Astronacci: Fenomena 'Sell May and Go Away' Telah Tiba
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Astronacci: Fenomena 'Sell May and Go Away' Telah Tiba

Senin, 7 Mei 2012 | 07:11 WIB
Oleh : B1

Sebelumnya saya telah menyampaikan bahwa resisten baru terbentuk tanggal 7 Mei 12 dan akan diikuti oleh penurunan harga sehingga kalaupun IHSG melemah hal ini sudah masuk dalam skenario

Pelemahan index Dow Jones pada hari Jumat lalu dan strategi tentang arah pergerakan IHSG untuk beberapa hari kedepan setelah menembus level tertingginya pada hari Jumat akan bergantung pada beberapa hal yang sangat penting untuk diamati, dimana setelah melewati resisten tertinggi pada 4.232 dan mencetak level tertingginya di 4.233 harga ditutup melemah.

Begitu juga yang dialami oleh index Dow Jones seketika melemah setelah menembus resistennya beberapa hari yang lalu dan terus dilanjutkan oleh pelemahan harga hingga hari Jumat yang lalu. Pertanyaan yang datang ke tim analis Astronacci adalah: "Apakah fenomena Sell May and Go Away telah tiba dan inilah saatnya bullish trend berakhir?" Apabila kita melihat memang banyak saham-saham blue chips yang mulai tumbang dan memasuki fase down trend jangka pendek dan membuat ruang gerak trader makin sempit dimana pelaku pasar dipaksa untuk membeli saham-saham lapis dua dan tiga (Saham-saham berkapitalisasi kecil).

Apakah institutional fund baik asing ataupun lokal akan keluar dari pasar dalam minggu ini? Berdasarkan fase pergerakan harga yang terjadi di IHSG dapat disimpulkan bahwa apabila terjadi koreksi dalam 2-3 hari kedepan maka hal tersebut adalah penurunan harga yang disebabkan karena penyesuaian portfolio yang dilakukan oleh big fund.

Sebelumnya saya telah menyampaikan bahwa resisten baru terbentuk tanggal 7 Mei 12 dan akan diikuti oleh penurunan harga sehingga kalaupun IHSG melemah hal ini sudah masuk dalam skenario kita. Pasar saham kita akan cenderung kembali sideways untuk beberapa saat kedepan dan akan menyulitkan kita dalam bertransaksi.

Dari siklus Astrologi minggu ini tidak ada sebuah event yang signifikan sehingga kita dapat lebih tenang menyimpulkan bahwa koreksi yang terjadi masih akan berada dalam batas wajar dengan area support maksimal pada 4.110.

Idealnya, harga dapat terkoreksi hingga 4.140-4.180 dalam 2 hari kedepan yang akan disambut kembali dengan pembelian oleh sebagian big fund. Sudah terlihat kondisi jenuh dari para pembeli yang ada di pasar dimana sebagian dari pelaku pasar merasa saham-saham second liner telah naik cukup banyak dan mereka mulai melakukan aksi ambil untung.

Sementara itu, terlihat jelas bahwa para fund manager belum mau masuk kembali pada saham-saham unggulan walaupun laporan keuangan kuartal 1 2012 tergolong baik. Hal ini terjadi karena mereka ingin membeli saham ini lebih murah seiiring dengan fenomena harga saham yang turun setelah musim laporan keuangan selesai.

Untuk 3 bulan kedepan formasi gerak IHSG masih mampu mempertahankan status bullishnya. Terlihat formasi higher highs dan higher lows pada weekly chart dan kekuatan permintaan dari pelaku pasar masih lebih besar dari pada kekuatan para penjual.

Resisten baru akan terbentuk pada hari ini sesuai dengan tanggal yang diberikan sebelumnya hanya saja estimasi harga resisten kemungkinan tidak akan tercapai (Kurang 17 poin dari perkiraan 4.250). Koreksi yang akan terjadi idealnya berlangsung selama 3 hari namun koreksi ini tergolong dalam pergerakan sideways dalam rentang harga 4.110-4.233.

Harga minyak mentah dunia akhirnya berhasil turun dibawah US$100/barrel seperti yang sudah kita bahas sejak awal Maret 2012 bahwa oil akan terus melemah hingga dibawah US$100. Dampak negatif akan terlihat untuk saham-saham energi dan batubara yang merupakan substitusi dari harga minyak. Harga minyak untuk minggu ini maksimal dapat turun hingga US$95/barrel dan kemudian akan kembali rebound ke level US$100-102.

Index Dow Jones (DJI) sedang memasuki fase sideways dengan target harga pada 12,720. Hingga 1 bulan kedepan Index ini akan bergerak dalam rentang konsolidasi antara 12,720 - 13,300. Ancaman dari formasi double top dapat membawa DJI ke 12,200 dalam waktu 20 hari sebagai target terburuk.

Untuk hari ini investor harus mengamati dengan seksama saham-saham batubara dimana dalam 2 hari kedepan idealnya mereka akan menemukan support kuatnya dan dapat segera naik.

Hari ini tidak ada saham pilihan yang baru dan kita akan mengamati saham-saham yang telah diberikan sebelumnya. Apa yang akan dilakukan trader kami di Astronacci Trading Room hari ini? Mereka akan menjual saham-saham yang telah gagal naik pada area time supportnya dan terus mengamati penguatan saham yang telah terbeli seperti HMSP dan ADHI sebagai pengganti kerugian saat cut loss terjadi dari beberapa saham lainnya. Pastikan anda bergabung bersama trader lainnya di Astronacci Trading Room untuk mengoptimalkan hasil investasi anda. Sukses selalu!

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MNC Securities: Menanti Efek Pemilu Perancis dan Yunani

Dari Regional market yang perlu diperhatikan, yakni inflasi China dan data penyaluran kredit dari perbankan China

EKONOMI | 7 Mei 2012

Koleksi VW Klasik, dari Rp6 Juta Sampai Tak Terbatas

Tak ada satu pun mobil jenis lain yang bisa menandingi suara merdu mesin VW kodok.

EKONOMI | 7 Mei 2012

Pemerintah Akan Miliki Saham Anak Usaha PTPN III

Pemerintah akan secara langsung memiliki saham pada sejumlah BUMN perkebunan yang menjadi anak-anak perusahaan holding BUMN perkebunan.

EKONOMI | 7 Mei 2012

Pertamina Kembangkan Dua PLTP Senilai US$270 Juta

PT Pertamina Geothermal Enegy (PGE) akan membangun dua pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulubelu III dan IV dengan kapasitas total 110 megawatt (MW) mulai tahun ini.

EKONOMI | 7 Mei 2012

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Larangan Ekspor Bahan Tambang

Pemerintah sebaiknya mempertimbangkan ulang pelaksanaan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 7/2012 soal pelarangan ekspor bahan tambang.

EKONOMI | 7 Mei 2012

Dahlan Iskan Cari Karyawan dengan Integritas Tinggi

Orang-orang yang berintegritas akan selalu bersikap jujur dan tentunya tidak korupsi.

EKONOMI | 6 Mei 2012

2014, Bank Mandiri Targetkan Kredit UKM Rp73 Triliun

Hingga Maret 2012, penyaluran kredit Bank Mandiri di segmen UKM telah mencapai Rp30,8 triliun

EKONOMI | 6 Mei 2012

Bank Indonesia: Transaksi ATM Rp8,1 Triliun Per Hari

Transaksi itu baik menggunakan kartu debit maupun kartu kredit

EKONOMI | 6 Mei 2012

L'Oreal Paris Segera Realisasikan Investasi US$50 Juta

Respon pengusaha Eropa terhadap kesempatan berinvestasi di Indonesia sangat baik

EKONOMI | 6 Mei 2012

Pakar: London Potensial untuk Ekonomi Syariah

"Ini cinta segitiga antara London-Dubai-Jakarta," kata M Syafii Antonio.

EKONOMI | 6 Mei 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS