokowi melepas peluncuran ekspor perdana Smelting Grade Alumina (SGA) yang diproduksi PT Bintan Alumina Indonesia (BAI).

EKONOMI | 25 Januari 2022

Genjot Penjualan, Paramount Land Luncurkan Dua Produk Komersial

Paramount Land meluncurkan dua produk komersial, Maggiore Grande dan Maggiore Square tahap 2, sebagai destinasi bisnis dan hangout baru di Kota Gading Serpong.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Autopedia Perluas Jaringan dan Tambah Inventori Mobil Bekas

Pasca-IPO, emiten jual beli mobil bekas ini akan mengembangkan teknologi, memperluas jaringan, dan meningkatkan inventori kendaraan bekas.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Restock.id Targetkan Pembiayaan UKM Rp 1,5 Triliun di 2022

Restock.id telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 750 miliar ke UMK di Indonesia sepanjang tahun 2021.

EKONOMI | 25 Januari 2022

2022, LMAN Dapat Alokasi Pendanaan Lahan PSN Rp 28,84 T

Di 2021, realisasi penyaluran pembayaran pendanaan pengadaan lahan pembangunan infrastruktur PSN sebesar Rp 22,86 triliun.

EKONOMI | 25 Januari 2022

Di Hadapan DPR, Menaker Tegaskan Komitmennya Lindungi Pekerja

Menaker menegaskan, pihaknya terus berkomitmen memberikan perlindungan terhadap pekerja/buruh, termasuk perlindungan dalam hal pengupahan.

EKONOMI | 25 Januari 2022

BSS Mangkrak, Negara Kehilangan Potensi Pendapatan Rp 1,7 T

Karena tambang batubara PKP2B PT Batubara Selaras Sapta belum berproduksi, tidak terjadi penyetoran kepada negara sebesar 13,5%.

EKONOMI | 25 Januari 2022

LMAN Optimalkan Aset Negara untuk Dukung Industri Kreatif dan UMKM

Hingga tahun 2021, LMAN mengelola 288 aset negara. Dari jumlah tersebut, 14 aset di antaranya digunakan untuk mendukung industri kreatif dan UMKM.

EKONOMI | 25 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
Menkominfo: Jangan Sampai Ada Gangguan Layanan 4G di Wilayah 3T

Menkominfo: Jangan Sampai Ada Gangguan Layanan 4G di Wilayah 3T

DIGITAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings