Jangan Telat Terjun ke Bisnis Daring
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Jangan Telat Terjun ke Bisnis Daring

Senin, 10 April 2017 | 12:35 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / FMB

Tangerang - Pertumbuhan ekonomi internet yang cepat, menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh generasi muda Indonesia. Pelaku usaha seperti pengusaha muda Indonesia, sebaiknya berperan di bisnis daring atau e-commerce yang terbilang besar saat ini di Asia Tenggara, khususnya Tanah Air.

Hal itu dikatakan Managing Partner Venturra Capital yang juga Vice Chairman Mataharimall.com, Rudy Ramawy pada saat UPH Business School Leader Speaker Series di Grand Chapel Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Senin (10/4).

“Kita harus betul-betul memanffatkan peluang besar ini karena saya rasa hanya akan terjadi 1 kali dalam sejarah suatu bangsa. Transformasi melek internet menjadi masyarakat digital hanya ada dalam 1 negara saja,” jelas pakar marketing digital itu.

Ia mencontohkan negara Tiongkok pada 15 tahun lalu, perekonomian digitalnya masih jauh dari masa sekarang. Namun saat ini, negara tersebut begitu besar ekonomi digitalnya dengan adanya perusahaan seperti Alibaba dan lainnya. Pengusaha mudanya pun memanfaatan momentum ini.

“Kalau pelaku ekonomi kita telat seperti pengusaha Indonesia menunggu 5 tahun lagi baru bergerak, maka peluang emas ini akan diambil oleh pelaku bisnis negara lain, karena sifat ekonomi internet tak mengenal tempat dan batas negara dan semua bisa diakses begitu mudah dan cepat,” ungkap Rudy.

Menurutnya, saat ini pasar bebas tidak terlalu perlu dibahas karena platform internet lewat e-commerce mampu menembus batas negara. Pelanggan bisa membeli barang apa saja dengan akses online, kapan saja dan di mana saja, bahkan perusahaan Indonesia pun bisa meluncurkan produknya di negara Eropa atau Asia lainnya dengan mudah.

“Jadi perusahaan mana pun memiliki kesempatan yang sama dan tinggal bagaimana peluang ini dimanfaatkan. Suka atau tak suka, hal ini terjadi. Bila kita tak mengikuti akan tertinggal jauh. Kita tak mungkin menghimbau orang-orang tidak memakai smartphone yang kini digandrungi karena bisa transaksi online, apalagi harganya semakin murah,” ujar dia.

Diakui, saat ini terjadi 2 hal terjadi yakni masyarakat makin banyak mengakses internet lewat smartphone dan paket data yang semakin murah mendukung peluang pasar online. Di situlah peran Mataharimall.com dalam menjalankan bisnisnya yang selalu berinovasi dalam berbisnis dan melihat peluang yang harus dimanfaatkan.

“Untuk manfaatkanlah peluang bisnis online ini yang akan mencapai angka 200 miliar dolar AS di tahun 2025 di Asia Tenggara. Mari kita bangun kemampuan secara cepat dan perlunya inovatif dalam membangun bisnis digital. Diperlukan kemampuan ide baru lewat karya-karya yang inovasi. Orang atau perusahaan harus mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar yang mengalami perubahan, karena semakin maju negara, pertumbuhan manusianya semakin kecil,” ungkap dia.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hipmi: Pemerintah Seharusnya Konsisten Terapkan Tarif Batas Atas

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendukung langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta Presiden menghapus tarif batas bawah taksi online.

EKONOMI | 10 April 2017

Jonan: Proyek HVDC Jawa-Sumatera Dimulai 2021

Pasokan listrik dari Jawa ke Sumatera itu akan dialirkan melalui kabel bawah laut.

EKONOMI | 10 April 2017

Presiden Batal Hadiri Rapimnas HKTI

Presiden melimpahkan kepada Menteri Pertanian.

EKONOMI | 10 April 2017

PLN Dinilai Tak Transparan Soal Penurunan Laba Bersih 2016

Pada 2016 PLN hanya membukukan laba bersih sebesar Rp 10,5 triliun. Angka tersebut jauh di bawah laba bersih 2015, yaitu Rp 15,6 triliun.

EKONOMI | 10 April 2017

Awal Perdagangan, Rupiah Dilanda Aksi Jual

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.318-Rp 13.333 per dolar AS.

EKONOMI | 10 April 2017

Presiden Jokowi Hadiri Rapimnas HKTI

Rapimnas juga mengagendakan pergantian Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Mahyudin yang mengajukan pengunduran diri.

EKONOMI | 10 April 2017

Dukungan Bagi Layanan Terpadu Satu Atap TKI Sangat Diperlukan

Dengan LTSA maka semua urusan TKI yang bekerja di luar negeri bisa dilayani dengan cepat.

EKONOMI | 10 April 2017

Bandara Adi Soemarmo Dicanangkan Menjadi Airport City

Bandara Adi Soemarmo nantinya akan dikembangkan tidak hanya menjadi prasarana perhubungan udara saja tapi juga disertai dukungan kawasan bisnis.

EKONOMI | 9 April 2017

BPJS Ketenagakerjaan Usul Manfaat JKK dan Jaminan Kematian Dinaikkan

Manfaat JKK dan jaminan kematian sebaiknya dinaikkan tanpa perubahan besaran iuran.

EKONOMI | 9 April 2017

Jasa Marga Minta Maaf Soal Kepadatan di Tol Jakarta-Tangerang

PT Jasa Marga Tbk meminta maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan tol akibat kepadatan yang terjadi pada Minggu (9/4) di sekitar jalan tol Jakarta-Tangerang.

EKONOMI | 9 April 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS