Belanja FMCG di E-commerce Tumbuh Pesat
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Belanja FMCG di E-commerce Tumbuh Pesat

Jumat, 25 Agustus 2017 | 21:45 WIB
Oleh : Harso Kurniawan / HK

Jakarta – Belanja barang konsumsi cepat habis (fast moving consumer goods/FMCG) melalui portal perdagangan elektronik (e-commerce) tumbuh pesat dari tahun ke tahun, meski penetrasinya masih kecil. Pada 2016, berdasarkan riset Kantar Worldpanel, sebanyak 1,9% rumah tangga di daerah urban Indonesia melakukan hal tersebut.

Hal ini dipicu dua faktor utama. Pertama, konsumen dari berbagai lapisan ekonomi menyukai penawaran yang menguntungkan. Kedua, keinginan konsumen untuk mendapatkan kenyamanan dan kemudahan akses dalam berbelanja.

Nadya Ardianti, direktur komersial Kantar Worldpanel Indonesia menuturkan, transaksi FMCG di pasar e-commerce masih meningkat dengan laju pertumbuhan dua digit. Begitu pula yang terjadi di negara-negara maju yang pasarnya masih sangat ekspansif.

Untuk Indonesia, kata dia, fokus utama masih berada pada upaya peningkatan angka penetrasi pasar e-commerce, dengan cara mendorong masyarakat untuk berbelanja produk FMCG secara online. Namun, masih ada beberapa hal yang dianggap sebagai halangan bagi pembelanjaan online.

“Contohnya, konsumen tidak merasa nyaman karena tidak dapat melihat produk secara langsung dan tidak bisa membayar secara tunai saat belanja online. Kemudian, konsumen tidak mendapatkan kepastian tentang produk dan harga yang ditawarkan dan seringnya promosi membuat konsumen merasa khawatir akan kualitas produk,” papar dia di Jakarta, Jumat (25/8).

Melihat tren saat ini, dia berharap pasar online akan terus bertumbuh pada sektor FMCG. Meskipun begitu, para pelaku bisnis FMCG di Indonesia tetap perlu memperhatikan agar tidak meninggalkan fokusnya pada pasar offline bersamaan dengan terus mengeksplorasi kesempatan pada sektor e-commerce.

“Hal ini dikarenakan baik saluran penjualan online maupun offline memiliki peranan yang sama penting dalam menarik minat konsumen,” papar dia.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Skema Tarif pada Impor Bahan Baku Industri, Dinilai Lebih Baik

Kebijakan impor bahan baku industri lebih bagus menggunakan skema tarif.

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Rupiah Relatif Stagnan di Rp 13.344

Rupiah berada di level Rp 13.344 per dolar AS atau menguat 2 poin (0,01 persen)

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Politisi Golkar Dukung Pembentukan Badan Penerimaan Perpajakan

BPN diperlukan demi efisiensi dan efektivitas, serta meningkatkan kualitas dari otoritas penerimaan negara.

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Pencari Kerja Membeludak di Job Fair 2017

Sejumlah perusahaan sediakan lowongan pekerjaan untuk penyandang disabilitas di Job Fair 2017.

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Amnesti Pajak Cerita Sukses Pemerintahan Jokowi

Sentimen positif kebijakan Amnesti Pajak mendorong masuknya dana investasi sebesar Rp 97 triliun

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Pengelolaan Dana Desa Diminta Fokus pada Investasi

Dengan pola investasi, pemerintahan desa seharusnya tidak lagi berpikir penyerapan dana desa dengan program-program habis pakai.

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Awal Perdagangan Rupiah Melemah Tipis

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.340-Rp 13.349 per dolar AS.

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Pertamina Ingin Warga di Wilayah Kerja Migas Mandiri

Broeri dalam proses menjadi rumah sampah induk se-Kabupaten Subang.

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Dilatih Tim Chelsea, Pemain Muda Musi Banyuasin Sangat Antusias

Cargill Football Festival 2017 diharapkan terus menjaring potensi anak muda.

EKONOMI | 25 Agustus 2017

Pangkas Biaya Logistik, CDP Tambah Frekuensi Kereta Angkutan

Jadwal kereta angkutan peti kemas dari CDP ke Surabaya juga ditambah menjadi 60 kali per bulan.

EKONOMI | 24 Agustus 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS