OJK Riau Peringatkan Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Bitcoin
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

OJK Riau Peringatkan Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Bitcoin

Minggu, 17 Desember 2017 | 17:10 WIB
Oleh : FMB

Riau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Perwakilan Provinsi Riau mengingatkan warga masyarakat setempat agar tidak terpengaruh untuk berinvestasi mata uang digital atau cryptocurrency bitcoin karena tidak diakui di Indonesia saat ini.

"Beberapa waktu lalu OJK sudah mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur berinvestasi bitcoin, karena tingginya return atau imbal hasil yang di luar kewajaran didapat," kata Kepala OJK Riau Yusri di Pekanbaru, Minggu.

Yusril menjelaskan masyarakat diminta juga harus jeli melihat potensi risiko yang ditimbulkan dengan ikut berinvestasi bitcoin. Mana ada keuntungan besar bisa diraih kalau bisnis berjalan normal dan wajar, sebab semua usaha ada biaya dan modal.

Ia mendukung dan sangat setuju atas apa yang disampaikan Gubernur BI, belum lama ini terkait larangan masyarakat ikut investasi bitcoin.

"Karenanya masyarakat perlu hati-hati untuk berinvestasi di sektor sejenis bitcoin mengingat potensi risikonya cukup besar. Ada baiknya mereka lebih jauh melihat adanya potensi risiko yang mungkin timbul, " ujar Yusri.

Diakui dia dari beberapa kasus yang dibacanya, hanya sebagian kecil masyarakat yang mungkin beruntung dengan berinvestasi di bitcoin.

Sementara itu seorang pengamat ekonomi dari Universitas Riau Dahlan Tampubolon menjelaskan bitcoin muncul mirip seperti IMF berdiri pertama kali, memunculkan kemungkinan konflik di masa depan antara keduanya.

Dahlan Tampubolon mengatakan bitcoin terdesentralisasi, tanpa otoritas dan mengandung potensi untuk mengancam stabilitas ekonomi global yang diciptakannya.

"BI sebagai otoritas moneter mempunyai fungsi menjaga stabilitas moneter di Indonesia, wajib mengeluarkan aturan berkenaan dengan lalu lintas crypocurrency ini," ujar dia.

Karena sambungnya memberikan alsan gerak bebas bitcoin susah mengontrolnya, apalagi untuk saat ini BI hanya melakukan pelarangan transaksi, karena masih liar.

"Dikhawatirkan mekanisme kebijakan moneter yang selama ini dijalankan, tidak mampu mengontrol bitcoin," imbuhnya.

Ia mencontohkan upaya yang bisa dilakukan misalnya ketika inflasi mulai merangkak naik, BI bisa melakukan open market policy dengan melepas Surat Berharga Indonesia (SBI) ke pasar atau melalui discount rate policy dengan menaikkan suku bunga SBI.

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap enteng risiko yang mungkin dimunculkan dari investasi menggunakan cryptocurrency.

Mata uang digital seperti bitcoin tidak dijamin dan merupakan investasi yang tidak diakui di Indonesia saat ini. Selain itu, bitcoin juga bukan merupakan alat pembayaran yang sah.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemhub Evaluasi Tim Pengelola Slot Penerbangan

Dari sisi bisnis dan pelayanan slot time berperan untuk mengoptimalkan kinerja semua pihak di bandar udara secara lebih efektif dan efisien.

EKONOMI | 17 Desember 2017

PDIP Borong Bibit Kambing Kejobong Asal Purbalingga

Rumpun kambing Kejobong telah ditetapkan sebagai ras kekayaan sumber genetik ternak lokal.

EKONOMI | 17 Desember 2017

Pasar Modern BSD City Membina Ratusan UMKM

Sejak diluncurkan hingga saat ini, Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD) City sudah menampung lebih dari 800 UMKM yang juga memberdayakan warga sekitar.

EKONOMI | 29 November 2017

Danone Aqua Gandeng Pondok Pesantren Tingkatkan Ekonomi Santri

Program ini merupakan program integrasi mulai dari hulu ke hilir di antaranya melalui program peternakan domba sehat, pengolahan kompos, dan pertanian organik

EKONOMI | 17 Desember 2017

PLN Dapat Pinjaman 85 Juta Euro untuk Bangun PLTA Kumbih III

Nilai pinjaman yang didapatkan dari KfW sebesar 85 juta euro dengan tenor 15 tahun

EKONOMI | 17 Desember 2017

AP II Prediksi Penumpang Natal dan Tahun Baru 4,4 Juta Orang

Angka tersebut naik 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,9 juta penumpang.

EKONOMI | 17 Desember 2017

Pegadaian Sambut Era Digitalisasi Lewat Gadai Online

Pegadaian Digital Service siap menyambut era digitalisasi.

EKONOMI | 16 Desember 2017

Hipka: Waspada Turbulensi Ekonomi 2018

Angin segar pada 2018 sejatinya masih berhembus. Optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia juga terlihat dari proyeksi Bank Dunia.

EKONOMI | 16 Desember 2017

Jokowi: Pembangunan dari Pinggir untuk Bersaing Secara Global

"Dengan semangat berdikari, kita ingin membangun Indonesia yang berdaya saing tinggi, yang bisa memenangkan persaingan global," kata Jokowi.

EKONOMI | 16 Desember 2017

Megawati Minta Jokowi Naikkan Anggaran Riset ‎Negara

Megawati Soekarnoputri menekankan perlunya perencanaan pembangunan nasional yang berbasis kepada hasil riset ilmiah

EKONOMI | 16 Desember 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS