Logo BeritaSatu

RFB Dorong Edukasi Perdagangan Berjangka Komoditi

Rabu, 16 Agustus 2017 | 21:52 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Semarang - Maraknya penipuan berkedok investasi perdagangan berjangka komoditi (PBK) serta tingginya transaksi ilegal di Indonesia memperlihatkan masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum mengenal dengan baik industri ini.

Kondisi tersebut, mendorong PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) bersama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) menyelenggarakan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di lima kota besar.

Chief Business Officer RFB, Teddy Prasetya, mengatakan, kegiatan edukasi dan sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai potensi industri PBK di BBJ dan KBI serta cara berinvestasi yang sehat.

"Pelaku di industri PBK dan anggota dari BBJ dan KBI merasa perlu bersama-sama mengedukasi masyarakat cara berinvestasi yang lebih sehat. Terlebih, potensi yang ada di industri ini sangat besar dan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia," kata Teddy dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (16/8).

Teddy mengakui, selama ini masyarakat masih awam dengan jenis investasi ini, karena pada umumnya investasi yang dikenal hanya saham, obligasi, reksadana, deposito dan sebagainya. Padahal, lanjut dia, potensi yang ada di industri PBK sangat besar dan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Secara keseluruhan target volume transaksi SPA dan komoditi RFB sebesar 500.000 lot di akhir tahun 2017 dan sampai semester pertama 2017, volume transaksi kami sudah mencapai 47 persen dari target," kata Teddy.

Direktur Utama BBJ, Sthepanus Paulus Lumintang, menambahkan, saat ini dinamika industri PBK masih memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan memberi kontribusi bagi perekonomian Indonesia.

"Artinya, kita perlu melakukan sosialisasi dan edukasi yang konsisten kepada publik agar potensi tersebut dapat terealisasi, tentunya dengan dukungan Pemerintah juga," kata dia.

Menurut Paulus, perlu ditekankan bahwa industri perdagangan berjangka komoditi yang kini ada dan beroperasi di bawah regulasi yang jelas. "Hal ini, tentunya lebih aman dari risiko penipuan berkedok investasi yang cukup sering kita dengar," tegas Paulus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harga Minyak Menguat karena Badai Ian Batasi Pasokan

Harga minyak naik dari level terendah 9 bulan sehari sebelumnya, didukung pembatasan pasokan di Teluk Meksiko.

EKONOMI | 28 September 2022

HashMicro Dukung Pemerintah Percepat Transformasi Digital

HashMicro perusahaan penyediaan software perencanaan sumber daya perusahaan bersama pemerintah membangun ekosistem digital Indonesia yang kuat.

EKONOMI | 28 September 2022

NPL KUR Diproyeksi Tidak Lebih 1,5% pada Akhir 2022

Kemenko Perekonomian mencatat kredit bermasalah (NPL) gross kredit usaha mikro (KUR) sampai medio September 2022 terjaga di level 1,03%.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa AS Berguguran, Imbal Hasil ke Level Tertinggi 1 Dekade

Bursa AS Wall Street ditutup di zona merah setelah imbal hasil obligasi atau Treasury tenor 10 tahun terus naik ke level tertinggi.

EKONOMI | 28 September 2022

Bursa Eropa Bervariasi Sikapi Pasar Obligasi Inggris

Bursa Eropa ditutup bervariasi karena kenaikan harga komoditas dan ketidakpastian pasar obligasi Inggris.

EKONOMI | 28 September 2022

Prudential Syariah Luncurkan Kanal Sharia Knowledge Centre

Prudential Syariah meluncurkan Sharia Knowledge Centre (SKC) sebagai inisiatif perseroan untuk membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

EKONOMI | 27 September 2022

OJK Tegaskan Batas Maksimal Bunga Fintech 0,4% Per Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, tingkat bunga pinjaman fintech lending sebesar 0,4% per hari digunakan untuk pinjaman konsumtif dengan tenor pendek.

EKONOMI | 27 September 2022

Bank Ganesha Gandeng Rupiah Cepat Salurkan Kredit Rp 100 Miliar

Bank Ganesha menggandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk peer to peer lending pada aplikasi Rupiah Cepat.

EKONOMI | 27 September 2022

Luncurkan Versi Pro, Saham Rakyat Targetkan 1 Juta Investor di 2023

Aplikasi Saham Rakyat sudah diunduh oleh total lebih dari 100.000 pengguna di Play Store dan App Store.

EKONOMI | 27 September 2022

Kaesang Pangarep: 70% Uang Saya Diinvestasikan di Saham

Kaesang Pangarep rupaya lebih mempercayakan uang yang dimilikinya untuk diinvestasikan di saham ketimbang ditabung. 

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bali Targetkan 45.000 Hektare Pertanian Organik Akhir 2022

Bali Targetkan 45.000 Hektare Pertanian Organik Akhir 2022

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings